alexametrics
33.9 C
Probolinggo
Wednesday, 20 October 2021

Kepala SMKN 2 Probolinggo: Video Tawuran Tahun 2018 Digabung Foto Baru

KANIGARAN, Radar Bromo – SMKN 2 Kota Probolinggo akhirnya memberikan klarifikasi terkait viralnya video tawuran yang tersebar setelah Pentas Seni pada Kamis lalu (23/1). Video tawuran saat pentas seni itu memang benar adanya. Namun, kejadian di video itu disebutkan pada tahun 2018.

“Video tawuran itu memang betul kejadian di SMKN 2 saat Pentas Seni, tapi tahun 2018. Saat itu kami mengundang bintang tamu dari luar kota. Karena yang datang ini memang rata-rata siswa putra dan mereka terlalu semangat sampai akhirnya terjadi tawuran. Itu, kejadian 2018,” ujar Sunardi, kepala SMKN 2 Kota Probolinggo, kemarin (31/1).

Nah, video itu lantas di-upload di media sosial baru-baru ini. “Kemudian video tahun 2018 itu disertakan dengan foto kejadian tahun 2019 ketika ada siswa yang melakukan lempar kursi,” tambahnya.

Sunardi menjelaskan, untuk Pensi 2019, tidak ada tawuran. Hanya saja, di bagian pintu keluar GOR sempat ada insiden siswa melakukan lempar kursi. Aksi itu lantas difoto oleh siswa lain.

“Jadi, videonya tahun 2018 dan foto tahun 2019 itu digabung. Akhirnya viral. Saat Pentas seni tahun 2019, ada 3 polisi yang ikut berjaga saat itu dan kondisinya aman,” jelasnya.

Sebenarnya SMKN 2 disebutkan sudah mengantisipasi agar tidak terjadi lagi insiden tawuran saat pentas seni 2019. Salah satunya adalah tidak mengundang bintang tamu.

“Ternyata, ya masih ada aksi siswa lempat kursi itu. Kami paham memang pengunjung di GOR saat Pentas Seni ini sebagian besar siswa laki-laki,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu sempat viral video pentas seni SMKN 2 yang berujung tawuran. Kebetulan, beredarnya video tersebut terjadi setelah Pentas Seni 2019 yang dilaksanakan pada 23 Januari 2019.

Sehingga, sebagian orang mengira peristiwa tawuran dalam video tersebut terjadi pada Pentas seni 2019. (put/mie)

KANIGARAN, Radar Bromo – SMKN 2 Kota Probolinggo akhirnya memberikan klarifikasi terkait viralnya video tawuran yang tersebar setelah Pentas Seni pada Kamis lalu (23/1). Video tawuran saat pentas seni itu memang benar adanya. Namun, kejadian di video itu disebutkan pada tahun 2018.

“Video tawuran itu memang betul kejadian di SMKN 2 saat Pentas Seni, tapi tahun 2018. Saat itu kami mengundang bintang tamu dari luar kota. Karena yang datang ini memang rata-rata siswa putra dan mereka terlalu semangat sampai akhirnya terjadi tawuran. Itu, kejadian 2018,” ujar Sunardi, kepala SMKN 2 Kota Probolinggo, kemarin (31/1).

Nah, video itu lantas di-upload di media sosial baru-baru ini. “Kemudian video tahun 2018 itu disertakan dengan foto kejadian tahun 2019 ketika ada siswa yang melakukan lempar kursi,” tambahnya.

Sunardi menjelaskan, untuk Pensi 2019, tidak ada tawuran. Hanya saja, di bagian pintu keluar GOR sempat ada insiden siswa melakukan lempar kursi. Aksi itu lantas difoto oleh siswa lain.

“Jadi, videonya tahun 2018 dan foto tahun 2019 itu digabung. Akhirnya viral. Saat Pentas seni tahun 2019, ada 3 polisi yang ikut berjaga saat itu dan kondisinya aman,” jelasnya.

Sebenarnya SMKN 2 disebutkan sudah mengantisipasi agar tidak terjadi lagi insiden tawuran saat pentas seni 2019. Salah satunya adalah tidak mengundang bintang tamu.

“Ternyata, ya masih ada aksi siswa lempat kursi itu. Kami paham memang pengunjung di GOR saat Pentas Seni ini sebagian besar siswa laki-laki,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu sempat viral video pentas seni SMKN 2 yang berujung tawuran. Kebetulan, beredarnya video tersebut terjadi setelah Pentas Seni 2019 yang dilaksanakan pada 23 Januari 2019.

Sehingga, sebagian orang mengira peristiwa tawuran dalam video tersebut terjadi pada Pentas seni 2019. (put/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU