MUI Imbau Warga Tak Ikut Terprovokasi Konflik Papua

MUI Imbau Warga Tak Ikut Terprovokasi Konflik Papua

KRAKSAAN, Radar Bromo – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo, buka suara mengenai konflik terkait Papua yang terjadi belakangan ini. MUI menghimbau agar masyarakat Probolinggo tetap kondusif tidak ikut terprovokasi. Hal itu disampaikan Sekretaris MUI Yasin. Menurutnya, terkait kasus kerusuhan di Papua, pihaknya berharap masyarakat tetap menjaga kondusivitas. Pihaknya berharap masyarakat tidak terprovokasi berita hoax yang sumbernya tidak jelas. “MUI menghimbau masyarakat di Kabupaten Probolinggo agar tidak terprovokasi pemberitaan yang tidak jelas sumbernya alias hoax,” katanya….

Selengkapnya...

Bukan Konflik Keagamaan, Polemik Rumah Persemayaman Dilimpahkan ke Bakesbangpol

Bukan Konflik Keagamaan, Polemik Rumah Persemayaman Dilimpahkan ke Bakesbangpol

KRAKSAAN, Radar Bromo – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo melimpahkan penanganan polemik pembangunan rumah persemayaman di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat. Pelimpahan penanganan itu, dilakukan MUI pada Selasa (23/7) lalu. Yasin, Sekretaris MUI setempat mengatakan, pelimpahan itu dilakukan karena adanya petunjuk dari pada MUI Jawa Timur. Sebelumnya, MUI Kabupaten Probolinggi memang meminta saran atas permasalahan itu kepada MUI Jatim “Dari hasil rapat internal kami dan FKUB diputuskan…

Selengkapnya...

Warga Asembakor Ancam Polemik Rumah Persemayaman Dibawa ke Ranah Hukum

Warga Asembakor Ancam Polemik Rumah Persemayaman Dibawa ke Ranah Hukum

KRAKSAAN, Radar Bromo – Polemik rumah persemayaman di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo belum juga usai. Warga yang menolak pembangunan rumah persemayaman itu, berencana akan membawa kasus tersebut keranah hukum. Pasalnya, warga menilai sedari awal pendirian bangunan tersebut janggal. Kejanggalan itu mengenai lahan yang digunakan. Pasalnya, lahan yang sebelumnya kuburan itu tiba-tiba dijual kepada pemilik bangunan. Padahal tanah itu merupakan tanah waqaf. Seperti yang diungkapkan Hosmania, salah seorang warga yang mengatakan, tanah waqaf itu…

Selengkapnya...

Warga Ngotot Minta Bangunan Persemayaman Jenazah di Asembakor Dibongkar

Warga Ngotot Minta Bangunan Persemayaman Jenazah di Asembakor Dibongkar

KRAKSAAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo Jumat (19/7) siang mengumpulkan ahli waris dan juga warga yang tandatangan pendirian rumah persemayaman jenazah di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan. Itu, dilakukan guna meminta penjelasan dari warga yang memang terlibat dalam konflik tersebut. Hasilnya, pengakuan berbeda didapatkan dari pertemuan itu. Pertemuan tersebut dilakukan pada pukul 13.00. Pertemuan digelar di kantor MUI, gedung islamic center (GIC) Kraksaan. Belasan orang, hadir dalam pertemuan itu. Pertemuan dilakukan tertutup guna mendapatkan…

Selengkapnya...

Ada Warga Mengaku Lahan Tempat Persemayanan Jenazah Asembakor Ada di Makam Keluarga

Ada Warga Mengaku Lahan Tempat Persemayanan Jenazah Asembakor Ada di Makam Keluarga

KRAKSAAN – Polemik pendirian rumah persemayanan jenazah di Desa Asembakor, belum berhenti. Meski sudah sempat ditengahi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo, warga yang keberatan dengan pendirian bangun tersebut, tetap bersikukuh bahwa lahan untuk bangunan persemayanan, adalah bekas kuburan. Bahkan warga yang protes dengan pendirian bangunan itu, mengajak sejumlah orang yang dinilai menjadi ahli waris pemilik makam yang ada di bawah bangunan itu. Kemarin, sejumlah ahli waris ikut bersuara. Jamal, warga yang memang dari awal menolak…

Selengkapnya...

Ponco Suro Minta Maaf, Bakorpakem Urung Tempuh Proses Hukum

Ponco Suro Minta Maaf, Bakorpakem Urung Tempuh Proses Hukum

KRAKSAAN – Rahmat Hidayatullah alias Ormat, warga Desa Pohsanget Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, resmi meminta maaf atas postingan di akun Facebook Ponco Suro. Permintaan maaf itu dilakukan secara tertulis di hadapan Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) setempat. Atas permintaan maaf tersebut, maka Bakorpakem juga tak melanjutkan proses hukum. Ormat dianggap telah mengakui kesalahannya. Sehingga tak perlu sampai ke proses hukum. “Saya secara tulus meminta maaf kepada MUI dan masyarakat Probolinggo atas postingan…

Selengkapnya...

Bantah Punya Padepokan, Ini Asal Usul Ponco Suro yang Disorot

Bantah Punya Padepokan, Ini Asal Usul Ponco Suro yang Disorot

SUMBERASIH-Rahmad Hidayatullah alias Ormat, penulis sejumlah status kontroversial di media sosial membantah mempunyai padepokan. Warga Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menyebut nama kelompok pengajiannya berasal dari prasasti sejarah di Trowulan, Mojokerto. “Waktu berkunjung ke Trowulan, Mojokerto, saya menemukan nama Ponco Waliko. Kemudian, teman-teman memanggil saya seperti itu. Tapi, karena saya tidak enak dipanggil seperti itu, makanya minta ganti Ponco Suro,” ujar Ormat -sapaan Rahmad Hidayatullah. Menurutnya, tidak ada makna khusus dari nama Ponco…

Selengkapnya...
1 2 3 4