alexametrics
30 C
Probolinggo
Tuesday, 1 December 2020

Banyak Petani Belum Tahu Prosedur untuk Mendapatkan Pupuk Subsidi

GADING, Radar Bromo – Pupuk subsidi yang sulit didapat, membuat petani di Kabupaten Probolinggo cukup pusing. Apalagi seperti sekarang karena masuk musim tanam. Mereka yang ingin mendapatkan pupuk subsidi, harus terdata pada Elektronic Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Kebijakan itu ternyata masih membuat banyak petani di Kabupaten Probolinggo bingung. Seperti yang diungkapkan Ulil Amri, 39. Salah satu petani asal Desa Kertosono, Kecamatan Gading, itu mengaku, dirinya dan petani lain yang ada di desanya, masih belum mengerti bagai mana caranya mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Masih belum ada sosialisasi dari pihak Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat yang menyosialisasikan atau menginformasikan aturan baru dalam mendapatkan pupuk subsidi. Jadi, untuk persyaratan dan mekanismenya saya tidak faham,” ujarnya.

Ulil, sapaan akrabnya mengatakan, bantuan pupuk subsidi dirasa sangat penting bagi para petani. Sebab, harga ketika menggunakan pupuk nonsubsidi sangat mahal, maka mereka menilai dapat mengurangi hasil panen yang didapatkan.

“Kalau menggunakan pupuk nonsubsidi bisa dua kali lipat harganya dibandingkan pupuk subsidi. Jadi, harus menambah modal lagi. Iya kalau padinya bagus bisa untung. Kalau padinya rusak, kerugiannya bisa tambah besar,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprayitno mengatakan, untuk bisa terdata dalam e-RDKK, para petani harus ada beberapa syarat yang di penuhi oleh para petani.

“Petani terlebih dahulu harus menjadi anggota kelompok tani (Poktan) sesuai daerah lahan, dengan membawa nomor induk kependudukan (NIK), Kemudian menyerahkan Kartu Keluarga (KK) dan SPP. Setelah itu kelompok tani akan melaporkan anggota baru untuk nantinya didata pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK),” ujarnya.

Setelah para perani terdata di RDKK, lanjut Bambang, nantinya PPL akan memasukkan data yang tercantum di RDKK ke e-RDKK. Namun, pendaftaran untuk e-RDKK akan dilakukan selama lima hari dalam sebulan.

“Para PPL yang ada di kecamatan masing-masing akan mendaftarkan petani yang sudah masuk RDKK ke e-RDKK pada tanggal 20-25 tiap bulannya. Setelah itu data dari e-RDKK itu akan di print out dan diberikan ke petani, guna sebagai bukti agar bisa menebus pupuk bersubsidi di kios pupuk masing-masing,” ujarnya. (mg1/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dari 5 Pendonor, Hanya Dapat 3 Plasma Konvalesen

Dari 20 calon donor plasma konvalesen di Kabupaten Probolinggo, hanya 5 calon donor yang lolos screening. Namun, dari 5 calon donor itu hanya 3 orang yang diambil plasma konvalesennya.

Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka untuk Sekolah Zona Hijau-Kuning

Pemkab Probolinggo memastikan mengikuti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk memulai pembelajaran tatap muka pada 2021.

Rusak, Rehab Jalan Gununggangsir-Karangrejo Diusulkan Tahun Depan

Kondisi ruas jalan di Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji tersebut alami kerusakan.

Tahap Awal Penjurian Kampung Hebat Sudah Ketat

Selanjutnya akan dipilih nominator terbaik untuk melakukan presentasi dan kunjungan lapangan.

Bunda PAUD Hadiri Pelantikan Pengurus Himpaudi Kab Pasuruan

Sebanyak 14 Anggota pengurus daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Pasuruan masa bhakti 2019 – 2023, resmi dilantik.