alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Memburu Door Prize Lailatul Qadar

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Banyak orang berharap Lailatul Qadar. Sebenarnya, kapan Lailatul Qadar terjadi?

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

QORI, Probolinggo


BANYAK sekali keistimewaan yang Allah SWT anugerahkan pada bulan Ramadan. Mulai dari ampunan dosa, dilipatgandakan pahala, diturunkannya Alquran, dan masih banyak lagi. Dan, yang paling dinanti-nanti adalah malam Lailatul Qadar.

Di antara banyak hadis tentang Lailatu Qadar, ada satu hadis yang sering kita dengar. Yaitu, Rasulullah SAW bersabda; “Sesungguhnya bulan ini (Ramadan) telah datang kepada kalian. Padanya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa saja yang terhalangi darinya, sungguh ia telah terhalangi dari semua kebaikan. Dan tidak ada yang terhalangi (darinya), kecuali orang yang memang terhalangi dari kebaikan).”

Lailatul Qadar adalah kado istimewa bagi umat Nabi Muhammad SAW yang nilainya tidak tertandingi oleh apapun bagi orang yang mendapatkannya. Bisa dikatakan Lailatul Qadar adalah door prize dengan nominal yang tak terbatas. Yaitu, sebuah keutamaannya lebih baik dari 1.000 bulan (83 tahun). Allah SWT menyisipkan Lailatul Qadar di satu malam di antara malam-malam di bulan Ramadan.

Terkait ketetapan waktunya, terjadi perbedaan pendapat. Banyak yang berpendapat Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh hari terakhir di malam bulan Ramadan. Pendapat ini mengacu pada hadis Nabi SAW.

Dari Aisyah radhiallahu anha, dikatakannya; “Nabi Muhammad SAW ketika memasuki sepuluh hari terakhir ‘mengencangkan gamisnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (HR Al-Bukhari).

Dari Aisyah radhiallahu anha; Sesungguhnya Rasulullah Muhammad SAW melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian istri-istri beliau juga beritikaf setelah beliau wafat.” (HR Bukhari).

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Banyak orang berharap Lailatul Qadar. Sebenarnya, kapan Lailatul Qadar terjadi?

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

QORI, Probolinggo


BANYAK sekali keistimewaan yang Allah SWT anugerahkan pada bulan Ramadan. Mulai dari ampunan dosa, dilipatgandakan pahala, diturunkannya Alquran, dan masih banyak lagi. Dan, yang paling dinanti-nanti adalah malam Lailatul Qadar.

Di antara banyak hadis tentang Lailatu Qadar, ada satu hadis yang sering kita dengar. Yaitu, Rasulullah SAW bersabda; “Sesungguhnya bulan ini (Ramadan) telah datang kepada kalian. Padanya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa saja yang terhalangi darinya, sungguh ia telah terhalangi dari semua kebaikan. Dan tidak ada yang terhalangi (darinya), kecuali orang yang memang terhalangi dari kebaikan).”

Lailatul Qadar adalah kado istimewa bagi umat Nabi Muhammad SAW yang nilainya tidak tertandingi oleh apapun bagi orang yang mendapatkannya. Bisa dikatakan Lailatul Qadar adalah door prize dengan nominal yang tak terbatas. Yaitu, sebuah keutamaannya lebih baik dari 1.000 bulan (83 tahun). Allah SWT menyisipkan Lailatul Qadar di satu malam di antara malam-malam di bulan Ramadan.

Terkait ketetapan waktunya, terjadi perbedaan pendapat. Banyak yang berpendapat Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh hari terakhir di malam bulan Ramadan. Pendapat ini mengacu pada hadis Nabi SAW.

Dari Aisyah radhiallahu anha, dikatakannya; “Nabi Muhammad SAW ketika memasuki sepuluh hari terakhir ‘mengencangkan gamisnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (HR Al-Bukhari).

Dari Aisyah radhiallahu anha; Sesungguhnya Rasulullah Muhammad SAW melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian istri-istri beliau juga beritikaf setelah beliau wafat.” (HR Bukhari).

MOST READ

BERITA TERBARU

/