Pembangunan SDN Gentong Tetap Jalan, Yakin Anggaran di Pusat Tak Kena Refocusing

Pembangunan SDN Gentong Tetap Jalan, Yakin Anggaran di Pusat Tak Kena Refocusing

Meski saat ini sudah ada ruang kelas belajar sementara (RKBS), namun gedung permanen sangat diperlukan.

Selengkapnya...

Pastikan Pembangunan SDN Gentong Dilakukan Tahun Ini

Pastikan Pembangunan SDN Gentong Dilakukan Tahun Ini

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah berencana membangun kembali bangunan SDN Gentong setelah insiden ambruknya empat ruang kelas pada 2019 lalu. Pembangunan gedung sekolah itu hanya menunggu waktu. Sebab, rencananya pemerintah akan membangun gedung itu tahun ini. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif menuturkan, rencana itu diperkuat dengan datangnya tim dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur beberapa waktu lalu. “Sesuai dengan rencana, memang akan dibangun tahun ini. Pekan kemarin ada tim…

Selengkapnya...

Dua Terdakwa Kasus SDN Gentong Divonis 3 Tahun Penjara, Langsung Setuju

Dua Terdakwa Kasus SDN Gentong Divonis 3 Tahun Penjara, Langsung Setuju

PASURUAN, Radar Bromo – Kasus SDN Gentong ambruk telah memasuki babak akhir. Dua terdakwa akhirnya divonis 3 tahun pidana penjara. Sidang pembacaan putusan itu berlangsung melalui telekonferensi Kamis (9/4). Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, terdakwa Dedy Maryanto dan Sutaji Efendi, mengikuti sidang dari Lapas IIB Pasuruan. Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Rahmat Dahlan mengatakan, kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 359 jo pasal 55 ayat 1 KUHP jo…

Selengkapnya...

Terdakwa Kasus SDN Gentong Tetap Berpegang Pada Pleidoi

Terdakwa Kasus SDN Gentong Tetap Berpegang Pada Pleidoi

PASURUAN, Radar Bromo– Untuk kali pertama, sidang lanjutan SDN Gentong ambruk digelar berbeda. Para terdakwa tidak lagi berada di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Pasuruan. Melainkan tetap berada di Lapas IIB Pasuruan. Hanya Majelis Hakim yang diketuai Rahmat Dahlan saja yang ada di ruang sidang. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tetap berada di kantor Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan. Sidang berlangsung dengan menggunakan fasilitas telekonferensi. Kamis (2/4) sidang digelar dengan agenda tanggapan para terdakwa. Dedy Maryanto…

Selengkapnya...

Dua Terdakwa SDN Gentong Minta Maaf, Tak Berniat Main-Main

Dua Terdakwa SDN Gentong Minta Maaf, Tak Berniat Main-Main

PASURUAN, Radar Bromo – Kedua terdakwa kasus ambruknya empat ruang kelas SDN Gentong, meminta maaf atas kelalaian yang mereka lakukan. Mereka bahkan bersumpah tak memiliki niat bermain-main dalam mengerjakan rehabilitasi ruang kelas itu, pada 2012. Hal itu disampaikan terdakwa Dedy Maryanto dengan didampingi terdakwa Sutaji Efendi, Senin (9/3). Mereka menyampaikan hal itu saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi di Pengadilan Negeri Pasuruan. Sidang berlangsung cukup singkat. Nota pembelaan yang dibacakan terdakwa bertulisan tangan sebanyak dua…

Selengkapnya...

Dua Terdakwa Kasus Ambruknya Empat Atap Kelas SDN Gentong Dituntut 3,5 Tahun

Dua Terdakwa Kasus Ambruknya Empat Atap Kelas SDN Gentong Dituntut 3,5 Tahun

PASURUAN, Radar Bromo – Dua terdakwa kasus ambruknya empat ruang kelas SDN Gentong Kota Pasuruan, sama-sama dituntut 3 tahun 6 bulan atau 3,5 tahun. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Pasuruan saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pasuruan, Senin (2/3). Kedua terdakwa, Dedy Maryanto, 39 dan Sutaji Efendi, 56, yang hadir dalam persidangan itu mendengarkan dengan serius pembacaan tuntutan. Mereka pun tertunduk lesu setelah tuntutan dibacakan. JPU Suci Anggraeni dalam surat tuntutannya…

Selengkapnya...

Pasrah, Dua Terdakwa SDN Gentong Tak Hadirkan Saksi Meringankan

Pasrah, Dua Terdakwa SDN Gentong Tak Hadirkan Saksi Meringankan

PASURUAN, Radar Bromo¬†– Sidang lanjutan kasus atap SDN Gentong ambruk, Senin (24/2) berlangsung ringkas. Kedua terdakwa dalam perkara kelalaian yang mengakibatkan kematian itu benar-benar pasrah. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pasuruan kemarin, sedianya kedua terdakwa diberi hak mengajukan a de charge atau saksi yang meringankan. Setelah membuka sidang, Ketua Majelis Hakim Rahmat Dahlan menanyakan kedua terdakwa soal saksi a de charge. Namun Dedy Maryanto dan Sutaji Efendi yang menjadi terdakwa dalam perkara ini, menyatakan…

Selengkapnya...

Dua Terdakwa Ambruknya Atap SDN Gentong Diberi Hak Ajukan Saksi Meringankan

Dua Terdakwa Ambruknya Atap SDN Gentong Diberi Hak Ajukan Saksi Meringankan

PASURUAN, Radar Bromo – Meski tak didampingi penasihat hukum, dua terdakwa kasus SDN Gentong ambruk tetap diberi hak di persidangan. Salah satunya menghadirkan saksi a de charge atau saksi meringankan. Karena itu, terdakwa Dedy Maryanto dan Sutaji Efendi diberi kelonggaran waktu. Sidang ditunda selama sepekan. Dengan maksud, agar dua terdakwa bisa menyiapkan saksi a de charge. Biasanya, sidang perkara kelalaian yang menyebabkan kematian itu digelar maraton. Selama ini, sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN)…

Selengkapnya...
1 2 3 6