Penerimaan Retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing Capai Rp 1,6 Miliar

Penerimaan Retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing Capai Rp 1,6 Miliar

PASURUAN, Radar Bromo – Sampai kuartal kedua atau akhir Agustus kemarin, penerimaan retribusi dari tenaga kerja asing di Kabupaten Pasuruan mencapai Rp 1,611 Miliar. Jumlah ini tercatat 79,73 persen dari target yang ditetapkan yakni Rp 2,02 Miliar. Tri Agus Budiharto, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan melalui Bachtiar Perihatin, Kasi Penempatan dan Bursa Kerja mengatakan bahwa banyaknya Perusahaan Modal Asing (PMA) di Kabupaten Pasuruan turut mempekerjakan tenaga asing. Setiap tenaga asing ada retribusi notifikasi…

Selengkapnya...

76 TKA di Kabupaten Pasuruan Suntik Retribusi Rp 1,2 Miliar

76 TKA di Kabupaten Pasuruan Suntik Retribusi Rp 1,2 Miliar

BUGULKIDUL – Sepanjang 2019, Disnaker Kabupaten Pasuruan menarget bisa mendapatkan Rp 2 miliar dari retribusi Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA). Syukur, sampai semester pertama tahun ini sudah mencapai Rp 1,27 miliar. Atau sekitar 63 persen dari target. Sektretaris Disnaker Kabupaten Pasuruan Agus Hernawan mengatakan, banyaknya Perusahaan Modal Asing (PMA) di Kabupaten Pasuruan, turut mempertinggi adanya pekerja asing. Setiap tenaga asing ada retribusi IMTA yang rutin dibayar setiap bulan ke Disnaker. “Itu pun tergantung wilayah kerja…

Selengkapnya...

Warga Gending Ini 3 Kali Berangkatkan TKI Ilegal, Dapat Imbalan Segini

Warga Gending Ini 3 Kali Berangkatkan TKI Ilegal, Dapat Imbalan Segini

PAJARAKAN – Rudiyanto, 40, warga Randupitu, Kecamatan Gending ternyata tidak hanya sekali memberangkatkan pekerja keluar negeri dengan cara ilegal. Tersangka human trafficking atau perdagangan manusia itu, mengaku sudah tiga kali melakukannya. Menurut Rudiyanto, tiga orang itu semuanya berangkat atas permintaan sendiri. Mereka semua bekerja di Malaysia. Dan atas jasa tersebut, ia mendapatkan imbalan Rp 1 juta per orang. Hal itu, diungkap Rudiyanto di Mapolres Probolinggo. “Saya sudah tiga kali memberangkatkan orang. Itu saya lakukan atas…

Selengkapnya...

Polisi Fokus Cari Keberadaan Korban Trafficking asal Gending, Diduga Masih di Malaysia

Polisi Fokus Cari Keberadaan Korban Trafficking asal Gending, Diduga Masih di Malaysia

PAJARAKAN – Pihak Polres Probolinggo hingga Rabu (26/6) masih terus mencari keberadaan Intan Kandiyati, 26. Selain itu, pihak kepolisian juga mengaku mengindikasi ada pelaku lain dalam kasus human trafficking. Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto. Menurutnya, pihaknya masih terus melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut. Saat ini, pihaknya fokus kepada keberadaan korban karena keberadaan korban di Malaysia belum juga diketahui pihak keluarga. “Namun, korban di Malaysia kerja apa dan dimana, belum diketahui,” ujarnya saat…

Selengkapnya...

Pekerjakan Perempuan ke Luar Negeri Diam-Diam, Warga Gending Ditangkap

Pekerjakan Perempuan ke Luar Negeri Diam-Diam, Warga Gending Ditangkap

PAJARAKAN – Malam itu di bulan April 2014 adalah malam terakhir bagi pasutri Sukandi-Susiyati bertemu putrinya, Intan Kandiyati, 26. Saat itu, Intan pamit keluar rumah untuk membeli kue. Namun, hingga lima tahun berlalu, Intan tidak pulang ke rumahnya. Diduga, Intan yang tinggal di Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, itu jadi korban tindak kriminal perdagangan manusia atau human trafficking. Polres Probolinggo pun menangkap pelakunya, Rudiyanto, 40, warga Desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo yang telah ditetapkan…

Selengkapnya...

Ada 200 WNA di Kab Pasuruan, Hanya 12 yang Ajukan SKTT

Ada 200 WNA di Kab Pasuruan, Hanya 12 yang Ajukan SKTT

BANGIL – Jumlah warga negara asing (WNA) yang bekerja di wilayah Kabupaten Pasuruan cukup banyak. Mencapai kurang lebih 200 orang. Namun, tak semuanya memiliki Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) yang dikeluarkan Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan. Hanya ada belasan orang yang mengajukan SKTT setiap tahunnya. “WNA yang bekerja di sini (Kabupaten Pasuruan, Red) cukup banyak. Tapi, yang memiliki SKTT keluaran Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan sedikit,” ungkap Yudha Tri Widya Sasongko, kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan. Ia mencatat, hanya ada…

Selengkapnya...

Belum Ada Tenaga Kerja Asing di Kota Pasuruan Baru Ajukan Rekomendasi

Belum Ada Tenaga Kerja Asing di Kota Pasuruan Baru Ajukan Rekomendasi

PASURUAN – Keberadaan tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di perusahaan yang ada di Kota Pasuruan dipastikan tak bertambah. Sebab hingga saat ini Pemkot setempat belum menerima permintaan rekomendasi dari calon TKA baru. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pasuruan Mahbub Effendi menjelaskan, pihaknya mencatat jumlah TKA masih sama dengan tahun sebelumnya. “Masih tetap 3 orang. Mereka bekerja sejak tahun 2016,” kata dia. Lebih lanjut, ia merinci tiga TKA tersebut bekerja di perusahaan yang berbeda. Yakni…

Selengkapnya...
1 2