Sudah 6 Bulan, Realisasi PAD Kab Probolinggo Masih di Bawah 50 Persen

Sudah 6 Bulan, Realisasi PAD Kab Probolinggo Masih di Bawah 50 Persen

DRINGU – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo, selama separo tahun anggaran masih di bawah 50 persen. DPRD Kabupaten Probolinggo pun mendesak evaluasi karena capaian ini dinilai masih rendah. Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, Pemkab Probolinggo menargetkan PAD tahun ini sekitar Rp 233 miliar. Namun, hingga separo tahun anggaran berjalan, capaian realisasi PAD baru sekitar Rp 99,5 miliar atau 43 persen dari target. Artinya, target PAD masih kurang Rp 233 miliar….

Selengkapnya...

Dorong Tingkatkan PAD dari Parkir

Dorong Tingkatkan PAD dari Parkir

BANGIL – Proyeksi pendapatan yang diusung Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan dinilai masih terlalu rendah. Tahun ini, Dishub menargetkan pendapatan Rp 10 miliar. Target itu dinilai target cari aman. Sebab, masih di bawah target P-APBD 2018 lalu. Kritikan itu disampaikan oleh Nik Sugiharti, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan saat rapat kerja pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018, Senin (1/7). Menurut Nik, peluang untuk memburu target lebih tinggi sejatinya bisa dilakukan Dishub Kabupaten Pasuruan. Sebab,…

Selengkapnya...

Begini Upaya Pemkab Probolinggo untuk Dongkrak PAD dari Reklame

Begini Upaya Pemkab Probolinggo untuk Dongkrak PAD dari Reklame

KRAKSAAN – Pemkab Probolinggo terus berupaya menaikkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya, dari sektor pajak reklame. Selama ini, sumbangan PAD pajak reklame tidak terlalu besar. Bahkan, tahun ini melalui APBD 2019, target pajak reklame hanya Rp 750 juta. Karena itu, pihaknya akan menaikkan target pajak reklame itu nanti di P-APBD 2019. Perkirakaan kenaikan target pajak reklame sekitar Rp 100 juta. Sehingga, dalam setahun pajak reklame ditargetkan sumbang PAD sekitar Rp 850 juta. Kepala Badan…

Selengkapnya...

Kuartal Pertama Penerimaan BPHTB di Kab Pasuruan Masih Minim

Kuartal Pertama Penerimaan BPHTB di Kab Pasuruan Masih Minim

BANGIL – Sampai kuartal pertama atau akhir April lalu, penerimaan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) atau transaksi jual beli tanah di Kabupaten Pasuruan masih minim. Dari target yang ditetapkan sebesar Rp 106,1 Miliar, masih terealisasi Rp 17,7 Miliar. Mokhammad Syafi’i, Kabid Pendataan, Penetapan dan Pelaporan BKD Kabupaten Pasuruan mengatakan, secara persentase penerimaan, Pajak BPHTB memang masih minim. Ini lantaran dari Rp 17,7 Miliar masih 16,69 persen dari target Rp 106,1 Miiliar. “Idealnya…

Selengkapnya...

Target PBB Kab Probolinggo Rp 16 M, Baru Terealisasi Rp 862 Juta

Target PBB Kab Probolinggo Rp 16 M, Baru Terealisasi Rp 862 Juta

KRAKSAAN – Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang begitu besar di Kabupaten Probolinggo. Tahun ini, Pemkab Probolinggo menargetkan memperoleh PBB sekitar Rp 16 miliar. Namun, sejauh ini baru terealisasi sekitar 5,4 persen atau Rp 862 juta. Karenanya, target PBB yang harus dikejar masih sangat tinggi. Sedangkan, waktu tahun anggaran saat ini sudah memasuki bulan Mei. Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kabid Pendapatan Susilo mengatakan, sesuai penetapan…

Selengkapnya...

Target Pendapatan Usaha Jasa Terminal Stagnan

Target Pendapatan Usaha Jasa Terminal Stagnan

PANDAAN – Jasa usaha terminal dilapangan juga menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan. Di tahun ini, target PAD yang dipatok sama dengan tahun lalu atau stagnan. Besarannya hanya sebesar Rp 19 juta. Pemasukan yang dikelola Dishub setempat tersebut di 2017 lalu, ditarget Rp 31.000.000 dan realisasinya mencapai Rp 33.966.000. Kemudian di 2018 targetnya menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, hanya Rp 19.000.000 saja. Untuk realisasinya ditahun yang sama Rp 23.389.500. “PAD…

Selengkapnya...

Target PAD Izin Trayek di Dinas Perhubungan Stagnan, Tahun Ini Cuma Segini

Target PAD Izin Trayek di Dinas Perhubungan Stagnan, Tahun Ini Cuma Segini

PANDAAN – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan cukup beragam. Selain parkir, pengujian kendaraan bermotor, tempat parkir khusus, ada juga izin trayek. Khusus untuk izin trayek ini, pada 2017 lalu Dishub menargetkan mendapatkan PAD Rp 14.452.000, tapi hanya terealisasi Rp 10.800.000. Tahun kemarin, hanya menarget Rp 12.532.000, syukur terealisasi Rp 12.600.000. Ternyata, target tahun ini stagnan. “Potensi PAD izin trayek tetap kami maksimalkan. Nilainya sama dengan tahun lalu, tidak naik…

Selengkapnya...
1 2