Bayar THR Lebih Rendah, Satu Perusahaan di Probolinggo Dilaporkan

Bayar THR Lebih Rendah, Satu Perusahaan di Probolinggo Dilaporkan

PROBOLINGGO – Menjelang Idul Fitri, masih ada perusahaan yang membayar THR tidak sesuai aturan. Terbukti, sebuah perusahaan di Kota Probolinggo dilaporkan karyawannya ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat karena melanggar aturan. Hal ini diungkapkan oleh Suripto, kabid Hubungan Industrial di Disnaker Kota Probolinggo, Minggu (2/6). Menurutnya, ada satu perusahaan di bidang jasa keuangan yang membayar THR tidak sesuai aturan di kota. “Akhirnya, perusahaan itu dilaporkan dua karyawannya karena membayar THR tidak sesuai peraturan. Namun, sudah…

Selengkapnya...

Asyik, TPKL Satpol PP Dipastikan Juga Dapat THR

Asyik, TPKL Satpol PP Dipastikan Juga Dapat THR

BANGIL – Ratusan Tenaga Pengendali Keamanan Lingkungan (TPKL) Kabupaten Pasuruan, akhirnya bisa semringah. Sebab, tahun ini mereka juga direncanakan mendapatkan tunjangan hari raya (THR) Keagamaan. Meski hanya Rp 500 ribu per orang. Meski relatif kecil, setidaknya bisa menunjang kebutuhan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya. Menurutnya, THR itu diberikan agar para TPKL bisa terbantu. “Seiring dengan meningkatnya kebutuhan Hari Raya, paling tidak uang…

Selengkapnya...

Bank Indonesia Imbau Masyarakat Bijak Gunakan THR

Bank Indonesia Imbau Masyarakat Bijak Gunakan THR

PASURUAN – Memasuki minggu ketiga Ramadan, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Malang mengeluarkan imbauan ke masyarakat agar bijak dalam menggunakan tunjangan hari raya (THR). Utamanya, dalam berbelanja kebutuhan hari raya. Kepala BI Perwakilan Malang, Azka Subhan mengungkapkan, pasokan dan stok kebutuhan pokok di wilayah BI Malang, baik Pasuruan, Probolinggo maupun Malang relatif aman. Karena itu, pihaknya meminta agar masyarakat bijak dalam mengelola keuangan. Ia lantas mencontohkan banyak masyarakat kurang pandai dalam memanfaatkan uang dari THR….

Selengkapnya...

Jika Telat Bayar THR, Perusahaan Bisa Didenda 5 Persen

Jika Telat Bayar THR, Perusahaan Bisa Didenda 5 Persen

PASURUAN – Pemkab Pasuruan tidak hanya mengatur terkait jadwal pemberian tunjangan hari raya (THR) maksimal H-7 sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Namun, juga akan menjatuhkan sanksi bagi perusahaan yang terlambat memberikan THR-nya. Perusahaan yang telat akan menjatuhkan denda berupa denda sebesar 5 persen dari THR yang harus diberikan kepada karyawan. Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan M. Khasani. Khasani mengatakan, dalam surat edaran yang diberikan ke perusahaan disebutkan…

Selengkapnya...

THR Maksimal Dicairkan di H-7 Lebaran

THR Maksimal Dicairkan di H-7 Lebaran

BUGULKIDUL – Memasuki Ramadan, pemerintah mulai mengatur terkait pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan. Sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Pasuruan tentang THR Keagamaan 2019, perusahaan wajib membayar THR terakhir pada H-7 Lebaran. Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan M. Khasani. Khasani mengatakan, SE Bupati Pasuruan mengacu pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 6/2016 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Dalam SE itu disebutkan, pengusahan wajib memberikan THR kepada…

Selengkapnya...

PP THR Membingungkan, Daerah Diminta Bikin Perda

PP THR Membingungkan, Daerah Diminta Bikin Perda

KRAKSAAN – Pemkab dan Pemkot Probolinggo dibikin bingung dengan Peraturan pemerintah (PP) 36 tahun 2019 yang baru saja diteken Presiden Joko Widodo. Pasalnya, dalam peraturan tersebut, daerah diminta menyusun perda sebagai petunjuk teknis pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Hal itu tertuang dalam Pasal 10 ayat 2 yang mengatur tentang Pemberian THR kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan. “Ketentuan lebih lanjut mengenai teknis pemberian Tunjangan Hari Raya yang bersumber…

Selengkapnya...

6.340 Honorer di Pemkab Probolinggo Tak Dapat THR

6.340 Honorer di Pemkab Probolinggo Tak Dapat THR

KRAKSAAN – Tunjangan hari raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Probolinggo, dipastikan bisa dicairkan pada 24 Mei. Pemkab juga telah menyiapkan anggarannya. Berbeda dengan ribuan pegawai honorer atau non-ASN. Mereka tidak akan mendapatkan THR. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono mengatakan, rencana pencairan THR dilakukan sesuai dengan instruksi Presiden. Yakni, akan dicairkan pada 24 Mei. “Kalau THR ASN dicairkan kapan saja siap karena anggarannya sudah siap,” ujarnya kepada…

Selengkapnya...