Ramadan, Jumlah Wisatawan di Pasuruan Menurun

Ramadan, Jumlah Wisatawan di Pasuruan Menurun

WINONGAN – Ramadan 1440 Hijriah, turut berpengaruh terhadap kunjungan wisata di Kabupaten Pasuruan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan mencatat, selama Ramadah jumlah pengunjung wisata alam menurun. Kabid Destinasi Wisata Disparbud Kabupaten Pasuruan Endang Pudjiati mengatakan, trennya setiap Ramadan ada penurunan kunjungan wisata alam. Seperti, ke wisata Pemandian Alam Banyu Biru. “Masyarakat ada kecenderungan menahan diri untuk berenang. Sehingga, memilih tidak berwisata ke Pemandian Alam Banyu Biru,” ujarnya. Penurunan jumlah pengunjung ini juga berdampak…

Selengkapnya...

Titik Bertambah, Naikkan Target Retribusi Wisata

Titik Bertambah, Naikkan Target Retribusi Wisata

PASURUAN – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan menaikkan target PAD dari retribusi tempat wisata tahun ini. Jika tahun lalu ditarget Rp 700 juta, tahun ini meningkat menjadi Rp 800 juta. Keputusan menaikkan target PAD, menurut Kepala Disbudpar Agung Maryono, salah satunya karena bertambahnya jumlah titik retribusi dari PAD di tempat wisata. Pada 2018, ada titik baru wisata yang menjadi sumber retribusi tambahan. Mulai pertengahan tahun lalu, titik wisata baru ini dikenai retribusi. Namun,…

Selengkapnya...

Tahun Depan Retribusi Dua Tempat Wisata Hanya Dinaikkan Segini Oleh Pemkab

Tahun Depan Retribusi Dua Tempat Wisata Hanya Dinaikkan Segini Oleh Pemkab

BANGIL – Pemkab berencana untuk menaikkan perolehan PAD dari sektor retribusi. Hanya saja, kenaikan yang didapatkan, tak terlampau signifikan. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Agung Maryono mengungkapkan, target retribusi tahun ini diancang-ancang bisa mencapai Rp 700 juta. Perolehan PAD tersebut didapatkan dari beberapa icon wisata yang ada di Kabupaten Pasuruan. Selain Banyubiru dan Ranu Grati, perolehan PAD dari retribusi wisata itu, juga ditargetkan bisa didapatkan dari kawasan wisata Bromo-Tengger. “Sejauh ini, target tersebut sudah terealisasi…

Selengkapnya...

Retribusi Tiga Tempat Wisata Capai Rp 608 juta, Banyubiru Paling Besar

Retribusi Tiga Tempat Wisata Capai Rp 608 juta, Banyubiru Paling Besar

PASURUAN – Bertambahnya satu lokasi baru untuk retribusi wisata di Kabupaten Pasuruan iIkut berkontribusi pada pemasukan retribusi tempat wisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan. Sampai 23 September lalu, tercatat penerimaan sudah mencapai Rp 608 juta. Agung Maryono, Kepala Disparbud Kabupaten Pasuruan mengatakan, selain 2 tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan yaitu Danau Ranu Grati dan Pemandian alam Banyu biru, per Juli lalu juga mulai ditarik wisatawan yang masuk ke Tosari…

Selengkapnya...

Rp 1,5 Miliar untuk Perawatan Sarana Wisata di Ranu Grati-Banyubiru

Rp 1,5 Miliar untuk Perawatan Sarana Wisata di Ranu Grati-Banyubiru

BANGIL – Perawatan sarana di tempat wisata Banyubiru dan Ranu Grati, menjadi perhatian serius Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pasuruan. Karenanya, Dinas Pariwisata dan Budaya mengajukan anggaran Rp 1,5 miliar untuk kegiatan tahun depan ini. Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pasuruan Agung Maryono mengaku, akan lebih memprioritaskan perawatan sarana wisata di Banyubiru dan Ranu Grati dibanding menambah sarana. “Kami belum berencana menambah sarana. Karena yang akan kami prioritaskan perawatan sarana yang sudah ada,” ujarnya….

Selengkapnya...
1 2