Bupati Pasuruan: Pemkab Siap Sediakan Lahan Relokasi untuk Normalisasi Kalimati

Bupati Pasuruan: Pemkab Siap Sediakan Lahan Relokasi untuk Normalisasi Kalimati

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan siap menyediakan lahan untuk merelokasi warga dalam rencana normalisasi Kalimati atau Bangiltak. Relokasi dilakukan untuk memenuhi hak warga mendapatkan tempat tinggal. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menegaskan hal ini saat dikonfirmasi tentang normalisasi Kalimati atau Bangiltak. Menurutnya, normalisasi itu merupakan program pemerintah pusat. Sementara Pemkab, hanya bisa mengikuti jalannya program pemulihan kali yang sudah mati itu. Namun menurut Gus Irsyad panggilannya, pemkab belum mengetahui terperinci bagaimana rencana normalisasi tersebut. Termasuk,…

Selengkapnya...

Siapkan Anggaran Rp 568 M untuk Normalisasi Kalimati  

Siapkan Anggaran Rp 568 M untuk Normalisasi Kalimati   

BANGIL, Radar Bromo–Rencana pemerintah pusat untuk normalisasi Bangiltak atau Kalimati rupanya cukup serius. Saat ini pengerukan Kalimati pun masuk dalam program pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Jatim. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib mengungkapkan, rencana pengerukan Kalimati masuk dalam PERPRES RI NOMOR 80 TAHUN 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Jatim. Dalam perpres itu, bukan hanya program pembangunan jalan wisata ke Gunung Bromo yang di-support pemerintah….

Selengkapnya...

Soal Rencana Normalisasi Kalimati, Ini Penjelasan Bupati Pasuruan

Soal Rencana Normalisasi Kalimati, Ini Penjelasan Bupati Pasuruan

BEJI, Radar Bromo – Pengembalian fungsi Kalimati atau Bangiltak tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemkab Pasuruan. Peran dari Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan untuk menunjang sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Termasuk pembangunan rusunawa atau rumah tapak bagi warga yang terdampak. “Biayanya cukup besar. Dan lagi, tidak hanya warga Kabupaten Pasuruan di Beji yang terdampak. Tetapi juga warga di Sidoarjo,” kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Irsyad menjelaskan, Pemkab masih menunggu rekomendasi dari Pemprov ataupun Pemerintah Pusat untuk…

Selengkapnya...

Normalisasi Kalimati Masih Tunggu Kejelasan BBWS Brantas

Normalisasi Kalimati Masih Tunggu Kejelasan BBWS Brantas

BANGIL, Radar Bromo-Pengembalian kondisi Bangiltak atau Kalimati, hingga akhir Agustus ini tak kunjung ada kejelasan. Sejauh ini, Pemkab Pasuruan masih menunggu kebijakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas untuk merealisasikan rencana normalisasi tersebut. Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menguraikan, normalisasi Kalimati merupakan pilihan BBWS Brantas dalam menanggulangi banjir di wilayah Beji dan Bangil. Sebelumnya, Pemkab pernah mengusulkan alternatif lain. Yakni, dengan pembangunan kolam retensi di wilayah Bangil ataupun Beji. “Namun, pihak BBWS Brantas menjatuhkan pilihannya untuk…

Selengkapnya...

Bupati: Kami Tunggu Keseriusan BBWS Brantas untuk Kalimati

Bupati: Kami Tunggu Keseriusan BBWS Brantas untuk Kalimati

BANGIL – Rencana pemerintah untuk memfungsikan Bangiltak atau Kalimati, di wilayah Kedungringin, Kecamatan Beji tidak akan mudah. Karena dibutuhkan dana besar untuk merealisasikannya. Bukan hanya untuk dana pengerukan sungai yang penuh dengan sedimentasi itu. Tetapi juga untuk merelokasi warga, yang ada di tepian sungai. Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengaku, banyak hal yang harus dilakukan, jika ingin memanfaatkan kalimati. Selain pendekatan kepada warga yang terdampak, juga dukungan sarana dan prasarana penunjang bagi warga. Seperti pembangunan rusunawa…

Selengkapnya...