Jumlah Gepeng yang Terjaring Razia di Kab Pasuruan Meningkat

Jumlah Gepeng yang Terjaring Razia di Kab Pasuruan Meningkat

PASURUAN, Radar Bromo – Sepanjang 2019, jumlah gelandangan dan pengemis (gepeng) yang terjaring razia dan dibawa ke Rumah Singgah Bina Hati Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan mencapai 81 orang. Jumlah ini jauh lebih banyak dari tahun 2018 lalu yang hanya 49 orang. Tri Hadi Sulandjari, kabid Rehabilitasi Sosial (Resos) Dinsos Kabupaten Pasuruan mengatakan, jumlah gepeng yang terkena razia memang tidak bisa diprediksi. Kondisi itu sangat bergantung pada situasi di lapangan. “Biasanya, ditemukan baik dirazia dari…

Selengkapnya...

Lima Bulan, Dinsos Kab Pasuruan Tangani 61 Gepeng-ODGJ

Lima Bulan, Dinsos Kab Pasuruan Tangani 61 Gepeng-ODGJ

BANGIL – Dalam lima bulan terakhir, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan telah menangani sebanyak 61 gelandangan dan pengemis (gepeng) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Dari jumlah tersebut, 40 persen adalah dari luar Kabupaten Pasuruan. Gunawan Wicaksono, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan mengatakan, Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti pengemis, gelandangan dan ODGJ harus segera ditangani. Ini lantaran mengganggu tatanan masyarakat. “Untuk awal tahun ini jumlah Gepeng dan ODGJ yang ditangani memang lebih besar…

Selengkapnya...

Setahun, Razia 81 Gepeng-ODGJ di Pasuruan, Mayoritas dari Luar Daerah

Setahun, Razia 81 Gepeng-ODGJ di Pasuruan, Mayoritas dari Luar Daerah

PASURUAN-Jumlah gelandangan dan pengemis (gepeng) serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Pasuruan sepanjang 2018 cukup banyak. Dari catatan Dinas Sosial (Dinsos) setempat, setahun ada 81 orang yang ditangani. Dari jumlah itu, 70 persen berasal dari luar daerah. Plt Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono mengatakan, Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti pengemis, gelandangan, dan ODGJ tetap harus segera ditangani. Sebab, mereka cenderung mengganggu tatanan masyarakat. “Selain mengganggu keindahan kota, juga bisa mengganggu pengguna…

Selengkapnya...

Anggaran Operasional untuk Rumah Singgah Turun Timbang Tahun Lalu

Anggaran Operasional untuk Rumah Singgah Turun Timbang Tahun Lalu

PASURUAN – Dana operasional Rumah Singgah tahun 2019 mendatang menurun. Jika sebelumnya rumah singgah digelontor Rp 300 juta, tahun depan turun menjadi Rp 200 juta. Gunawan Wicaksono, Plt Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan membenarkan bahwa untuk dana operasional untuk Rumah Singgah Bina Hati tahun 2019 memang memang ada penurunan. Penurunan itu lantaran memang ada pembatasan untuk kegiatan perjalanan dinas. “Operasional rumah singgah ini adalah untuk pembelian makanan dan minuman jika ada Anak Jalanan, PSK ataupun gelandangan…

Selengkapnya...