Isolasi Mandiri 26 Hari, Sopir Ambulans RSUD Bangil Sembuh dari Korona

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah penderita Covid-19 yang sembuh di Kabupaten Pasuruan bertambah. Penambahan itu terjadi setelah seorang sopir ambulans yang bertugas di RSUD Bangil, dinyatakan sehat dan bebas virus korona.

Lelaki 51 tahun itu dinyatakan sembuh setelah hasil swab-nya negatif. Sebelum keluar hasil menggembirakan itu, ia harus menjalani masa isolasi selama 26 hari.

Wakil Sekretaris Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya menuturkan, penderita korona yang sembuh itu merupakan sopir ambulans RSUD Bangil yang berdomisili di Kraton. Ia merupakan penderita korona yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Selama ini, yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Masa isolasi mandiri itu dilewatinya sepanjang 26 hari. Hingga hasil swab keduanya turun dan menunjukkan hasil negatif.

“Alhamdulillah, jumlah pasien korona yang sembuh bertambah. Seorang sopir ambulans RSUD Bangil yang sempat dinyatakan positif Covid-19, akhirnya sehat,” sampainya.

Anang menegaskan, pihak RSUD Bangil sejatinya sudah menyarankan agar yang bersangkutan menjalani isolasi di rumah sakit. Namun, yang bersangkutan memilih untuk melakukan isolasi mandiri.

“Kami menekankan agar yang bersangkutan benar-benar menjalankan isolasi mandiri dengan tanggung jawab. Artinya, harus pisah dengan keluarga. Baik kamar, peralatan makan, hingga tempat pakaian dan yang lainnya,” beber dia.

Tambahan pasien sembuh ini, membuat jumlah penderita korona yang sembuh meningkat. Semula, ada 12 orang penderita Covid-19 yang sembuh. Sekarang menjadi 13 orang. (one/mie)