Pasien Suspect Asal Dringu Meninggal Dunia

DRINGU, Radar Bromo – Kasus suspect Covid-19 di Kabupaten Probolinggo yang berakhir dengan meninggal dunia, kembali bertambah. Jumat (31/7) dini hari, warga Desa Pabean, Kecamatan Dringu meninggal di RSUD Tongas. Pasien usia 46 tahun itu memiliki penyakit penyerta, mulai pneumonia, low back pain dan chronic hearth failure. Petugas pun melakukan pemakaman dengan protokol kesehatan.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, proses pemakaman berlangsung sekitar pukul 04.50, di TPU kawasan Kampung Tangguh Desa Pabean. Kerabat keluarga ataupun tetangga korban yang meninggal hanya boleh melihat dari kejauhan.

”Satu pasien suspect meninggal sekitar pukul 00.20 di RSUD Tongas. Pasien dinyatakan meninggal dunia dan dilakukan proses pemulasaraan sesuai protokol pemulasaraan Covid-19 oleh Tim Medis RSUD Tongas,” kata Ugas Irwanto selaku koordinator Penegakan Keamanan dan Hukum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Ugas menjelaskan, jenazah langsung diantar dari RSUD Tongas dengan menggunakan ambulans jenazah RSUD Tongas. Petugas RSUD Tongas yang bertugas memakamkan, menggunakan APD sebagaimana protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

”Dari pihak keluarga duka maupun tetangga sekitar melihat dari kejauhan, tidak ada yang mendekat pada saat proses pemakaman Jenazah,” katanya pada Jawa Pos Rdar Bromo.

Selain itu, lanjut Ugas, pihaknya mengimbau dan menyampaikan kepada keluarga duka agar kegiatan tahlilan tidak diselenggarakan di rumah duka. Ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. ”Setelah pemakaman, petugas Covid-19 Desa Pabean melakukan penyemprotan disinfektan di rumah duka,” terangnya. (mas/fun)