alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Pabrik Pengelolaan Tambang di Asembakor-Kraksaa Disegel Polda Jatim

KRAKSAAN – Sebuah pabrik pengelolaan tambang di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, disegel. Penyegelan itu dilakukan Polda Jatim beberapa waktu lalu. Langkah penyegalan itu dilakukan lantaran pabrik diduga belum melengkapi izin.

Pabrik tersebut berupa penggilingan batu. Informasinya, pabrik itu bernama PT Bahtera Kurnia Abadi. Hingga Kamis (31/1) tidak aktifitas di lokasi pabrik yang berada di utara Jalan pantura tersebut. Pintu gerbang masuk pubrik ditutup. Sedangkan di dalamnya tidak ada aktifitas orang bekerja. Suasana pabrik saat Jawa Pos Radar Bromo ke lokasi layaknya perusahaan yang sedang meliburkan karyawannya.

Adanya penyegalan pabrik itu dibenarkan Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara Syarifuddin. Menurutnya, penutupan itu dilakukan oleh jajaran yang ada dibawahnya. Yaitu, Subdit Tententu pada Unit Tambang.

“Iya benar memang ada penyegelan itu. Untuk tanggalnya kapan saya kurang ingat. Yang pasti dilakukan pada Januari ini, ” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut Arman sapaan akrabnya, penutupan itu dilakukan karena adanya administrasi izin tambang yang tidak sesuai. Karenanya, pihaknya menghentikan sementara dari pada kegiatan yang ada di pabrij tersebut.

“Iya itu ada administrasi izin nya yang tidak sesuai. Jadi dilakukan penutupan. Karenanya semua perusahaan harus ada izin nya, ” ujar mantan Kapolres Probolinggo itu.

Menurut Arman, penindakan yang dilakukan itu sifatnya sementara. Karena pengurusan berkaitan dengan izin , maka pihaknya juga menunggu pihak pabrik untuk mengurus izinnya. Tetapi, jika tidak diurus maka penindakan yang telah dilakukan itu tidak bisa dicabut kembali.

TUTUP: Pintu gerbang pabrik yang tutup. (Foto: M ROsyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

“Kalau ngurus ya baik. Kalau tidak ya tetap kami tindak, ” tegasnya.

sebelum dilakukan penutupan tersebut, menurut Arman terlebih dahulu dilakukan penindakan terhadap limbah dari pada perusahaan pengelolaan tambang itu. Nah, dari hasil penindakan itu ada ditemukan pencemaran limbah udara.

“Melalui unit limbah sebelum dilakukan penutupan dilakukan penidakan limbahnya. Dimana ada pencemaran limbah udara. Hasil pengembangannya itu ada keterkaitan dengan izin , ” ungkapnya.

Sementara itu, pihak perusahaan saat dihubungi melalui telephone tidak ada yang merespon. Koran ini sempat mengirimkan SMS terhadap Sajad, yang diketahui sebagai pengurus di dalam pabrik. Sayang, tidak ada jawaban.

Setelah beberapa kali dihubungi, telepon sempat diangkat. Tetapi, tidak menjawab. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pendaftar Anugerah Kampung Hebat Membeludak

Antusiasme Rukun Tetangga (RT) di Kota Pasuruan, mengikuti Anugerah Kampung Hebat Tahun 2020, sangat terasa.

Karena Sukai Istri Korban, Tersangka Mau Bantu Gorok Leher Suami

Andik mau jadi eksekutor bukan hanya karena diminta oleh istri korban. Lebih dari itu, tersangka Andik memiliki perasaan suka pada Silvia.

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).