9 Bulan Tangkapan Nelayan di Kab Pasuruan Capai 19.373 Ton

9 Bulan Tangkapan Nelayan di Kab Pasuruan Capai 19.373 Ton

BANGIL, Radar Bromo – Sampai kuartal ketiga atau akhir September lalu, hasil tangkapan ikan nelayan di perairan laut Kabupaten Pasuruan mencapai 19.373 ton. Jumlah ini sudah mencapai 87,93 persen dari target yang ditetapkan sampai akhir tahun mencapai 22.032 ton. Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, hasil tangkapan ikan sampai akhir September itu sudah cukup bagus. Bahkan, kendati masih kurang 3 bulan, namun persentase sudah mencapai 87 persen dari target yang ditetapkan…

Selengkapnya...

Dari 9.977 Nelayan di Kab Pasuruan, Tercatat Hanya Ada 4.301 Perahu

Dari 9.977 Nelayan di Kab Pasuruan, Tercatat Hanya Ada 4.301 Perahu

BANGIL, Radar Bromo – Jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan tercatat mencapai sekitar 9.977 nelayan. Namun, dari jumlah tersebut, tak semuanya memiliki perahu. Data dari Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mencatat, baru separo nelayan di kabupaten saja yang memiliki kapal atau perahu untuk melaut. Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, jumlah perahu yang terdata di pesisir Kabupaten Pasuruan memang hanya separo jumlah nelayan. Ini, lantaran memang tak semua nelayan memiliki satu perahu untuk…

Selengkapnya...

Dari 9 Ribuan Nelayan di Pasuruan, Baru 3 Ribuan Miliki Kusuka

Dari 9 Ribuan Nelayan di Pasuruan, Baru 3 Ribuan Miliki Kusuka

BANGIL, Radar Bromo – Sejauh ini, jumlah penyuluh perikanan di Kabupaten Pasuruan masih terbatas. Walhasil, target kepemilikan Kartu Usaha Perikanan (Kusuka) juga terbatas. Untuk tahun ini, pemkab setempat menargetkan sudah ada 3.520 nelayan yang memiliki kartu Kusuka. Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, pergantian kartu nelayan ke Kusuka memang sudah berjalan sejak 2018 lalu. Namun, karena berpindah administrasi, sehingga pergantiannya juga bertahap. “Untuk Kusuka ini adalah pendataan yang dilakukan dari Kementerian…

Selengkapnya...

Cuaca Kurang Bersahabat, Tangkapan Nelayan Kota Pasuruan Berkurang

Cuaca Kurang Bersahabat, Tangkapan Nelayan Kota Pasuruan Berkurang

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Beberapa hari terakhir, intensitas melaut nelayan di Kota Pasuruan menurun drastis. Hal itu dipicu dengan cuaca yang belum bersahabat. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah kapal nelayan tampak tertambat di Pelabuhan Kota Pasuruan Jumat (6/9) siang. Rata-rata mereka tidak melaut. Ada sebagian yang memilih untuk membersihkan kapal atau memperbaiki jaring. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pasuruan Ihsan Khoiri mengungkapkan, selama kemarau, nelayan jarang melaut. Kondisi ini disebabkan karena…

Selengkapnya...

Ombak Tinggi, Tangkapan Nelayan Pasuruan Menurun

Ombak Tinggi, Tangkapan Nelayan Pasuruan Menurun

LEKOK – Selama seminggu ini, tinggi ombak di selat madura termasuk di sisi utara Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Diperkirakan hingga mencapai 1,5 meter. Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan pun mengimbau, nelayan berhati-hati dan memilih untuk menunda melaut jika ombak dirasa cukup tinggi untuk melaut. Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan menjelaskan, tingginya ombak ini lantaran pengaruh angin muson timur. “Saat ini rata-rata ombak di perairan Kabupaten Pasuruan mencapai 0,5 sampai 1,5 meter,” katanya….

Selengkapnya...

Targetkan Separo Nelayan di Kabupaten Pasuruan Kantongi Kusuka

Targetkan Separo Nelayan di Kabupaten Pasuruan Kantongi Kusuka

BANGIL – Jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan yang memiliki kartu usaha perikanan (Kusuka) masih minim. Dinas Perikanan setempat pun menargetkan tahun ini jumlah yang memiliki Kusuka bisa bertambah. Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, Kusuka sudah mulai diaplikasikan sejak 2018 lalu. Tujuannya, agar ada pendataan menyeluruh bagi pelaku usaha perikanan seluruh Indonesia. “Sampai saat ini pendaftar Kusuka memang masih minim karena masih 3 ribu saja yang daftar Kusuka,” terangnya. Dikatakan jumlah…

Selengkapnya...

Nelayan Pasuruan Kembali Melaut usai Libur Lebaran

Nelayan Pasuruan Kembali Melaut usai Libur Lebaran

PANGGUNGREJO – Aktivitas nelayan di Kota Pasuruan kini sudah mulai normal kembali. Sejak empat hari terakhir, nelayan sudah melaut. Aktivitas ini tak bisa ditinggalkan lantaran sebagai persiapan bagi para nelayan untuk menghadapi hari raya ketupat. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pasuruan Ihsan Khoiri mengungkapkan, sebagian nelayan sudah mulai melaut sejak H+2 Lebaran. Ini, dilakukan untuk mencari tambahan penghasilan sebelum hari raya ketupat yang jatuh hari ini. Ia menjelaskan, nelayan yang melaut ini terdiri atas…

Selengkapnya...
1 2