Membunuh karena Istri Diselingkuhi, Warga Wonomerto Terancam 20 Tahun Penjara

Membunuh karena Istri Diselingkuhi, Warga Wonomerto Terancam 20 Tahun Penjara

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Husni Mubarok, 33, warga Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Pasuruan nekat menghabisi tetangga yang masih kerabatnya sendiri, Sahabon, 33. Pemicunya, istrinya pernah selingkuh dengan korban. Meski sudah bercerai dengan istrinya setahun lalu, namun rupanya Husni masih menyimpan dendam. Lantaran itu saat melihat Sahabon melintas di depannya dengan membleyer, emosinya pun tak terbendung. Ia langsung mengambil celurit dan mengejar korban. selanjutnya, korban dibacok di tengah jalan. Usai membunuh, Husni lari ke rumah…

Selengkapnya...

Warga Wonomerto Dibunuh Kerabat; Dendam usai Istri Diselingkuhi-Diblayer  

Warga Wonomerto Dibunuh Kerabat; Dendam usai Istri Diselingkuhi-Diblayer   

PROBOLINGGO, Radar Bromo–Tak sampai 24 jam, aksi pembunuhan Sahabon, 33 di jalan Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, akhirnya terungkap. Polisi telah menangkap pelakunya. Pelakunya yakni Husni Mubarok, 33 yang masih tetangga korban. Rabu (22/4), Polres Probolinggo Kota menggelar rilis penangkapan Husni. Husni sendiri diketahui masih memiliki hubungan saudara dengan korban. Husni mengaku nekat membunuh Abon –sapaan akrab korban- karena motif asmara. Menurut bapak satu anak itu, rumah tangganya berantakan akibat ulah Sahabon. Ia mengaku…

Selengkapnya...

Warga Wonomerto Tewas Dibacok di Jalan, Diduga Motif Asmara  

Warga Wonomerto Tewas Dibacok di Jalan, Diduga Motif Asmara   

WONOMERTO, Radar Bromo – Sahabon, 35 warga Dusun Tancak, RT 4/ RW 5, Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Selasa sore (21/4) ditemukan tewas bersimbah darah di jalan, desa setempat. Di sekujur tubuhnya ditemukan sejumlah luka bacokan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, Sahabon diserang orang tak dikenal saat mengendarai motornya. Aksi penyerangan itu terjadi sekitar pukul 15.00. Menurut Ruslan, Kepala Dusun Tancak, sore itu Sahabon mengendarai motor Yamaha Vixion warna putih tanpa pelat nomor. Ia melaju dari…

Selengkapnya...

Buru Pemilik Celurit yang Tewaskan Warga Kareng Lor

Buru Pemilik Celurit yang Tewaskan Warga Kareng Lor

WONOASIH, Radar Bromo – Kasus pembunuhan terhadap Muhammad Dani, 21, warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, terus didalami. Setelah menangkap Rivan Effendi, 19, selaku ekskutor, kini polisi memburu lelaki berinisial Sl. Warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, itu diburu karena terlibat dalam kasus ini. Dia disebut-sebut sebagai pemilik senjata tajam (sajam) jenis celurit. Informasinya, kini Sl kabur ke luar daerah. Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto mengatakan Sl masih…

Selengkapnya...

Pembunuh Kakak Ipar di Hutan Sumberkare Masih Buron, Ini Upaya Polisi

Pembunuh Kakak Ipar di Hutan Sumberkare Masih Buron, Ini Upaya Polisi

WONOMERTO – Anggota Unit Reskrim Polsek Wonomerto terus memburu Rosidi alias RS, pelaku pembacokan pada Solihin, 32, (bukan 38 seperti berita sebelumnya), kakak iparnya. Gara-gara aksi nekat Rosidi itulah, Solihin, warga Desa Sumberkramat, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo itu tewas. Kapolsek Wonomerto AKP Sugianto menerangkan, hingga Sabtu (22/9) anggota masih melacak keberadaan RS. “Kami door to door untuk melacak keberadaan RS,” terangnya. Tujuannya, mencari keberadaan RS. Juga mengantisipasi agar RS tidak sampai melarikan diri keluar daerah…

Selengkapnya...

Motor Korban Dijual, Polisi Dalami Unsur Persekongkolan Jahat Pelaku Pembunuh Siswa SMK

Motor Korban Dijual, Polisi Dalami Unsur Persekongkolan Jahat Pelaku Pembunuh Siswa SMK

PANGGUNGREJO – Penyidik Satreskrim Polres Pasuruan Kota tak berhenti pada Dimas Gilang Aditia saja. Diduga, ada orang lain yang terlibat menjual protolan motor milik Mahfud Budi Setiawan yang dibawa pelaku. Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus itu. Terutama, berkaitan dengan barang-barang korban yang sempat dibawa kabur oleh tersangka. Ia menyebut, motor Yamaha Vixion milik korban diamankan dari salah satu bengkel. Kondisinya sudah protolan. Polisi menduga, tersangka Dimas memang sengaja…

Selengkapnya...

Sadis, Pelaku Pembunuhan Siswi SMK Pukul Korban Pakai Kayu Hanya Karena Sakit Hati

Sadis, Pelaku Pembunuhan Siswi SMK Pukul Korban Pakai Kayu Hanya Karena Sakit Hati

PASURUAN – Dimas Gilang Aditia, 21, pelaku pembunuhan Mahfud Budi Setiawan, 17, cukup sadis saat menghabisi korban. Meskipun korban adalah kawannya bahkan terhitung masih tetangga, pelaku tega membunuh siswa SMKN 1 Grati itu hanya karena alasan sakit hati. Dimas sendiri terpaksa ditembak polisi lantaran mencoba kabur, saat hendak ditangkap. Dari hasil pemeriksaan polisi, ternyata pelaku juga sempat mengambil motor milik korban, hingga mempretelinya untuk dijual. “Dengan pertimbangan keselamatan petugas kami di lapangan, kami terpaksa melumpuhkan…

Selengkapnya...

Pembunuhan di Hutan Sumberkare Dipicu Asmara, Identifikasi 1 Pelaku

Pembunuhan di Hutan Sumberkare Dipicu Asmara, Identifikasi 1 Pelaku

 WONOMERTO-Polisi sejauh ini masih memburu dua pelaku yang menyerang pasutri asal Desa Sumberkramat, Tongas, Kabupaten Probolinggo. Serangan itu menewaskan sang suami, Solihin, 38 dan membuat sang istri Aliana Rosida, 22 alami luka bacok. Dari dua pelaku itu, polisi sudah mengidentifikasi seorang pelakunya lewat keterangan Aliana Rosida. Seorang pelaku itu diketahui berinisial RS. Menurut Kapolsek Wonomerto AKP Sugianto, aksi pembunuhan itu dipicu lantaran asmara. Dari penyelidikan awal, diduga korban berselingkuh dengan adik istrinya. Padahal, adik iparnya…

Selengkapnya...

Suami Tewas Dibacok di Sumberkare, Sang Istri Luka Bacok

Suami Tewas Dibacok di Sumberkare, Sang Istri Luka Bacok

WONOMERTO-Solihin, 38, warga Desa Sumberkramat, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo harus mengakhiri hidupnya dengan tragis. Ia meregang nyawa usai dibacok di depan istrinya. Kejadian berdarah itu terjadi di area hutan Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Kejadian berdarah itu terjadi sekitar pukul 16.46. Informasi yang dihimpun, sore itu Solihin membonceng istrinya. Saat sampai di lokasi kejadian, korban dihadang. Lalu dibacok oleh pelaku. Solihin akhirnya meregang nyawa usai mengalami sejumlah luka bacokan di tubuhnya. Sementara sang istri Aliana…

Selengkapnya...