Polisi Kesulitan Sulit Identifikasi Penyebab Keracunan Seniman Jaran Kepang Tosari

Polisi Kesulitan Sulit Identifikasi Penyebab Keracunan Seniman Jaran Kepang Tosari

TOSARI – Pihak kepolisian rupanya tidak bisa berbuat banyak pada peristiwa seniman Jaran Kepang di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan yang tewas keracunan akhir November lalu. Polsek setempat menyebut keluarga korban sudah ikhlas pada peristiwa ini. Kapolsek Tosari, AKP Tohari mengungkapkan Polsek masih terus menyelidiki peristiwa tersebut. Pihaknya pun sudah meminta keterangan dari teman korban maupun keluarganya. Namun, mereka mengaku tidak mengetahui makanan atau minuman yang mereka konsumsi. Bahkan pihak keluarga sudah mengaku ikhlas….

Selengkapnya...

Polisi Masih Selidiki Penyebab Tewasnya 3 Seniman Jaran Kepang di Tosari

Polisi Masih Selidiki Penyebab Tewasnya 3 Seniman Jaran Kepang di Tosari

TOSARI – Pihak kepolisian masih terus menyelidiki peristiwa seniman jaran kepang di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan yang tewas Kamis lalu (29/11). Sejauh ini, korps Bhayangkara masih mencari penyebab utama tewasnya mereka. Kapolsek Tosari Thohari mengungkapkan, pihaknya sudah mendatangi rumah keluarga korban. Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui, dimana mereka menenggak miras sehingga tak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan tewas. Pihak keluarga sendiri mengaku ikhlas dengan peristiwa yang menimpa anak mereka. Mereka juga tidak akan…

Selengkapnya...

3 Seniman Jaran Kepang di Tosari Tewas usai Tenggak Miras

3 Seniman Jaran Kepang di Tosari Tewas usai Tenggak Miras

TOSARI – Warga Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendadak geger, Kamis (29/11) lalu. Itu, setelah delapan pemuda yang tergabung dalam grup seni pertunjukan jarang kepang asal desa setempat, ditemukan tidak sadarkan diri. Bahkan, tiga di antaranya tewas. Delapan pemuda ini diketahui bernama Sianto, 20; Wanto, 20; Doni Setiawan, 21; Sindu, 21; Luhur, 22. Kelima pemuda ini sempat dirawat di Puskesmas Tosari namun sudah diperbolehkan pulang. Sementara tiga pemuda lainnya yakni Rudi, 25; Agung Priambodo,…

Selengkapnya...

Dokter Mufti Kagumi Warga Tengger yang Junjung Tinggi Keberagaman

Dokter Mufti Kagumi Warga Tengger yang Junjung Tinggi Keberagaman

SUKAPURA – Tradisi lima tahunan warga Tengger, Unan-unan diapresiasi ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur, dr Mufti Aimah Nurul Anam. Dokter Mufti usai menyaksikan ritual yang digelar di Desa Pandansari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo mengatakan, pelaksanaan tradisi ini menunjukkan tingginya kerukunan di kalangan masyarakat. Meski berbeda keyakinan, masyarakat tetap saling menghormati dan menaruh kepedulian satu sama lain. ‚ÄúPelajaran yang sungguh luar biasa dari masyarakat kita tentang betapa pentingnya menjaga keguyuban. Apa yang…

Selengkapnya...

Begini Prosesi Ritual Lima Tahunan Unan-unan Warga Tengger

Begini Prosesi Ritual Lima Tahunan Unan-unan Warga Tengger

SUKAPURA – Ritual lima tahunan yakni Unan-unan digelar masyarakat Suku Tengger di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jumat (23/11). Dalam ritual tersebut, warga berebut Tamping. Yakni, nasi dan darah kerbau. Tamping itu nantinya akan diletakkan di ladang. Harapannya, lahan tersebut menjadi subur. Unan-unan merupakan tradisi selamatan desa sekaligus penentuan awal kalender Tengger. Ritual yang digelar di sebuah punden bernama Punden Mbah Agung Kejayan ini dimulai sekitar pukul 10.00. Lokasinya sekitar 100 meter dari kantor…

Selengkapnya...