Terlambat Dikirim, Nelayan di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kesulitan Solar

Terlambat Dikirim, Nelayan di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kesulitan Solar

MAYANGAN, Radar Bromo – Sejumlah nelayan di Kota Probolinggo resah. Mereka kesulitan untuk mendapatkan solar bersubsidi sebagai bahan bakar utama kapalnya untuk melaut. Bukan minimnya stok, namun keterlambatan pengiriman. Seperti yang diungkapkan salah satu petugas kapal penyeberangan dari Kota Probolinggo menuju Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Zaelani. Menurutnya, keterlambatan solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) cukup meresahkan. Karenanya, pihaknya terpaksa membeli di SPBU reguler. “Repot. Jika di SPBUN enak, langsung isi berapa…

Selengkapnya...

Di Probolinggo, Aplikasi FishOn Kurang Efektif

Di Probolinggo, Aplikasi FishOn Kurang Efektif

MAYANGAN, Radar Bromo – Aplikasi khusus penangkapan ikan berbasis android yang disiapkan Kementerian Koordinator Kemaritiman, ternyata kurang efektif digunakan di Kota Probolinggo. Sebab, potensi perikanan di selat Madura semakin sedikit. Kepala Dinas Perikanan Kota Probolinggo Sudiman mengatakan, aplikasi perikanan ini sudah digunakan lama di Kota Probolinggo. “Aplikasi ini membantu nelayan untuk menentukan titik berkumpulnya ikan. Sehingga, nelayan bisa langsung menuju tempat tersebut untuk menangkap ikan,” ujarnya. Namun, penggunaannya di peraian Selat Madura, kurang efektif. Karena…

Selengkapnya...

Jumlah Koperasi Nelayan di Kota Probolinggo Tak Ideal

Jumlah Koperasi Nelayan di Kota Probolinggo Tak Ideal

MAYANGAN, Radar Bromo – Jumlah nelayan di Kota Probolinggo cukup banyak, lebih dari 2.000 orang. Namun, jumlah koperasi nelayan di kota ini tidak ideal. Sejauh ini hanya ada 2 koperasi nelayan yang masih berdiri. “Saat ini koperasi nelayan di Kota Probolinggo masih sedikit. Hanya ada 1-2 koperasi. Jumlah ini tidak ideal karena jumlah nelayan kota cukup besar lebih dari 2.000 nelayan,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kota Probolinggo Sudiman. Menurutnya, idealnya di setiap kelurahan yang memiliki…

Selengkapnya...

Cuaca Berangin, Pasokan Ikan Laut di Kota Probolinggo Berkurang

Cuaca Berangin, Pasokan Ikan Laut di Kota Probolinggo Berkurang

MAYANGAN – Kondisi cuaca berangin di Kota Probolinggo mulai berpengaruh pada hasil tangkapan ikan di Kota Probolinggo. Frekuensi nelayan melaut yang berkurang selama musim angin, membuat ketersediaan ikan segar juga berkurang. Sudiman, kepala Dinas Perikanan Kota Probolinggo menjelaskan, selama ini sebenarnya tidak ada larangan melaut bagi nelayan. Nelayan sendiri yang mengurangi frekuensi melaut selama musim angin. Akibatnya, ketersediaan ikan selama musim angin ini jauh berkurang. “Memang ada penurunan aktivitas melaut. Selama musim angin, aktivitas nelayan…

Selengkapnya...

Tengah Direnovasi, Kapal Karam di Pelabuhan Tanjung Tembaga

Tengah Direnovasi, Kapal Karam di Pelabuhan Tanjung Tembaga

MAYANGAN – Sebuah kapal barang yang direnovasi menjadi kapal wisata, karam di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kelurahan/ Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Kapal karam sejak Jumat (12/7), pukul 06.30 ini sampai kemarin belum berhasil dievakuasi. Kemarin, sebagian dek kapal masih berada di bawah. Karenanya, sejumlah anak buah kapal (ABK) ini terus berusaha mengevakuasinya. Mereka memasang sejumlah jeriken kosong sebagai pelampung dan menariknya mengunakan tambang. Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Probolinggo Subuh Fakkhurrohman mengatakan, kapal pengangkut barang…

Selengkapnya...

Nelayan Probolinggo Tolak Ikut Demo, Ajak Terima Putusan MK

Nelayan Probolinggo Tolak Ikut Demo, Ajak Terima Putusan MK

MAYANGAN – Tidak perlu ikut-ikutan demonstrasi ke Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta. Inilah yang disuarakan nelayan Kota Probolinggo, Selasa (25/6) pagi. Mereka menggelar aksi damai menjelang putusan sidang sengketa Pilpres 2019 di MK, Kamis (27/6). Aksi yang digelar di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, itu diikuti puluhan nelayan. Mereka tergabung dalam Komunitas Nelayan Probolinggo dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Probolinggo. Yang menarik, nelayan pendukung dua paslon presiden 2019, ikut dalam aksi…

Selengkapnya...

Duh, 98 Kapal di Kota Probolinggo Masih Pakai Cantrang

Duh, 98 Kapal di Kota Probolinggo Masih Pakai Cantrang

MAYANGAN – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI telah menerbitkan larangan penggunaan alat penangkapan ikan pukat hela (trawls) dan pukat tarik (seine nets) sejak 2015. Namun, sejauh ini aturan ini masih tarik ulur. Sehingga, masih banyak nelayan yang tetap menggunakan alat tangkap terlarang. Plt Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Probolinggo Zainul Fatoni mengatakan, sampai akhir Juni ini, masih ada sekitar 95-98 kapal jonggrang di Kota Probolinggo yang masih menggunakan alat tangkap cantrang. Mereka…

Selengkapnya...

Nelayan Probolinggo Belum Banyak Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan

Nelayan Probolinggo Belum Banyak Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan

MAYANGAN – Jumlah nelayan di Kota Probolinggo yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, terus bertambah. Sejauh ini, tercatat ada 625 nelayan yang sudah resmi mendaftar. Antusiasme nelayan ini, karena kepesertaan mereka menjadi persyaratan untuk bisa melaut. Kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Agus Dwi Fitriyanto mengatakan, per 18 Januari lalu, ada 326 nelayan yang mendaftar. Namun, per awal bulan ini ada tambahan 300 nelayan. “Sampai awal Februari ini total ada tambahan 300 nelayan yang ikut program,”…

Selengkapnya...

Cuaca Ekstrem, Pasokan Ikan di Kota Probolinggo Berkurang, Harga Naik

Cuaca Ekstrem, Pasokan Ikan di Kota Probolinggo Berkurang, Harga Naik

MAYANGAN-Kondisi cuaca di perairan Probolinggo yang tidak menentu, berdampak pada pasokan ikan segar. Sejumlah pedagang ikan yang biasa membeli ikan di pasar ikan Mayangan, terpaksa gigit jari karena stoknya sedikit. Tentu saja, hal itu berpengaruh pada harga jualnya yang naik. “Ikannya sedikit sekarang ini. Kalau ada juga harganya mahal, susah mau dijual eceran,” ujar Slamet Riadi, 35, warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Slamet biasanya berjualan ikan di Kabupaten Probolinggo. Terutama ke desa-desa di…

Selengkapnya...

Ribuan Nelayan Kota Probolinggo Belum Terlindungi Jaminan Sosial

Ribuan Nelayan Kota Probolinggo Belum Terlindungi Jaminan Sosial

MAYANGAN – Ribuan nelayan tangkap Kota Probolinggo belum terlindungi jaminan sosial. Padahal, pekerjaan yang mereka lakukan memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan kerja. Ribuan nelayan tangkap ini terutama anak buah kapal (ABK) maupun nakhoda kapal dengan tonase antara 10-30 GT. Diperkirakan jumlah nelayan ini kisaran seribu lebih. “Total nelayan di Kota Probolinggo ada 3.000 orang. Yang bekerja di kapal 30 GT rata-rata sudah mendapat akses jaminan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Sudiman, kepala Dinas Perikanan, Kota…

Selengkapnya...
1 2