Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda, Eks Kades Brumbungan Lor Masih Buron

Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda, Eks Kades Brumbungan Lor Masih Buron

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo terus memburu Rohmad, eks kades Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Setelah diputus bersalah oleh Pengadilan Tipikor Surabaya, ia belum juga menyerahkan diri. Rohmad pun telah ditetapkan sebagai buron dalam kasus itu. Untuk menangkap buron tersebut, pihak kejaksaan meminta bantuan pihak kepolisian. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Probolinggo Novan Basuki Ariyanto mengatakan, pihaknya belum berhasil melacak keberadaan pelaku penjualan tanah kas desa (TKD) itu. Menurutnya,…

Selengkapnya...

Jika Eks Kades Tak Tertangkap, Kejaksaan Bisa Sidangkan Perkaranya dengan In Absentia

Jika Eks Kades Tak Tertangkap, Kejaksaan Bisa Sidangkan Perkaranya dengan In Absentia

KRAKSAAN – Pemberkasan penyidikan dugaan penjualan tanah kas desa di Brumbungan Lor, masih dilanjutkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo. Bahkan jika berkas selesai, Korps Adhyaksa berharap, kasus ini bisa disidangkan meski secara in absentia (tanpa dihadiri pihak tergugat), yakni Rohmad selaku Eks Kades Brumbungan Lor. Rencana sidang in absentia itu diungkapkan kasi Pidana Kusus (Pidsus) Kejari setempat Novan Basuki. “Kami akan tetap mensidangkan kasus itu. Sebab, dalam perkara korupsi itu ada yang namanya in absentia (pemeriksaan…

Selengkapnya...

Selalu Mangkir Dipanggil Polisi, Eks Kades Brumbungan Lor Jadi DPO

Selalu Mangkir Dipanggil Polisi, Eks Kades Brumbungan Lor Jadi DPO

GENDING – Penyidikan kasus penjualan tanah kas Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, terus diproses. Kini, Kejari Kabupaten Probolinggo menetapkan tersangka eks Kepala Desa Brumbungan Lor Rohmad masuk daftar pencarian orang (DPO). Alasannya, sudah empat kali dipanggil penyidik tersangka tak pernah hadir. Penyidik juga sudah berusaha mencari keberadaan tersangka. Namun, kepala desa periode 2008-2014 itu tidak ada di rumahnya di Desa Brumbungan Lor. “Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 26 Oktober, kami memanggil tersangka. Empat…

Selengkapnya...