Hibah Alat Tangkap Khusus Nelayan Ramah Lingkungan

Hibah Alat Tangkap Khusus Nelayan Ramah Lingkungan

BANGIL, Radar Bromo – Menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, membuat nelayan berpeluang untuk mendapatkan hibah alat tangkap. Di akhir tahun ini, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, telah mengusulkan 6 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan untuk mendapatkan hibah alat tangkap. Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi, mengatakan hibah alat tangkap diberikan kepada nelayan yang sudah menggunakan alat tangkap ramah lingkungan. Karenanya, bagi yang masih kurang ramah lingkungan, justru tidak bisa mendapatkannya. “Pemberian hibah ini…

Selengkapnya...

Cuaca Ekstrem, Tangkapan Ikan Nelayan di Kab Probolinggo Menurun

Cuaca Ekstrem, Tangkapan Ikan Nelayan di Kab Probolinggo Menurun

DRINGU, Radar Bromo – Kemarau dan cuaca ekstrem berdampak pada hasil tangkapan ikan nelayan Kabupaten Probolinggo. Sejumlah nelayan enggan melaut karena hasil tangakapannya menurun. Penurunan jumlah tangkapan ini diungkapkan oleh Ketua Kelompok Nelayan KUB Trisno Bakti Kabupaten Probolinggo Wagianto. Menurutnya, cuaca panas seperti saat ini mempengaruhi hasil tangkapan ikan. “Hasil tangkapan menurun, ikan cenderung berlidung di karang. Nanti saat mulai ada hujan, hasil tangkapan nelayan bisa meningkat,” ujarnya. Pernyataan serupa disampaikan nelayan asal Kelurahan/Kecamatan Mayangan,…

Selengkapnya...

Minim Peminat, Tahun Ini Kabupaten Pasuruan Tak Dapat Kuota Pelatihan ABK

Minim Peminat, Tahun Ini Kabupaten Pasuruan Tak Dapat Kuota Pelatihan ABK

BANGIL, Radar Bromo – Minimnya minat nelayan Kabupaten Pasuruan untuk mengikuti pelatihan Surat Keterampilan dan Kecakapan (SKK), membuat tahun ini tidak mendapatkan kuota pelatihan dari Pemerintah Pusat. Namun, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan tetap memberikan pelatihan keselamatan kerja. Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi mengatakan, tahun lalu Kementerian Perhubungan memberikan alokasi pelatihan SKK. Banyaknya 600 kuota nelayan di Pasuruan dan sekitarnya. “Sayang dari kuota tersebut, nelayan di sini kurang minat, bahkan yang mendaftar…

Selengkapnya...

Gili Probolinggo Paling Rawan Alat Tangkap Terlarang

Gili Probolinggo Paling Rawan Alat Tangkap Terlarang

DRINGU, Radar Bromo – Penggunaan pukat hela dan pukat tarik dalam menangkap ikan di laut dinyatakan terlarang. Namun, nelayan Kabupaten Probolinggo masih berpotensi menggunakannya. Karenanya, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo terus berupaya melakukan pembinaan. Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiyanto mengatakan, ada beberapa daerah di Kabupaten Probolinggo yang masuk sangat rawan dan berpotensi menggunakan alat tangkap terlarang. “Alat tangkap yang dilarang ini diatur dalam Peraturan Menteri Perikanan Nomor…

Selengkapnya...

Meski Dibayangi Cuaca Buruk, Nelayan Mayangan Tetap Melaut

Meski Dibayangi Cuaca Buruk, Nelayan Mayangan Tetap Melaut

MAYANGAN – Sejak beberapa bulan terakhir di wilayah perairan Kota Probolinggo, kerap terjadi hujan. Namun, kondisi ini tak menyurutkan langkah sebagian nelayan untuk tetap melaut. Mereka tetap melaut demi dapurnya tetap ngebul. Seperti yang diungkapkan salah satu anak buah kapal jonggrang, Farkhan, 29. Menurutnya, dalam kondisi hujan ataupun tidak, tak berpengaruh terhadap aktivitasnya sebagai nelayan. Apalagi, area penangkapan ikan dengan kapal jonggrang tidak sampai ke luar dari laut Jawa. “Di laut Jawa ombaknya tidak begitu…

Selengkapnya...

TPI Sulit Dioperasikan, Nelayan Terjebak Harga Tengkulak

TPI Sulit Dioperasikan, Nelayan Terjebak Harga Tengkulak

BANGIL – Rencana Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan untuk kembali mengaktifkan 4 Tempat Pelelangan Ikan (TPI) masih sulit terealisasi. Ini lantaran nelayan masih enggan berjualan di TPI, lantaran kesulitan modal. Selama ini para nelayan menjual hasil tangkapan ke tengkulak. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Slamet Nurhandoyo mengatakan, pihaknya sejatinya ingin segera mengaktifkan 4 TPI yang ada di Kabupaten Pasuruan. Maklum, sudah lebih dari 10 tahun, TPI sudah mati suri. Keempat TPI itu berada di Desa Kedawang…

Selengkapnya...

Purnama, Nelayan Masih Enggan Melaut

Purnama, Nelayan Masih Enggan Melaut

MAYANGAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Surabaya memperkirakan tinggi gelombang di laut Jawa dan Madura hingga dua hari ke depan akan landai. Yakni, antara 1,25 meter hingga 2,5 meter. Namun, sejauh ini banyak nelayan di Kota Prooblinggo yang masih enggan melaut. Alasannya, kini bukan karena gelombang. Namun, mereka enggan melaut karena menilai saat ini ikan masih jarang karena bulan purnama. Seperti diungkapkan salah satu anak buah kapal, Abdul Wahid, 39. Warga Kelurahan Sukabumi,…

Selengkapnya...