Tahura R. Soerdjo Masih Rawan Terbakar Lagi, Siagakan Petugas di Welirang

PRIGEN, Radar Bromo – Jalur pendakian di wilayah Tahura R. Soerdjo masih ditutup sampai Rabu (31/7). UPT Tahura R. Soerdjo pun melakukan evaluasi, sehari pasca pemadaman api di lereng Gunung Welirang, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen.

MASIH DITUTUP: Pintu masuk di Tretes menuju jalur pendakian yang nampak sepi. Nampak banner yang dipasang disana. (UPT. Tahura R. Soerdjo for Radar Bromo)

Dedi Hadiana, kepala seksi perlindungan dan pemberdayaan masyarakat UPT Tahura R. Soerdjo menjelaskan, pihaknya mendata, sekaligus menginventarisasi lahan yang terbakar di Welirang. Welirang sendiri terbakar sejak Senin (29/7) pagi dan berhasil dipadamkan Selasa (30/7) petang.

“Memang diketahui secara persis rinciannya. Tapi, kalau melihat luasannya selama proses pemadaman berlangsung, lahan yang terbakar sekitar puluhan hektare. Baik di wilayah Prigen dan Trawas,” bebernya.

Di sisi lain, menurut Dedi, potensi kebakaran masih rawan terjadi di lapangan. Mengingat saat ini masih musim kemarau.

Ditambah lagi, vegetasi di lokasi memang rawan terbakar. Seperti alang-alang, semak belukar, akasia, serta cemara gunung. Dedi memprediksi, sisa kebakaran bisa memunculkan potensi api baru.

Karena itu, pihaknya terus melakukan monitoring. Termasuk, mengantisipasi kebakaran susulan dengan sejumlah upaya.

“Monitoring tetap kami lakukan, sekaligus mengantisipasi kebakaran susulan. Caranya dengan membuat sekat bakar, patroli rutin dan menyiagakan sejumlah personel Pamhut di Welirang. Namun, sebagian besar personel sudah turun,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya untuk sementara tetap menutup jalur pendakian. Sebab, kebakaran susulan masih rawan terjadi di wilayah Tahura R. Soerdjo.

Penutupan sementara jalur pendakian itu berlaku di semua pos izin pendakian yang ada. Mulai Tretes, Prigen, dan Tambakwatu, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

“Ini kami tempuh demi keselamatan bersama, khususnya para pendaki. Jika dirasa aman dan tak rawan kebakaran, maka jalur pendakian akan dibuka kembali untuk umum,” cetusnya. (zal/fun)