alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Tuesday, 27 October 2020

Belum Bisa Bersihkan Sungai Tercemar Popok di Besuk

BESUK, Radar Bromo – Sungai di Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo menjadi perbincangan. Hal tersebut disebabkan karena banyaknya popok yang tergenang di sungai tersebut.

Banyak warga menyayangkan dan meminta dinas terkait untuk segera mengambil tindakan. Salah satunya yakni Samsudin, salah seorang warga setemlat. Menurutnya, sungai yang banyak popok itu bernama sungai Rayati. Tetapi, belakangan nama itu tidak dipakai oleh warga. Warga lebih memilih memanggil sungai itu dengan sebutan sungai popok.

“Dari kecil setahu saya ini namanya sungai Rayati, tapi sekarang sudah umum masyarakat di sini nyebutnya sungai popok, karena genangan popok yang menumpuk,” kata.

Tumpukan popok yang tergenang di sungai, sangat disayangkan. Menurutnya, selain merusak pemandangan, juga membuat kondisi air sungai menjadi tercemar. “Sebenarnya airnya bersih, popok-popok menjadi banyak lantaran ada ulah orang tak bertanggung jawab. Biasanya mereka melempar dari jembatan. Entah warga mana yang membuang popok ke sungai ini,” ujarnya.

Air di sungai itu sendiri masih bermanfaat oleh warga. Warga kerap mencuci di sungai. Karena itu, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan pihaknya meminta agar dinas terkait melakukan tindakan. “Yang kami harapkan hanya itu,” jelasnya.

Sementara itu, Ahmad Hasyim Asyari, kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggi mengatakan, sebenarnya pihaknya telah menerjunkan satu unit alat berat pada hari ini. Tujuannya untuk segera membersihkan popok itu.

Tetapi, karena terkenda akses, pihaknya menarik kembali peralatan yang telah diterjunkan ke lokasi. “Sudah kami datangi dengan peralatan lengkap. Tetapi, karena aksesnya terbatas, alat berat yang kami datangkan tidak terpakai. Karena itu, besok kami akan melakukannya secara manual,” jelasnya.

Ia juga berpesan, jika nanti sungai itu telah bersih, warga jangan sampai ada yang membuang sampah di sungai. Pihaknya akan memasang larangan. “Ini perlu kesadaran. Karena itu mari menjaga lingkungan dengan baik. Jangan seenaknya. Nanti akan kami pasangi larangan agar tidak terulang,” terangnya. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Maulid Nabi, Buah Impor di Probolinggo Lebih Banyak Diburu

Memasuki Maulid Nabi Muhammad SAW., permintaan buah segar, khususnya buah impor di Kota Probolinggo, meningkat.

15 Desa di Kab Probolinggo Masih Buruh Kiriman Air

Sebagian wilayah di Kabupaten Probolinggo, telah diguyur hujan. Namun, hal ini tidak mempengaruhi ketersediaan sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari di wilayah terdampak kekeringan.

Pantai Permata Mulai Ramai, Pengunjung Wajib Patuhi Prokes

Libur panjang karena cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW., diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung sejumlah destinasi wisata.

SDM Pelaku Wisata di Probolinggo Perlu Ditingkatkan

Potensi wisata di Kabupaten Probolinggo, cukup banyak. Namun, pengelolaannya perlu terus ditingkatkan. Baik secara fisik maupun dari segi SDM pengelola.

Pemkab Probolinggo Ajukan 21 Raperda, Dibahas Tahun Depan

Pemkab Probolinggo, memiliki cukup banyak rancangan peraturan daerah (perda) yang perlu segera dibahas bersama DPRD.