Pejabat Pemkot Pasuruan Ramai-ramai Berangkat ke Moscow, Ada Apa Ya?

PANGGUNGREJO – Selama empat hari, sejumlah jajaran pejabat Pemkot Pasuruan bakal bertolak ke Moskow, Rusia. Di negara yang sempat menjadi tuan rumah World Cup 2018 itu, rencananya pemkot bakal mengikuti pameran.

MEBELER: Rusia yang akan menjadi negara tujuan pejabat Pemkot Pasuruan untuk mengikuti pameran. Produk yang akan dipamerkan ke Rusia adalah mebeler. (Foto ilustrasi/net – Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Pameran dagang ini atas undangan dari Kedutaan Besar (Kedubes) RI. Selama pameran, Pemkot diberi kesempatan untuk mengenalkan produk unggulannya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan, Muallif Arif mengungkapkan, pameran diadakan di Moskow mulai 2-5 Agustus. Pameran ini merupakan kesepakatan urusan dagang antara Kedubes RI dengan Pemerintah Rusia.

Ada 11 Perwakilan dari Indonesia yang diundang mengikuti pameran dagang. Yakni, Provinsi DKI Jakarta, Sumatera Barat (Sumbar), Bangka Belitung (Babel), dan Sulawesi Utara (Sulut). Lalu, Kota Pasuruan, Kota Malang, Kota Bogor, Kota Manado, Kabupaten Kulon Progo.

Pameran ini mengambil tema ‘Trade, Tourism and Investment’. Rombongan dari Kota Pasuruan diwakili oleh Wali Kota Setiyono; Ketua Dekranasda Kota Pasuruan, Rini Widjayati; Kepala Disperindag, Muallif Arif; Kabid Perdagangan Disperindag, Edi Trisulo Yudho; Ketua DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan; dan perwakilan pelaku usaha mebel Sinarmas, Hesty Pangestu.

“Kami berangkat hari ini (Selasa, 31/7). Seluruh akomodasi dan biaya kami selama di sana ditanggung melalui APBD 2018. Cuma anggarannya tidak bisa kami sebutkan,” kata Ayik-sapaan akrabnya.

Ayik menjelaskan pada hari pertama setiap daerah diberikan kesempatan untuk mempresentasikan produk unggulan yang mereka miliki. Presentasi ini direncanakan akan dihadiri oleh 500 perwakilan setiap daerah dan pemerintah Rusia.

Lalu, hari kedua sampai selesai, setiap daerah menunjukkan produk unggulan mereka melalui stan. Dalam pameran ini, Kota Pasuruan akan membawa produk unggulan berupa kerajinan tangan, setir mobil, roti matahari, ting-ting jahe, kopi khas Pandi, dan batik khas Pasuruan.

“Kami sudah menyiapkan brosur sebagai penjelasan produk yang kami bawa. Mudah-mudahan respon dari warga di Rusia cukup positif sebab kami ingin mengenalkan produk Kota Pasuruan,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan, Abdullah Junaedi menjelaskan pihaknya menyambut positif pameran dagang tersebut. Namun, ia berharap pameran dagang ini memberikan dampak pada produk unggulan Kota Pasuruan.

Ia lantas mencontohkan beberapa waktu lalu, ada kunjungan dari pejabat Kalimantan ke Pasar Mebel Bukir. Mereka tertarik untuk membeli sebab harga yang ditawarkan lebih murah dengan kualitas yang baik. Namun, sayangnya pedagang setempat tidak bisa menyampaikan besaran ongkos kirimnya.

“Warga asing itu sangat selektif dalam membeli produk. Pemkot harus bisa meyakinkan produk unggulan Kota Pasuruan memang berkualitas dengan pengiriman mudah,” jelas politisi fraksi PKB ini. (riz/fun)