Mantu, Dimas Kanjeng Pulang ke Padepokannya Empat Jam

Mantu, Dimas Kanjeng Pulang ke Padepokannya Empat Jam

GADING – Dimas Kanjeng Ta’at Pribadi Rabu pagi (16/1), kembali pulang ke Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Dusun Cengkalek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Namun, kepulangannya itu hanya sesaat. Kehadiran pria yang sempat menggegerkan publik karena kasus penggandaan uang itu, hanya sebagai wali nikah dari anaknya. Ya, Rabu pagi Dimas Kanjeng Taat Pribadi mantu. Putrinya Syarifatul Wahidah menikah dengan pria asal Massar, Uci Rahmat Amiruddin. Dimas Kanjeng datang ke padepokannya sekitar pukul 06.30….

Selengkapnya...

Kasus Penipuan, Dimas Kanjeng Divonis Nihil, Ini Pertimbangannya

Kasus Penipuan, Dimas Kanjeng Divonis Nihil, Ini Pertimbangannya

SURABAYA-Sidang kasus penipuan dengan korban M Ali, pemilik ponpes di Pekalongan senilai Rp 60 M dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi mencapai puncak, Rabu (5/12). Pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo itu divonis nihil oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Pertimbangannya, Dimas Kanjeng telah divonis 21 tahun pada perkara lain. Yakni, kasus pembunuhan Abdul Ghani dan penipuan. Dari vonis tersebut, Dimas Kanjeng telah menjalani masa hukuman selama…

Selengkapnya...

Pemkab Mulai Bentuk Tim Pembubaran Padepokan Dimas Kanjeng

Pemkab Mulai Bentuk Tim Pembubaran Padepokan Dimas Kanjeng

KRAKSAAN – Desakan penutupan Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, mendapat perhatian serius Pemkab Probolinggo. Bahkan, kini Pemkab sudah memproses membentuk tim pembubaran padepokan milik Taat Pribadi itu. Alasannya, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sangat nyata jika praktik-praktik pidana Taat Pribadi masih diteruskan. Kajari Kabupaten Probolinggo Nadda Lubis mengatakan, dirinya selaku ketua Tim Bakorpakem, telah membawa persoalan desakan penutupan Padepokan Dimas Kanjeng ke Forum Diskusi Fomkopimda Kabuapten. Ternyata,…

Selengkapnya...

Bakorpakem Usulkan Bentuk Tim Pembubaran Padepokan Dimas Kanjeng

Bakorpakem Usulkan Bentuk Tim Pembubaran Padepokan Dimas Kanjeng

KRAKSAAN-Badan Koordinasi Pengawasan Aliran dan Kepercayaan  (Bakorpakem) Kabupaten Probolinggo, kembali membahas keberadaan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Hal itu terungkap kala Bakorpakem menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk menentukan sikap. Hasilnya, Bakorpakem akan membawa ini ke rapat Formkopimda untuk membentuk tim pembubaran padepokan yang ada di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, itu. Yasin, sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo mengatakan, sesuai surat yang dilayangkan ke MUI Provinsi Jatim dan ditembuskan ke Kejari Kabupaten Probolinggo, terkait persoalan padepokan yang belum…

Selengkapnya...

MUI Kembali Desak Tutup Padepokan Dimas Kanjeng, Ini Alasannya

MUI Kembali Desak Tutup Padepokan Dimas Kanjeng, Ini Alasannya

KRAKSAAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo untuk kesekian kalinya mendesak agar Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo ditutup. MUI kini meminta difasilitasi oleh MUI Jatim untuk bertemu Polda Jatim. Menurut MUI, Polda Jatim lah yang bisa menutup padepokan tersebut. Hal itu disampaikan Yasin selaku sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo. Desakan untuk menutup padepokan itu merupakan tindak dari rapat koordinasi (rakor) dengan Polres Probolinggo dan rapat pengurus harian MUI….

Selengkapnya...

Lagi-Lagi Jaksa Batal Tuntut Dimas Kanjeng, Ini Penyebabnya

Lagi-Lagi Jaksa Batal Tuntut Dimas Kanjeng, Ini Penyebabnya

SURABAYA – Sidang tuntutan terhadap terdakwa kasus penipuan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, kembali ditunda, Rabu (31/10). Sidang kembali ditunda karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmat Hari Basuki kembali tidak siap membacakan tuntutannya terhadap terdakwa. Hari mengatakan, pihaknya masih harus menunggu petunjuk dari Kejaksaan Agung (Kejagung) tentang surat tuntutan yang akan dibacakan. Surat tuntutan itu sudah dikirimkan ke Kejagung sekitar tiga pekan lalu. Tapi, sampai Rabu belum ada jawaban. “Kami masih…

Selengkapnya...

Sakit, Dimas Kanjeng Batal Gandakan Uang, Soto, Rawon di Sidang

Sakit, Dimas Kanjeng Batal Gandakan Uang, Soto, Rawon di Sidang

SURABAYA-Dimas Kanjeng Taat Pribadi sejatinya dijadwalkan mengikuti sidang lanjutan dugaan penipuan, Rabu (12/9) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Namun, sidang itu ditunda lantaran sang pemilik padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Wangkal, Gading, Kabupaten Probolinggo itu tengah sakit. Rencana Dimas Kanjeng menunjukkan kemampuannya menggandakan uang dan barang lain termasuk makanan soto dan rawon dalam persidangan pun ditunda. Meski tanpa dihadiri terdakwa, majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana tetap membuka persidangan itu. Namun, sidang berlangsung singkat….

Selengkapnya...

Dimas Kanjeng Selalu Necis dan Dijemput Khusus saat Sidang

Dimas Kanjeng Selalu Necis dan Dijemput Khusus saat Sidang

SURABAYA – Ada yang berbeda dalam setiap kali terdakwa kasus penipuan modus penggandaan uang, Dimas Kanjeng disidangkan. Penampilan pimpinan padepokan Dimas Kanjeng asal Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo itu jauh berbeda dengan terdakwa kasus pada umumnya. Dimas Kanjeng selalu tampil dengan rambut klimis. Rambutnya disisir ke belakang dengan potongan rambut gondrong belakang. Tak hanya itu, penampilannya pun selalu necis. Ia tak pernah mengenakan rompi oranye tahanan. Atau baju putih lengan panjang dipadu peci warna…

Selengkapnya...

Dimas Kanjeng Ditantang Hakim Gandakan Uang di Ruang Sidang

Dimas Kanjeng Ditantang Hakim Gandakan Uang di Ruang Sidang

SURABAYA-Dimas Kanjeng Taat Pribadi bakal segera unjuk kebolehan melakukan penggandaan uang di sidang. Rencananya, Dimas Kanjeng diberi kesempatan unjuk kebolehannya itu pada sidang yang akan digelar pekan depan. Kepastian itu didapat saat sidang lanjutan Dimas Kanjeng digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (5/9). Yudha yang menjabat sebagai juru bicara padepokan dihadirkan sebagai saksi meringankan Taat. Kepada majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana, dia menjelaskan, gurunya itu tidak saja bisa menggandakan uang saja. Tapi juga…

Selengkapnya...

Disidang, Dimas Kanjeng Tak Bisa Menahan Tawa, Ini Penyebabnya

Disidang, Dimas Kanjeng Tak Bisa Menahan Tawa, Ini Penyebabnya

SURABAYA-Dimas Kanjeng Taat Pribadi kembali menjalani sidang kasus dugaan penipuan yang menjeratnya, Rabu (5/9). Ada kejadian unik dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya itu. Pemilik Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang ada di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo tak bisa menahan tawa. Dimas kanjeng tertawa lepas usai mendengarkan kesaksian anak buahnya Yudha Sandi, yang jadi juru bicara padepokan. Yudha dihadirkan sebagai saksi yang meringankan Dimas Kanjeng. Kepada majelis hakim yang diketuai…

Selengkapnya...
1 2