Harga Tembakau Makin Murah, Tapi Bukan karena Tembakau Luar Daerah

Harga Tembakau Makin Murah, Tapi Bukan karena Tembakau Luar Daerah

PAITON, Radar Bromo – Sejak beberapa pekan terakhir harga tembakau di Kabupaten Probolinggo semakin murah. Jika pada akhir Agustus lalu mencapai Rp 37 ribu per kilogram, kini hanya Rp 24 ribu per kilogram. Isunya, harga tembakau ini semakin murah karena ada dropping tembakau dari luar daerah, sehingga menekan harga tembakau di Kabupaten Probolinggo. Karenanya, Selasa (15/10) Pemkab Probolinggo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang tembakau. Sidak itu diikuti anggota DPR RI Hasan Aminuddin dan…

Selengkapnya...

Ajari Kelompok Petani Tembakau untuk Identifikasi Hama Sejak Dini

Ajari Kelompok Petani Tembakau untuk Identifikasi Hama Sejak Dini

DRINGU, Radar Bromo– Sebanyak delapan Kelompok tani di Kabupaten Probolinggo, mengikuti sekolah lapangan pengendalian hama terpadu. Ini ditujukan agar kelompok tani mampu mengindikasi hama sejak dini. Sehingga, gangguan hama bisa terminimalisir. Kedelapan kelompok tani itu yakni, Kelompok Tani Karya Bakti II, Desa Klampokan, Kecamatan Besuk; Kelompok Tani Sejahtera Mojolegi, Desa Mojolegi, Kecamatan Gading;  Kelompok Tani Cempiring Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton dan Kelompok Tani Sejahtera Bucor Wetan Desa Bucor Wetan Kecamatan Pakuniran. Selanjutnya, Kelompok Tani Timor…

Selengkapnya...

Awal Panen, Daun Tembakau Petani di Probolinggo Malah Kecil

Awal Panen, Daun Tembakau Petani di Probolinggo Malah Kecil

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Setelah memasuki masa awal tanam di musim kemarau, petani tembakau di Kabupaten Probolinggo mulai memasuki masa panen. Untuk masa panen saat ini, petani mengaku mengalami kerugian. Musim kemarau yang berlangsung mempengaruhi kualitas tembakaunya. Seperti yang disampaikan Samsul Hadi, 40, petani asal Desa Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar. Dia mengeluhkan panen yang sedang dilakukannya, akan mengalami kerugian. Penyebabnya, disebabkan kualitas daun yang tidak normal, alias kecil. “Saya panen pertama, daunnya kecil-kecil tidak seperti…

Selengkapnya...

Luas Areal Tanam Tembakau di Kabupaten Probolinggo Stagnan

Luas Areal Tanam Tembakau di Kabupaten Probolinggo Stagnan

KRAKSAAN – Musim tanam tembakau tahun ini di Kabupaten Probolinggo segera dimulai. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo telah menetapkan luas areal tanamnya. Jumlahnya sama dengan tahun 2018, sekitar 10.774 hektare. Kasi Tanaman Perkebunan Semusim DKPP Kabupaten Probolinggo Evi Rosellawati mengatakan, luas areal tanam tembakau tahun ini tidak berbeda. Sebab, banyak petani yang tidak beralih menanam yang lainnya. Mereka tetap fokus untuk menanam tembakau. “Tidak berubah sama saja dengan tahun sebelumnya. Tahun ini…

Selengkapnya...

Hore…. Harga Tembakau Tahun Ini Lebih Stabil

Hore…. Harga Tembakau Tahun Ini Lebih Stabil

KREJENGAN – Para petani tembakau di Kabupaten Probolinggo, tahun ini bisa semringah. Sebab, harga tembakau rajang lebih stabil dibanding tahun 2017. Sejak sebulan terakhir, harga tembakau di tingkat petani mencapai Rp 40 ribu per kilogram. “Harga bergantung kualitas. Kalau warnanya terang kuning keemasan harganya Rp 40 ribu. Kalau warnanya agak gelap, harganya Rp 38 ribu per kilogram,” ujar salah seorang petani tembakau asal Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Hambali, 56. Menurutnya, tahun ini harga tembakau lebih…

Selengkapnya...

Harga Tembakau Naik, Ini Pemicunya

Harga Tembakau Naik, Ini Pemicunya

PAITON – Sebagian gudang tembakau di wilayah Kabupaten Probolinggo mulai buka. Harga tembakau pun merangkak naik. Jika saat panen pertama hanya Rp 25 ribu, kini menjadi Rp 34 ribu per kilogram. Hal itu seperti disampaikan Niman, 50, buruh tani tembakau, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton. “Saat panen pertama, daun paling bawah yang dipanen. Jadi, harganya murah. Sekarang panen daun yang tengah, jadi lebih mahal. Tambah ke atas, tambah mahal. Targetnya bisa panen empat kali,” tuturnya….

Selengkapnya...

Pastikan Tak Over Produksi Tembakau, Ini Penyebabnya

Pastikan Tak Over Produksi Tembakau, Ini Penyebabnya

DRINGU – Luas areal tanam tembakau di Kabupaten Probolinggo, tahun ini direncanakan mencapai 10.774 hektare. Hingga Juli 2018, realisasinya hanya mencapai 82,70 persen. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo menyebut, realisasi itu sudah maksimal. Sehingga, tidak ada penambahan luas areal tanam tembakau lagi tahun ini. Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengatakan, 82,70 persen itu sudah lebih dari cukup untuk penanaman tembakau tahun ini. Hal itu bukan tanpa alasan. Melainkan, untuk menstabilkan…

Selengkapnya...