Ngeyel Bergerombol, Puluhan Warga Diamankan Polisi

Ngeyel Bergerombol, Puluhan Warga Diamankan Polisi

GADING, Radar Bromo – Puluhan pemuda di Desa Gading diamankan Polsek Gading. Mereka juga dikeler ke mapolsek guna diberi pembinaan. Polsek yang juga bagian dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 mengamankan mereka karena ngeyel bergerombol di tempat publik. Mereka diamankan, dikeler, dan diberi pengertian. Terutama soal Covid-19 dan bahayanya. Langkah ini juga bagian untuk mengantisipasi sebaran virus korona yang kini menjadi perhatian publik. “Remaja yang diamankan adalah remaja yang sedang bergerombol di sekitar pasar dan wilayah…

Selengkapnya...

Ada Larangan Berkerumun, Paseban Sena Batalkan 50 Event

Ada Larangan Berkerumun, Paseban Sena Batalkan 50 Event

MAYANGAN, Radar Bromo – Dampak pandemi korona juga dirasakan manajemen Paseban Sena (Ballroom, Hotel & Restaurant). Puluhan event yang menghadirkan kerumunan massa terpaksa di-cancel. Salah satu manajemen Paseban Sena, Angga Faydillah mengatakan, sejak ada imbauan larangan berkerumun, gedung serbaguna di Jl. Suroyo itu sampai Rabu (25/3) membatalkan 50 event. Itu terhitung mulai Maret hingga April. Event yang dibatalkan beragam. Mulai rapat, pernikahan, wisuda, dan event lain. Namun, Angga –panggilannya-, enggan menyebutkan kerugian yang dialami manajemen. Ditegaskan…

Selengkapnya...

Protokol Akad Nikah Cegah Korona: Pakai Masker-Sarung Tangan

Protokol Akad Nikah Cegah Korona: Pakai Masker-Sarung Tangan

MAYANGAN, Radar Bromo – Adanya larangan berkerumun juga jadi perhatian Kemenag Kota Probolinggo. Kemenag pun meminta semua pasangan yang menikah, tak menggelar resepsi pernikahan dulu. Di Kota Probolinggo, tercatat ada puluhan pernikahan yang sudah terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. Semua rencana pernikahan yang sudah teregister, tidak boleh dibatalkan. Akad nikah tetap dilakukan, namun dengan protokol khusus. Di antaranya, prosesi akad nikah tidak boleh dihadiri oleh lebih dari 10 orang. Meski akad nikah diperbolehkan,…

Selengkapnya...

Cerita Pengusaha Kuliner Merugi Imbas Penundaan Resepsi Pernikahan

Cerita Pengusaha Kuliner Merugi Imbas Penundaan Resepsi Pernikahan

Merebaknya pandemi Covid-19 atau virus korona di Indonesia, membuat hampir semua aktivitas terhenti. Salah satunya, menunda dan meniadakan semua kegiatan yang mengundang kerumunan. Termasuk di antaranya, menunda resepsi pernikahan. ———————- Pandemik korona telah mempengaruhi hampir semua kegiatan, bahkan hajat hidup orang banyak. Demi mencegah penyebaran virus yang berasal dari Tiongkok itu, pemerintah pusat hingga daerah melakukan beragam kebijakan yang boleh dikata ekstrem. Salah satu yang sedang terus menerus disosialisasikan yaitu melarang semua kegiatan yang bisa…

Selengkapnya...

Cerita Keluarga yang Menunda Pesta Pernikahan Gara-gara Korona

Cerita Keluarga yang Menunda Pesta Pernikahan Gara-gara Korona

Larangan berkerumun membuat sejumlah rencana pesta pernikahan di Pasuruan-Probolinggo dibatalkan. Padahal, segala persiapan pun sudah dilakukan. Tanggal penundaan pesta pun, juga belum ditentukan. ———————— Sebuah keluarga di Bangil juga harus membatalkan semua rencana akad nikah dan resepsi yang seharusnya dilaksanakan pada 27-28 Maret. “Setelah Senin lalu ada edaran larangan kegiatan yang mengundang keramaian, langsung semua vendor kami WA. Dan saya menunda semua jadwal,” terang Agus Salim, warga Pagak, Kecamatan Beji. Agus Salim menjadi salah satu…

Selengkapnya...

Jangan Ngeyel Nekat Keluyuran, Polisi Bisa Pidanakan Warga Pakai UU Ini

Jangan Ngeyel Nekat Keluyuran, Polisi Bisa Pidanakan Warga Pakai UU Ini

PAJARAKAN, Radar Bromo – Polres Probolinggo turut andil dalam mencegah penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah hukumnya. Beberapa kali Korps Bhayangkara melakukan pembubaran masyarakat yang tengah berkumpul di luar rumah, di tengah pandemi Covid-19. Sejauh ini Polres Probolinggo masih menerapkan imbauan dan belum sampai ke penindakan. Jika masyarakat tetap membandel, kepolisian bisa memakai undang-undang maupun aturan, yang di dalamnya berisi tindakan pidana. Apalagi ada beberapa UU maupun di KUHP, yang bisa dipakai kepolisian untuk…

Selengkapnya...

Lima PDP di Kab Pasuruan Dipastikan Negatif Korona

Lima PDP di Kab Pasuruan Dipastikan Negatif Korona

PANDAAN, Radar Bromo – Lima warga yang berstatus PDP (pasien dalam pemantauan) di Kabupaten Pasuruan, dipastikan negatif korona. Kepastian ini disampaikan ketua harian satgas pencegahan dan pemberantasan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Anang Syaiful Wijaya, Rabu (25/3). Anang –panggilannya- menegaskan, hasil tes pada lima warga itu baru turun. “Hasil tesnya baru saja turun, sekitar pukul 18.40. Dan kelima orang itu dinyatakan negatif korona,” tuturnya. Saat ini mereka semua sedang diisolasi di RSUD Bangil, sebagai salah satu rumah sakit…

Selengkapnya...

Terop Sudah Berdiri, Resepsi Pernikahan di Pasuruan Dibubarkan Polisi

Terop Sudah Berdiri, Resepsi Pernikahan di Pasuruan Dibubarkan Polisi

PURWOREJO, Radar Bromo – Terop atau tenda itu Rabu (25/3) sudah berdiri megah di depan yang ada di pinggir jalan Kelurahan Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Namun, juga belum digelar pesta, terop itu sudah dibongkar kembali. Ya pesta resepsi pernikahan yang ada di Purworejo yang sejatinya dimulai pukul 10.00, Rabu itu (25/3) ditunda lantaran dibubarkan paksa oleh polsek setempat. Satu per satu tetangga dan kerabat, akhirnya melepaskan kain ungu di terop. Besi penyangga juga satu per…

Selengkapnya...

Diajak ke Surabaya, Balita asal Sukapura Suspect Korona

Diajak ke Surabaya, Balita asal Sukapura Suspect Korona

KRAKSAAN, Radar Bromo – Satu lagi warga Kabupaten Probolinggo dinyatakan suspect Covid-19 atau virus korona. Ia adalah balita 3 tahun, warga Desa/Kecamatan Sukapura. Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Anang Budy Yoelijanto mengatakan, balita tersebut diindikasi suspect korona sejak Selasa (24/3). “Bertambah satu lagi warga yang suspect. Usianya 3 tahun,” katanya. Menurutnya, pasien suspect ini merupakan rujukan dari RSUD Mohamad Saleh, Kota Probolinggo. Dari situ, kemudian dirujuk ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk diisolasi. “Gejalanya…

Selengkapnya...

Ada Pandemi Korona, Warga Probolinggo Ini Tunda Resepsi Pernikahan

Ada Pandemi Korona, Warga Probolinggo Ini Tunda Resepsi Pernikahan

MAYANGAN, Radar Bromo – Sabtu 28 Maret mendatang mestinya jadi hari bahagia bagi keluarga pasangan Putri S.Ningrum dan Satrio H.Santoso. Sebab, hari itu pasangan suami-istri baru itu bakal menggelar pesta resepsi pernikahan. Undangan pasangan asal Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo dan Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo sudah tersebar. Akad nikahnya, sudah dilaksanakan pada 23 Desember 2019 lalu, resepsi baru akan dilaksanakan bulan ini di aula Kelurahan Mangunharjo, Jalan WR Supratman. Namun, resepsi pernikahan itu…

Selengkapnya...