Usai Masa Sanggahan, Bertambah 435 Lolos Administrasi CPNS Kab Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Pengumuman lulus administrasi tes CPNS di Kabupaten Pasuruan sudah dilakukan pada 16 Desember lalu. Nah, akhir Desember kembali diumumkan sebanyak 435 peserta yang kembali lolos CPNS.

Sehingga, total pendaftar CPNS Kabupaten Pasuruan yang lolos administrasi dan bakal mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) sebanyak 8.647 peserta.

Nurhayati Purba, kabid Pengadaan Data dan Pemberhentian  Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan mengatakan, setelah pengumuman administrasi pertama, ada masa sanggah pada 17-19 Desember lalu.

Dari masa sanggah itulah, panitia seleksi nasional (Panselnas) pusat menambah jumlah pendaftar yang dinyatakan lolos administrasi. “Dari masa sanggah tersebut, peserta bisa melakukan konfirmasi jika merasa ada yang administrasinya lengkap, namun masuk tidak memenuhi syarat (TMS),” terang Nurhayati Purba.

Selain itu, juga dari ketentuan, ada juga kebijakan terkait akreditasi program. Sehingga, cukup banyak pendaftar yang awalnya TMS menjadi lolos seleksi. Nurhayati mengatakan dari 645 pendaftar yang mengajukan sanggah. Tercatat ada 435 pelamar yang akhirnya dinyatakan lolos administrasi.

“Sehingga, dari total sebelumnya 8.212 pendaftar yang lolos administrasi, tercatat bertambah menjadi 8.647 yang dinyatakan lolos adminitrasi di Kabupaten Pasuruan,” terangnya.

Untuk pengumuman lolos administrasi ini sudah diumumkan secara online. Terkait tahap berikutnya, nantinya dari panitia seleksi nasional akan mengumumkan di website SSCN terkait jadwal pelaksaaan tes CAT.

Nantinya pelaksanaan tes CAT dipastikan akan cost sharing dengan Kota Pasuruan dan Kota Malang yang rencananya lokasi tes akan dilaksanakan di SMKN 2 Kota Malang.

“Terkait jadwalnya nanti, akan diumumkan secara resmi di website SSCN dan website Pemkab Pasuruan. Untuk jadwalnya nantinya akan dihitung berapa hari melihat dari sarpras yang ada. Kami harapkan peserta yang sudah lolos administrasi tetap memantau karena semua proses dipastikan transparan,” janjinya. (eka/mie)