Rem, Kemudi, dan Ban Kontainer yang Kecelakaan di Purwodadi Baik, Pastikan Akibat Kelalaian Sopir

PURWODADI, Radar Bromo – Truk kontainer yang terlibat kecelakaan di simpang empat Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, dalam keadaan baik. Mulai kondisi ban, kemudi, dan rem.

Kondisi itu disampaikan Dishub Jatim melalui Kabid Dalops M. Chisjqiel setelah memeriksa kondisi truk kontainer yang menabrak pikap pada Rabu (24/6). “Truk kontainer sudah kami periksa. Dan dari hasil pemeriksaan itu diketahui, kondisi ban, kemudi, dan rem dalam keadaan baik. Secara teknis tidak ada kendala berarti,” jelas Chisjqiel.

Chisjqiel pun memastikan, kecelakaan yang menyebabkan dua sopir tewas itu bukan terjadi karena rem blong. Melainkan murni karena kelalaian dari sopir kontainer.

Sopir menurutnya, lalai saat melaju di ruas jalan nasional dari arah Malang ke Surabaya. Saat itu posisi jalan berupa turunan panjang. Namun, truk kontainer bukan malah berjalan lambat, melainkan konstan dalam kecepatan sedang.

Saat menjelang simpang tiga Purwodadi, sopir berusaha mengurangi kecepatan dan mengerem. Namun, karena kondisi jalan menurun, rem tak mampu berfungsi maksimal.

Akibatnya, truk kontainer menabrak pikap dari belakang. Kemudian, menabrak tiap CCTV, tiap papan reklame, dan sebuah pos. Semuanya lantas masuk, nyemplung ke Kali Surak.

“Kendaraannya tonasenya sudah berat, ditambah lagi muatannya 20 ton. Dari atas posisi persneling masuk gigi tiga, harusnya gigi dua. Atau lebih aman lagi gigi satu, diimbangi dengan rem angin,” tuturnya.

Agar kasus serupa tak terulang, ia berharap kendaraan tonase berat dari arah Malang ke Surabaya memperhatikan pemakaian gigi. Usai jembatan layang Lawang, harusnya sudah masuk gigi satu. Ini tujuannya untuk antisipasi kalau rem tidak berfungsi maksimal.

“Lebih bagus dan tepat lagi, kendaraan tonase berat dari Malang ke Surabaya atau Pasuruan sebaiknya masuk tol via Singgosari atau Lawang. Untuk menghindari jalan turunan panjang di Purwodadi,” bebernya.

Sebelumnya, diberitakan kecelakaan tragis terjadi Rabu (24/6) pukul 21.00 di Desa/Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Sebuah truk kontainer lepas kendali karena diduga remnya blong. Kontainer menabrak lima objek secara beruntun, sebelum kemudian masuk ke sungai.

Akibatnya, dua orang meninggal dalam kecelakaan itu. Korban yaitu sopir kontainer Emmanuel Natalius Lero, 50, warga Tanjung Torawitan, Kecamatan Perak, Surabaya dan sopir pikap Suwoto, 55, warga Wonosari Wetan, Surabaya.

Keduanya meninggal setelah sebelumnya terjepit di ruang kemudi masing-masing. Emmanuel terjepit di ruang kemudi kontainer. Sementara Suwoto terjepit di ruang kemudi pikap. Dua kendaraan itu sama-sama jatuh ke Kali Surak di tempat kejadian perkara (TKP). (zal/hn/fun)