Evakuasi KM Putra Mahkota yang Tenggelam Perlu Ditarik 7 Kapal

Evakuasi KM Putra Mahkota yang Tenggelam Perlu Ditarik 7 Kapal

SUMBERASIH – Akhirnya, kapal KM Putra Mahkota yang tenggelam pada Minggu (26/5) malam berhasil dievakuasi. Kapal tersebut tiba di pulau Gili pada Kamis (30/5) malam. Proses evakuasi memerlukan waktu dan kapal lain, untuk menarik kapal tersebut. “Ada 7 kapal yang menariknya dan membawanya ke pulau Gili. Enam kapal di antaranya milik warga Gili, sedangkan satu milik warga Mayangan. Tiba di pulau dua hari yang lalu, tepatnya sekitar pukul 19.00,” terang Kepala Desa Gili Suparyono, saat…

Selengkapnya...

Nelayan Gili Ketapang yang Tenggelam di Sampang Tak Bisa Klaim Asuransi

Nelayan Gili Ketapang yang Tenggelam di Sampang Tak Bisa Klaim Asuransi

DRINGU – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo memastikan, 25 nelayan Gili Ketapang yang tenggelam, tidak dapat asuransi. Mereka memang ter-cover asuransi nelayan gratis dari pemerintah pusat. Namun, asuransi yang diikuti adalah asuransi kematian. Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi saat dikonfirmasi mengaku, sudah mengetahui kejadian yang menimpa nelayan asal Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pihaknya pun telah melaporkan kejadian itu ke Pemprov Jatim dan pusat. Namun, bukan untuk pengajuan klaim asuransi nelayan. Tetapi, hanya…

Selengkapnya...

Kapal Karam di Sampang, 25 Nelayan Gili Ketapang Selamat

Kapal Karam di Sampang, 25 Nelayan Gili Ketapang Selamat

SUMBERASIH – Nasib nahas menimpa 25 nelayan asal Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, KM Putra Mahkota yang mereka gunakan untuk mencari ikan Minggu (26/5) malam, tenggelam. Kapal itu karam diduga karena adanya kebocoran di palka. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, peristiwa karamnya kapal yang dinakhodai Hapi itu, terjadi sekitar pukul 22.00. Saat itu, kapal Putra Mahkota membawa sekitar 25 nelayan untuk mencari ikan. Saat menangkap ikan, tiba-tiba di bagian palka…

Selengkapnya...