10 ABK asal Riau yang Berlabuh di Kota Probolinggo Sempat Dikarantina

10 ABK asal Riau yang Berlabuh di Kota Probolinggo Sempat Dikarantina

MAYANGAN, Radar Bromo – Sejumlah 10 anak buah kapal (ABK) asal Riau, sempat harus dikarantina di kapalnya selama 14 hari ketika berlabuh di Kota Probolinggo. Sebab, mereka baru datang dari Batam, serta sakit flu dan suhu tubuhnya 38 derajat Celcius. Langkah itu diambil Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus korona. Syukur, setelah menjalani karantina mereka dinyatakan sehat dan diperbolehkan kembali melaut. Kepala KSOP Probolinggo Subuh Fakkurochman mengatakan, sesuai Standar…

Selengkapnya...

Ombak Tinggi di Selat Jawa, Begini Respons Nelayan dan KSOP Probolinggo

Ombak Tinggi di Selat Jawa, Begini Respons Nelayan dan KSOP Probolinggo

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo mengimbau nelayan tak melaut hingga selat Jawa. Kapal penumpang pun dilarang mengangkut lebih dari 20 orang. Nelayan pun memahami kondisi tersebut. Mereka tetap melaut, namun hanya di perairan Probolinggo. Sembari meningkatkan kewaspadaan. RIZKY PUTRA DINASTI, Mayangan Kamis siang (3/1) cuaca cukup terik. Sejumlah kapal dengan kapasitas 30 gross ton tampak bersandar di Pelabuhan Tanjung Tembaga. Di antara deretan kapal itu, juga terlihat kapal dengan kapasitas 100 gross ton….

Selengkapnya...