Karyawan Warung-Restoran Ketar-ketir Tak Diperkerjakan Lagi saat Tempat Usaha Sepi Imbas Tol (3-Habis)

Karyawan Warung-Restoran Ketar-ketir Tak Diperkerjakan Lagi saat Tempat Usaha Sepi Imbas Tol (3-Habis)

Adanya tol Trans Jawa ibarat 2 sisi yang saling berlawanan. Ada yang diuntungkan dan ada yang dirugikan. Tak hanya pemilik rumah makan di Pasuruan. Di Probolinggo, sejumlah restoran di jalur pantura juga mengalami omzet menurun. ———— Situasi rumah makan di jalur Pantura Probolinggo tidak seramai tahun-tahun lalu. Tidak ada lagi kendaraan pengunjung yang terparkir untuk sekedar makan siang sebelum melanjutkan perjalanan. Jalur Pantura tidak lagi menjadi satu-satunya akses jalan menuju kota-kota di Jawa Timur. Dibukanya…

Selengkapnya...

Sentra Produk Unggulan Juga Ikut Makin Sepi setelah Beroperasinya Tol Trans Jawa

Sentra Produk Unggulan Juga Ikut Makin Sepi setelah Beroperasinya Tol Trans Jawa

Di Kecamatan Bangil, Sentra Produk Unggulan di Kelurahan Pogar, paling merasakan dampak negatif dari beroperasinya tol Trans Jawa di jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo. Namun, makanan khas lokal tetap diburu pelancong. ————– Tak hanya rumah makan di Kota Pasuruan yang terkena imbas beroperasinya tol Trans Jawa di jalur Pantura Pasuruan – Probolinggo. Sentra Produk Unggulan di Pogar, Kecamatan Bangil, mengalami penurunan jumlah pengunjung yang cukup drastis. Bahkan, sampai 60 persen. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, tempat…

Selengkapnya...

Omzet Rumah Makan di Jalur Pantura Turun setelah Beroperasinya Tol Trans Jawa (1-Bersambung)

Omzet Rumah Makan di Jalur Pantura Turun setelah Beroperasinya Tol Trans Jawa (1-Bersambung)

Tak hanya UMKM yang mengeluhkan sepinya pembeli pada Lebaran tahun ini. Sejumlah rumah makan yang ada di jalur pantura Pasuruan-Probolinggo, mengeluhkan hal serupa. Beroperasinya tol Trans Jawa yang melewati jalur pantura, dituding sebagai salah satu penyebabnya. —————— Arus lalu lintas setelah mudik Lebaran mulai normal di jalur Pantura di Pasuruan. Jumlah kendaraan yang melintas pun masih banyak. Namun, tahun ini arus mudik dan balik Lebaran tidak lagi seramai dulu. Setidaknya, itulah yang dirasakan sejumlah rumah…

Selengkapnya...

PHRI Kab Probolinggo Keluhkan Hotel dan Restoran Makin Sepi

PHRI Kab Probolinggo Keluhkan Hotel dan Restoran Makin Sepi

KRAKSAAN – Lebaran tahun ini, lebih sepi dari tahun-tahun sebelumnya. Inilah yang dirasakan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Probolinggo. Tingkat okupansi atau hunian hotel menurun. Demikian juga kunjungan ke restoran, ikut menurun. Penurunannya, bahkan sampai 30 persen. Ketua PHRI Kabupaten Probolinggo Digdoyo Djamaluddin menyebut, banyak faktor yang menyebabkan sepinya bisnis hotel dan restoran saat ini. Salah satunya, karena banyak wisatawan yang hanya transit. “Memang sekarang marak wisatawan transit. Jika dibandingkan tahun lalu, lebih ramai…

Selengkapnya...