Daging Ayam di Kota Pasuruan Kian Meroket, Harganya Sampai Segini

TRANSAKSI: Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Besar, Kota Pasuruan, menerima pembayaran dari salah seorang konsumennya. Kemarin, harga daging ayam tembus Rp 47.000 per kilogram. (Foto: Mokhamad Zubaidilah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO, Radar Bromo – Harga daging ayam di pasaran Kota Pasuruan semakin tidak terkendali. Minggu (31/5), harganya semakin meroket. Tembus Rp 47 ribu per kilogram.

Plt Kepala UPT Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Ridho Wijaya mengatakan, dari pantauan yang dilakukan, hanya harga daging ayam potong saja yang naik. Kenaikan harganya sudah terjadi sejak tiga hari sebelum Lebaran Ketupat. “Kenaikan harga ini terbilang bertahap. Sebelum hari raya (Idul Fitri) sudah ada kenaikan dari Rp 35 ribu menjadi Rp 39 ribu per kilogram,” ujarnya.

Sejak H+4 Idul Fitri harga daging ayam terus melonjak. Hingga kemarin harganya mencapai Rp 47 ribu per kilogram. Padahal, harga normalnya hanya sekitar Rp 36 ribu per kilogram.

Menurut Ridho, kenaikan harga daging ayam itu dikarenakan tingginya permintaan konsumen. Daya beli masyarakat saat Lebaran Ketupat juga meningkat. “Untuk saat ini memang sudah melebihi 10 persen dari harga rata-rata di Jawa Timur. Setiap hari akan kami lakukan pemantauan harga, sejauh ini masih dalam batas wajar,” jelasnya.

Sementara untuk harga kebutuhan pangan lainnya terbilang masih stabil. Seperti, telur per kilogram Rp 22.500; cabai merah Rp 18 ribu per kilogram; cabai rawit Rp 17.500; bawang merah Rp 47.500; dan bawang putih Rp 20.500 per kilogram. (tom/rud/fun)