Usai Tahan Pasutri, Polisi Hentikan Penyelidikan Sertifikat Tanah Palsu

Usai Tahan Pasutri, Polisi Hentikan Penyelidikan Sertifikat Tanah Palsu

PURWODADI, Radar Bromo – Langkah penyelidikan polisi atas kasus sertifikat tanah palsu, akan berakhir di Nursiati, 44 dan Syamsul Arifin, 41. Polisi kemungkinan tak bisa menambah tersangka lagi selain pasutri warga Dusun Rejopasang, Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi. Penyebabnya, pembuat sertifikat tanah sudah meregang nyawa. Sebelumnya, Nursiati dan Syamsul Arifin dibekuk Selasa (21/1). Keduanya tersandung kasus penipuan yang diawali dengan perkara utang Rp 60 juta. Pasutri ini sempat menaruh jaminan berupa sertifikat tanah palsu. Saat unit…

Selengkapnya...

Utang Rp 60 Juta, Pasutri di Purwoadi Ini Jaminkan Sertifikat Palsu, Akhirnya Dibekuk Polisi

Utang Rp 60 Juta, Pasutri di Purwoadi Ini Jaminkan Sertifikat Palsu, Akhirnya Dibekuk Polisi

PURWODADI, Radar Bromo – Pasangan suami-istri (pasutri) Nursiati, 44 dan Syamsul Arifin, 41, diamankan Polsek Purwodadi. Mereka diamankan setelah diketahui menjaminkan sertifikat tanah palsu untuk berutang. Petugas Buser Polsek Purwodadi mengamakan keduanya Selasa (21/1) pukul 18.00 di rumah mereka. Yaitu di Dusun Rejopasang, Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Kanit Reskrim Polsek Purwodadi Aiptu Joko Santoso menjelaskan, peristiwa itu berawal pada Mei 2018. Saat itu mereka berutang uang Rp 60 juta pada Sartini, 35, warga…

Selengkapnya...