Tempat Karaoke di Hotel Tampiarto Akhirnya Dibongkar  

Tempat Karaoke di Hotel Tampiarto Akhirnya Dibongkar   

MAYANGAN, Radar Bromo– Tempat karaoke di Hotel Tampiarto, Kota Probolinggo, akhirnya dibongkar. Pembongkaran dilakukan pihak karaoke dengan diawasi petugas Satpol PP Kota Probolinggo. Pembongkaran itu sendiri dilakukan Rabu (15/1) sekitar pukul 22.00.  Sayangnya, hingga Kamis (16/1) pukul 18.00, pihak manajemen Karaoke Tampiarto Arie Hafis Ashari belum bisa memberikan keterangan. Wartawan Jawa Pos Radar Bromo mengonfirmasi Arie, namun tidak ada jawaban. Kasatpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, pembongkaran itu merupakan tindak lanjut dari penandatanganan surat…

Selengkapnya...

Bolos, 19 Pelajar di Probolinggo Diciduk, 1 Simpan Video Porno    

Bolos, 19 Pelajar di Probolinggo Diciduk, 1 Simpan Video Porno      

KANIGARAN, Radar Bromo – Tidak hanya kedapatan bolos. Seorang pelajar di Kota Probolinggo juga kedapatan menyimpan video porno di HP miliknya. Hal itu diketahui usai petugas Satpol PP Kota Probolinggo menggelar razia, Selasa (14/1). Tidak sendirian, pelajar sebuah SMK di kota ini diamankan bersama 18 pelajar yang lain. Mereka juga para pelajar SMK. Ada yang berasal dari SMK negeri, ada pula yang berasal dari SMK swasta. Mereka semua diamankan karena kedapatan membolos atau berada di…

Selengkapnya...

Diduga Selingkuh di Areal JLU Probolinggo, Kembali Diciduk Satpol PP

Diduga Selingkuh di Areal JLU Probolinggo, Kembali Diciduk Satpol PP

MAYANGAN, Radar Bromo – Seorang perempuan terlihat marah dan menangis di markas Satpol PP Kota Probolinggo, Minggu (3/11) dini hari. Sambil menggendong anaknya yang masih berusia sekitar 3 tahun, perempuan itu marah kepada suaminya yang berinisial S. Dini hari itu, S diamankan anggota Satpol PP karena tepergok berduaan dengan perempuan berinisial SA. Diketahui, SA juga sudah mempunyai suami. S dan SA tepergok anggota Satpol PP berduaan di tempat sepi di areal tambak di Jalan Lingkar…

Selengkapnya...

Amankan 10 Gepeng-Anjal-ODGJ di Jalanan Kota Probolinggo

Amankan 10 Gepeng-Anjal-ODGJ di Jalanan Kota Probolinggo

KANIGARAN, Radar Bromo – Banyaknya gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan (anjal) di Kota Probolinggo, menjadi perhatian serius Satpol PP. Rabu (9/10), aparat penegak peraturan daerah itu merazia mereka. Hasilnya, ada 10 orang yang diamankan. Selain gepeng dan anjal, dari 10 orang itu juga ada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Mereka diamankan dari sejumlah tempat berbeda. Di antaranya, dari Perempatan Randu Pangger, Pilang, Brak, dan Pertigaan Pertokoan King. Mereka langsung dibawa ke Shelter Dinas…

Selengkapnya...

Razia Babian-Blok Penangan Probolinggo, Temukan 3 PSK Terinfeksi HIV

Razia Babian-Blok Penangan Probolinggo, Temukan 3 PSK Terinfeksi HIV

MAYANGAN, Radar Bromo – Tiga PSK dipastikan terjangkit HIV, sedangkan tujuh lainnya negatif. Petugas Dinkes Kota Probolinggo memastikan hal itu setelah memeriksa mereka, Rabu (18/9) siang, di shelter milik Dinsos Kota Probolinggo di Jalan Mastrip. Sepuluh PSK itu dirazia Satpol PP Kota Probolinggo saat operasi pekat, Selasa (17/9) malam. Mereka dirazia di barat Pasar Mangunharjo (Babian) dan Blok Penangan, Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran. Selanjutnya, 10 PSK itu dibawa ke shelter Dinsos bersama 13 orang lainnya….

Selengkapnya...

Tertibkan Puluhan Reklame Tak Berizin di Tempat Strategis

Tertibkan Puluhan Reklame Tak Berizin di Tempat Strategis

MAYANGAN, Radar Bromo – Sebanyak 50 reklame di sejumlah tempat strategis di Kota Probolinggo ditertibkan. Senin (9/9), penertiban dilakukan karena puluhan reklame itu diketahui tak berizin atau masa izinnya sudah habis Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kota Probolinggo Hendra Kusuma mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perizinan. Yakni, terkait dengan penindakan reklame yang tidak berizin dan habis masa berlaku izinnya. Penertiban ini dilakukan di sejumlah titik strategis. Seperti di Simpang Empat Brak, Simpang Empat…

Selengkapnya...

Satpol PP Butuh Tambahan 80 Personel Supaya Bisa Maksimal Bertugas

Satpol PP Butuh Tambahan 80 Personel Supaya Bisa Maksimal Bertugas

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Upaya Satpol PP untuk melakukan tindakan terhadap pelanggar perda di Kota Probolinggo, memang harus ditingkatkan. Hanya saja, kendalanya aalah jumlah personel Satpol PP yang sejauh ini terbilang belum ideal. OPD ini membutuhkan paling tidak 80 personil tambahan untuk mencapai jumlah personel yang ideal. Hal ini diungkapkan Agus Efendi, kepala Satpol PP Kota Probolinggo dalam rapat Banggar Selasa malam (20/8). “Dengan luas Kota Probolinggo, idealnya jumlah personel Satpol PP ada 250 orang….

Selengkapnya...

Dewan Usul Tindak Pembeli supaya PKL Tak Balik Kucing

Dewan Usul Tindak Pembeli supaya PKL Tak Balik Kucing

KANIGARAN, Radar Bromo– Dewan di DPRD Kota Probolinggo, juga ikut menyoroti soal maraknya PKL di Jalan Cokroaminoto dan Mastrip. AgarPKL tak balik kucing dan seakan meremehkan petugas, dewan mengusulkan supaya tak hanya PKL-nya yang ditindak. Tapi juga pembeli yang datang ke PKL. Hal ini diungkapkan oleh Agus Rianto, anggota dewan yang juga Banggar dari Fraksi PDIP. “Persoalan PKL di Mastrip dan Cokroaminoto ini tidak hanya soal pemindahan atau relokasi saja. Ini adalah persoalan akses pembeli …

Selengkapnya...

DKUPP Usulkan Tempat Baru untuk Relokasi PKL Cokro-Siaman

DKUPP Usulkan Tempat Baru untuk Relokasi PKL Cokro-Siaman

KANIGARAN, Radar Bromo – Banyaknya PKL yang berjualan di pinggir jalan di Kota Probolinggo, sejatinya sudah lama menjadi perhatian Pemkot. Sebab, keberadaan mereka selain menyalahi aturan, juga sering mengganggu arus lalu lintas. Karenanya, Pemkot berusaha merelokasi mereka. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo Gatot Wahyudi mengaku, pihaknya tengah mencari tempat untuk pedagang yang berjualan di pinggir jalan dan tempat terlarang. “Kami rapat dengan Bagian Aset dan Sekda (Sekretaris Daerah), serta…

Selengkapnya...

Sering Dirazia, PKL di Jalan Cokro-Siaman Tak Keder

Sering Dirazia, PKL di Jalan Cokro-Siaman Tak Keder

KANIGARAN, Radar Bromo – Sering dirazia Satpol PP, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Prajurit Siaman Kota Probolinggo, tidak keder. Bahkan, mereka mengaku akan tetap berjualan seperti biasa di tempat yang sama. Alasannya, mereka tidak memiliki tempat lain untuk berjualan. Karenanya, mereka meminta Pemkot mencarikan tempat berjualan. Serta, tidak hanya mengusir pedagang dan tidak mencarikan solusi. Hal ini diungkapkan sejumlah pedagang buah dan kerupuk ketika dirazia Satpol PP, kemarin (14/8). Salah seorang penjual buah di…

Selengkapnya...
1 2 3 4