Daftar Haji di Kab Pasuruan Sekarang, Berangkat 2047

Daftar Haji di Kab Pasuruan Sekarang, Berangkat 2047

BANGIL, Radar Bromo – Warga Kabupaten Pasuruan yang mau mendaftar haji harus ekstrasabar. Sebab, masa tunggu antrean pendaftar haji di wilayah setempat per akhir Oktober mencapai 28 tahun. Atau bila mendaftar haji sekarang, baru berangkat 2047 mendatang. Imron Muhadi, kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan mengatakan, antrean itu diketahui dari data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) secara online se- Indonesia. Antrean pendaftar haji memang makin lama. Per akhir Oktober sudah masuk…

Selengkapnya...

Waktu Mepet, Proyek Tahap Tiga MAN IC Digarap Tiga Sif

Waktu Mepet, Proyek Tahap Tiga MAN IC Digarap Tiga Sif

GRATI, Radar Bromo – Proyek pembangunan tahap ketiga Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Pasuruan, sejauh ini berburu dengan waktu. Saat ini pengerjaannya baru 27 persen dan ditargetkan rampung Desember mendatang. Muhammad As’adul Anam, kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, start pengerjaan MAN IC Pasuruan di tahun ketiga ini memang cukup mepet. Bahkan, pengerjaan baru dimulai pada akhir Agustus lalu. “Sehingga, sampai pertengahan Oktober ini memang masih sekitar 27 persen. Namun, kami optimistis akhir tahun…

Selengkapnya...

Wow, Antrean Haji di Kabupaten Pasuruan Capai 27 Tahun

Wow, Antrean Haji di Kabupaten Pasuruan Capai 27 Tahun

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Masa antrean berangkat haji di Kabupaten Pasuruan makin panjang. Saat ini, masyarakat yang mendaftar, baru bisa berangkat 27 tahun lagi. Atau berangkat pada 2046. Imron Muhadi, kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) di Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, semua antrean calon jamaah haji sudah terdata melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Siskohat ini berlaku online se-Indonesia. “Jadi yang sudah mendaftar ke Kemenag, langsung di-entry dan dihitung, berangkatnya tahun berapa. Perhitungan ini melihat…

Selengkapnya...

Usulan Verifikasi Lima Madin di Kab Pasuruan Ditolak

Usulan Verifikasi Lima Madin di Kab Pasuruan Ditolak

BANGIL, Radar Bromo – Pengajuan legalitas Madrasah Diniyah (Madin) di Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Hal itu membuat Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan memperketat syarat legalitas Madin. Walhasil, tak semua Madin yang mengajukan lolos verifikasi. Tercatat sampai kemarin, ada 5 Madin yang masih di-pending untuk diberikan legalitas. Hal tersebut diungkapkan oleh Sarjono, kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kabupaten Pasuruan. Ia mengatakan, sejak ada program wajib Madin, pengajuan legalitas Madin di Kabupaten Pasuruan…

Selengkapnya...

Kebut Proyek Tahap ke Tiga MAN IC Pasuruan

Kebut Proyek Tahap ke Tiga MAN IC Pasuruan

GRATI, Radar Bromo – Proyek pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia tahap ke tiga mulai dilanjutkan. Meski baru digarap akhir Agustus, namun proyek itu ditarget rampung pada akhir tahun ini. Muhammad As’adul Anam, kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, start pengerjaan MAN IC Pasuruan di tahun ke tiga ini memang cukup mepet. Bahkan, pengerjaan baru dimulai pada akhir Agustus lalu. “Akhir Agustus kemarin sudah mulai tahap pengurukan. Sedangkan peletakkan batu pertama pada Jumat (6/9),” terangnya. Untuk…

Selengkapnya...

Akhir Tahun, Rekom Umrah di Kab Pasuruan Meningkat

Akhir Tahun, Rekom Umrah di Kab Pasuruan Meningkat

BANGIL, Radar Bromo–Beberapa hari terakhir, permintaan rekomendasi umrah ke Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan meningkat. Banyak masyarakat yang merencanakan ibadah umrah pada akhir 2019 mendatang. Imron Muhadi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, peningkatan rekom umrah itu terasa sejak banyaknya pulangnya jamaah haji pada 25 Agustus lalu. “Sebenarnya sudah terasa sejak Juli lalu. Saat jamaah haji mulai berangkat, permintaan rekomendasi umrah juga terkerek,” jelasnya. Namun, saat musim haji kemarin, Pemerintah Arab…

Selengkapnya...

Kemenag Minta Tambahan 5.000 Buku Nikah

Kemenag Minta Tambahan 5.000 Buku Nikah

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Stok buku nikah di 24 Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Pasuruan masih tersisa 4.704 pasang. Namun, Kemenag Kabupaten Pasuruan mengajukan tambahan sebanyak 5.000 pasang. Alasannya, agar tidak ada kekurangan buku nikah sampai akhir 2019. Plt Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kemenag Kabupaten Pasuruan Imron Muhadi mengatakan, menjelang akhir tahun tercatat jumlah buku nikah di 24 KUA di Kabupaten Pasuruan tersisa 4.704 pasang. “Sebenarnya jumlah pernikahan di masyarakat tidak bisa diprediksi. Usulan tambahan…

Selengkapnya...
1 2 3 7