Istri Napiter di Probolinggo Tolak Fasilitas Pendidikan Pemberian Kepolisian

Istri Napiter di Probolinggo Tolak Fasilitas Pendidikan Pemberian Kepolisian

WONOASIH, Radar Bromo – Para istri dan anak narapidana teroris (napiter) di Kota Probolinggo terus mendapatkan perhatian dari Polres Probolinggo Kota (Polresta). Minggu (22/12), Satbinmas Polresta mengunjungi tiga istri napiter. Alasannya, memberikan bantuan, dukungan moril, dan bersilaturahmi. Ketiga istri napiter itu adalah YS alias HR, 35, istri dari terpidana Doni; SD, 56, istri dari Bambang Susianto; dan HH, 38, istri Harist. Mereka sama-sama tinggal di Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. “Sebetulnya, sasaran silaturahmi kami…

Selengkapnya...

Stroke, Terdakwa Terorisme PNS Pemkab Probolinggo Dipulangkan

Stroke, Terdakwa Terorisme PNS Pemkab Probolinggo Dipulangkan

LECES– Gatot S, PNS Pemkab Probolinggo yang menjadi terdakwa tindak pidana terorisme, dipulangkan Kamis (29/11) lalu. Infomasi yang diterima radarbromo.co.id, warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, ini dipulangkan karena menderita stroke. Senin (3/12), puluhan orang datang silih berganti mengunjungi Gt. Saat radarbromo.co.id berkunjung, Gatot dan istrinya tak banyak memberi penjelasan perihal kondisi selama di tahanan. Perkataannya terbata-bata. Untuk beraktivitas, Gatot harus dibopong oleh istrinya. Pertanyaan yang disampaikan, dijawab dengan terbata-bata pula. Ditanya kapan pulang, ia tidak…

Selengkapnya...

Polemik Pawai Bercadar-Tenteng “Senjata”, Kepala TK Kartika Dicopot

Polemik Pawai Bercadar-Tenteng “Senjata”, Kepala TK Kartika Dicopot

PROBOLINGGO-Kontroversi pawai HUT RI yang ditampilkan bocah-bocah TK Kartika V-69, dengan mengenakan cadar dan menenteng senjata terus berbuntut. Dinas pendidikan, pemuda dan olahraga (Disdikpora) akhirnya mencopot jabatan Hartatik sebagai kepala sekolah yang dibawah naungan Kodim 0820 itu. Hartatik selanjutnya ditarik ke kantor disdikpora. Pencopotan kasek itu dilakukan sebagai bentuk sanksi yang diberikan. Terhadap kelalaian tugas sang kepsek. Hal itu dinilai fatal lantaran membuat presepsi adanya ekspolitasi serta penanaman radikalisme terhadap anak TK Kartika V-69 pada…

Selengkapnya...

Kepala Disdikpora Pantau TK yang Sempat Viral saat Pawai, Hasilnya..

Kepala Disdikpora Pantau TK yang Sempat Viral saat Pawai, Hasilnya..

MAYANGAN – Viralnya aksi bocah-bocah TK Kartika Candra V-69 yang mengenakan cadar dan menenteng replika senjata saat pawai terus mendapat perhatian Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo. Selasa (21/8), kepala disdikpora, Moch Maskur memeriksa langsung situasi di sekolah tersebut. Hasilnya, tidak ada pendidikan berbau radikalisme. “Kami sudah datang ke sekolah (TK Kartika Candra V 69) untuk memantau kondisi sekolah. Sebab, lembaga ini dalam kewenangan kami dari segi pelaksanaan pendidikan,” terang Maskur. Hasil pemantauan,…

Selengkapnya...

KPAI Pertanyakan Bantuan Rp 25 Juta untuk TK yang Sempat Tuai Polemik

KPAI Pertanyakan Bantuan Rp 25 Juta untuk TK yang Sempat Tuai Polemik

PROBOLINGGO-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terus menyoroti kasus pawai HUT RI, bocah-bocah TK yang kenakan cadar dan menenteng “Senjata” di Kota Probolinggo. Yang terbaru, KPAI menyoroti langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang memberi bantuan pada TK Kartika V. Seperti diketahui, pawai HUT RI yang dibawakan TK Kartika V-69 menuai sorotan. Sebab, sejumlah bocah TK dibawah naungan Kodim 0820 itu mengenakan cadar dan menenteng mainan senjata AK-47. Saat Mendikbud Muhadjir Effendy datang ke Kota Probolinggo,…

Selengkapnya...

Polisi Bantah Buru Pengunggah Video Pawai Bercadar-Tenteng “Senjata”

Polisi Bantah Buru Pengunggah Video Pawai Bercadar-Tenteng “Senjata”

PROBOLINGGO – Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal menegaskan, tak akan memburu pengunggah video karnaval TK Kartika V 69. Hal itu ia tegaskan setelah muncul kabar jika pihaknya tengah mencari pengunggah video yang kemudian viral di media sosial tersebut. “Kami tidak akan melakukan itu. Kami anggap persoalan ini selesai dan jadi pembelajaran bagi kita semua,” katanya pada Radar Bromo, Senin malam (20/8). Sebelumnya, sempat tersiar kabar jika polisi telah berkoordinasi dengan tim cyber Mabes Polri…

Selengkapnya...

Sempat Tuai Polemik saat Pawai, TK Kartika V Dapat Bantuan Rp 25 Juta

Sempat Tuai Polemik saat Pawai, TK Kartika V Dapat Bantuan Rp 25 Juta

PROBOLINGGO-Sempat menuai polemik lantaran pertunjukan yang ditampilkan saat pawai HUT RI, TK Kartika V malah mendapat bantuan uang tunai Rp 25 juta. Bantuan itu diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat datang ke Kota Probolinggo, Minggu (19/8). Pasca bertemu dengan seluruh stakeholder di Mapolres Probolinggo Kota, Muhadjir kemudian mengunjungi TK Kartika yang berada di kompleks Kodim 0820. Dalam kunjungan itu, Muhadjir disambut pihak yayasan dan sejumlah anggota Kodim. Dandim 0820, Letkol…

Selengkapnya...

Pertunjukan TK Dibawah Naungan Kodim 0820 Disorot, Ini Komentar Dandim

Pertunjukan TK Dibawah Naungan Kodim 0820 Disorot, Ini Komentar Dandim

MAYANGAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi, memastikan viralnya bocah-bocah TK Kartika yang mengenakan cadar dan menenteng gambar senjata mainan sudah klir. Insiden itu disebutkan sudah bukan jadi persoalan. Muhadjir mengambil kesimpulan itu usai mendapat pemahaman dari Polres Probolinggo Kota dan Kodim 0820 setempat, Minggu (19/8). Dari pertemuan tersebut, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal menjelaskan secara terperinci terkait dengan aksi terorisme di Kota Probolinggo. Termasuk, penangkapan 15 orang yang diduga terkait aksi…

Selengkapnya...

Bocah TK Bercadar-Tenteng “Senjata” saat Pawai, Begini Kata Mendikbud

Bocah TK Bercadar-Tenteng “Senjata” saat Pawai, Begini Kata Mendikbud

MAYANGAN – Polemik pertunjukan bocah-bocah TK Kartika V-69 saat karnaval HUT Kemerdekaan Sabtu lalu (18/8) jadi perhatian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendi. Minggu, Muhadjir datang langsung ke Kota Probolinggo. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu ingin mengetahui polemik tersebut. Yakni, soal pakaian cadar dan menenteng senjata mainan yang ditampilkan bocah-bocah TK di bawah naungan Kodim 0820 itu. Muhadjir langsung jujug Mapolres Probolinggo Kota. Rombongan mendikbud datang sekitar pukul 15.00. Usai berkoordinasi dengan…

Selengkapnya...

Polisi Pastikan Lutfianto Sakit, Bukan Karena Penganiayaan

Polisi Pastikan Lutfianto Sakit, Bukan Karena Penganiayaan

PROBOLINGGO – Lutfianto yang menjadi tersangka kasus terorisme, meninggal. Jenazahnya sudah dikebumikan di kampung halamannya, Sabtu (18/8) pagi. Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergiannya, dan menerima bahwa kematiannya lantaran sakit. Hal itu juga ditegaskan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal. Dia membenarkan jika Lutfi meninggal karena sakit gagal ginjal. Bahkan ia meninggal di rumah sakit. Ia menepis jika ada anggapan miring terkait dengan dugaan lainya, seperti penganiayaan dan sebagainya. “Kami mendapatkan infromasi bahwa Lutfi meninggal pada…

Selengkapnya...
1 2