Ada 57 Perumahan di Kota Pasuruan yang Belum Diserahkan ke Pemkot

Ada 57 Perumahan di Kota Pasuruan yang Belum Diserahkan ke Pemkot

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Sejumlah perumahan di Kota Pasuruan dipasang papan informasi. Isinya, bahwa perumahan yang bersangkutan belum diserahkan pada Pemkot Pasuruan oleh pengembang. Salah satunya, Perumahan Kebonagung Mas. Di depan perumahan tersebut, dipasang papan informasi oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Pemasangan papan informasi ini, menurut Kabid Perumahan pada Dinas Perkim Kota Pasuruan Budi Santoso, tidak ada hubungannya dengan rumah warga. “Papan informasi itu tidak ada hubungannya dengan rumah yang dimiliki warga. Rumah…

Selengkapnya...

66 RTLH di Kota Pasuruan Belum Rampung

66 RTLH di Kota Pasuruan Belum Rampung

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Sepanjang 2019, ada 112 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Pasuruan, yang direhab. Sebagian RTLH sudah rampung direhab karena bantuan diberikan pada tahap pertama. Sejauh ini, ada 66 unit RTLH yang rehabnya harus rampung sebelum akhir tahun ini. Kabid Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso, mengatakan bantuan rehab RTLH diberikan kepada masyarakat yang belum pernah mendapat bantuan serupa. Serta dengan pertimbangan aspek kesehatan dan…

Selengkapnya...

Diduga Menipu, Kontraktor Ditahan, Pengakuan Pengacaranya Mengejutkan

Diduga Menipu, Kontraktor Ditahan, Pengakuan Pengacaranya Mengejutkan

MAYANGAN, Radar Bromo – Diduga menipu, kontraktor Edy Rudyanto alias Edy Geol, 48, ditahan petugas Polres Probolinggo Kota (Polresta). Dia ditahan setelah dilaporkan menipu oleh rekannya sesama kontraktor, Ari Safitri. Edy ditahan Selasa (6/8) di rumahnya, Jl Cangkring, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, pukul 09.00. Kuasa hukum Edy, SW Djando Gadohoka menegaskan, kliennya ditahan karena sudah tiga kali dipanggil. Namun, memang kliennya tidak memenuhi panggilan itu. Djando –panggilannya– menjelaskan, kasus ini bermula saat Edy mengerjakan empat…

Selengkapnya...

Pantau Infrastruktur, Pemkot Pasuruan Bentuk Pasukan Kaliber

Pantau Infrastruktur, Pemkot Pasuruan Bentuk Pasukan Kaliber

PASURUAN– Pemkot Pasuruan punya cara khusus untuk menjaga kondisi infrastruktur agar tetap terawat. Salah satunya dengan membentuk pasukan Kampung Lingkungan Bersih (Kaliber). Setiap harinya, pasukan Kaliber rutin memantau kawasan permukiman. Tujuannya, memastikan kondisi infrastruktur tetap layak. Pasukan Kaliber sendiri, sejatinya dibentuk pada 2017. Pasukan itu berada di bawah naungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pasuruan. “Seluruh anggotanya ditugaskan untuk mobile setiap hari, memantau kondisi infrastruktur di lapangan,” kata Kabid Kawasan Permukiman, Dinas Perkim…

Selengkapnya...

Bangun Rusunawa Mayangan, Warga Kampung Dok Diprioritaskan

Bangun Rusunawa Mayangan, Warga Kampung Dok Diprioritaskan

MAYANGAN – Pembangunan fisik Rusunawa Mayangan, Kota Probolinggo, telah rampung. Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Probolinggo menyebut, rusunawa ini diprioritaskan untuk warga Kampung Dok, Kelurahan/Kecamatan Mayangan. Namun, sejauh ini belum diketahui kapan akan mulai ditempati. Rusunawa ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Secara fisik berbeda dengan rusunawa lainnya di Kota Probolinggo. Terdiri satu unit dan hanya 3 lantai, sedangkan rusunawa lain mencapai 4 lantai. “Kalau ditanya seperti apa detail…

Selengkapnya...

Dinas Perkim Sulit Tagih Fasum-Fasos Perumahan, Ini Kendalanya

Dinas Perkim Sulit Tagih Fasum-Fasos Perumahan, Ini Kendalanya

KADEMANGAN – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Probolinggo mengalami kesulitan dalam menagih fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) perumahan yang dibangun pengembang lama. Bahkan, sejauh ini ada dua pengembang yang disurati hingga kali kadua tak kunjung ada jawaban. Dua pengembang itu pernah membangun sebuah perumahan di Kecamatan Kademangan dan Kecamatan Wonoasih. Kesulitan ini berkaitan dengan status pengembang yang tidak jelas. Apakah masih aktif atau sudah tutup sebagai pengembang perumahan. “Kami masih mengalami kendala…

Selengkapnya...

Loh, Ada Proyek Fisik yang Berbenturan di Kota Probolinggo

Loh, Ada Proyek Fisik yang Berbenturan di Kota Probolinggo

MAYANGAN-Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo menemukan beberapa program pembangunan fisik yang berbenturan antara Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dengan Dinas PUPR dan Dinas Perkim. Ditengarai tidak ada koordinasi antara LPM dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Hal ini diungkapkan Agus Rianto, ketua Komisi 3 saat rapat dengar pendapat (RDP). “Ada temuan pekerjaan proyek fisik yang berbenturan antara pekerjaan LPM dengan pekerjaan dari OPD,” ujarnya. Seperti yang terjadi di Jalan Seruni, Mayangan. Rencananya jalan tersebut akan di-hotmix….

Selengkapnya...

Hasil Evaluasi Dinas Perkim, Luas Areal Kumuh Jadi 73 Ha

Hasil Evaluasi Dinas Perkim, Luas Areal Kumuh Jadi 73 Ha

MAYANGAN – Evaluasi program pengentasan kawasn kumuh di Kota Probolinggo, belum dilakukan oleh Kementerian PUPR bersama perwakilan Bank Dunia. Namun, Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinas Perkim) Kota Probolinggo, telah melakukan evaluasi terhadap program ini. Dari hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Perkim Kota Probolinggo, diakui ada pengurangan luas lahan kawasan kumuh di Kota Probolinggo. “Dari kajian yang telah dilakukan ada pengurangan kawasan kumuh. Dari luasan 172 hektare yang tersebar di 5 kecamatan, berkurang menjadi 73 hektare,”…

Selengkapnya...