Bukan Konflik Keagamaan, Polemik Rumah Persemayaman Dilimpahkan ke Bakesbangpol

Bukan Konflik Keagamaan, Polemik Rumah Persemayaman Dilimpahkan ke Bakesbangpol

KRAKSAAN, Radar Bromo – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo melimpahkan penanganan polemik pembangunan rumah persemayaman di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat. Pelimpahan penanganan itu, dilakukan MUI pada Selasa (23/7) lalu. Yasin, Sekretaris MUI setempat mengatakan, pelimpahan itu dilakukan karena adanya petunjuk dari pada MUI Jawa Timur. Sebelumnya, MUI Kabupaten Probolinggi memang meminta saran atas permasalahan itu kepada MUI Jatim “Dari hasil rapat internal kami dan FKUB diputuskan…

Selengkapnya...

Warga Asembakor Ancam Polemik Rumah Persemayaman Dibawa ke Ranah Hukum

Warga Asembakor Ancam Polemik Rumah Persemayaman Dibawa ke Ranah Hukum

KRAKSAAN, Radar Bromo – Polemik rumah persemayaman di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo belum juga usai. Warga yang menolak pembangunan rumah persemayaman itu, berencana akan membawa kasus tersebut keranah hukum. Pasalnya, warga menilai sedari awal pendirian bangunan tersebut janggal. Kejanggalan itu mengenai lahan yang digunakan. Pasalnya, lahan yang sebelumnya kuburan itu tiba-tiba dijual kepada pemilik bangunan. Padahal tanah itu merupakan tanah waqaf. Seperti yang diungkapkan Hosmania, salah seorang warga yang mengatakan, tanah waqaf itu…

Selengkapnya...

Warga Ngotot Minta Bangunan Persemayaman Jenazah di Asembakor Dibongkar

Warga Ngotot Minta Bangunan Persemayaman Jenazah di Asembakor Dibongkar

KRAKSAAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo Jumat (19/7) siang mengumpulkan ahli waris dan juga warga yang tandatangan pendirian rumah persemayaman jenazah di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan. Itu, dilakukan guna meminta penjelasan dari warga yang memang terlibat dalam konflik tersebut. Hasilnya, pengakuan berbeda didapatkan dari pertemuan itu. Pertemuan tersebut dilakukan pada pukul 13.00. Pertemuan digelar di kantor MUI, gedung islamic center (GIC) Kraksaan. Belasan orang, hadir dalam pertemuan itu. Pertemuan dilakukan tertutup guna mendapatkan…

Selengkapnya...

Ada Warga Mengaku Lahan Tempat Persemayanan Jenazah Asembakor Ada di Makam Keluarga

Ada Warga Mengaku Lahan Tempat Persemayanan Jenazah Asembakor Ada di Makam Keluarga

KRAKSAAN¬†– Polemik pendirian rumah persemayanan jenazah di Desa Asembakor, belum berhenti. Meski sudah sempat ditengahi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo, warga yang keberatan dengan pendirian bangun tersebut, tetap bersikukuh bahwa lahan untuk bangunan persemayanan, adalah bekas kuburan. Bahkan warga yang protes dengan pendirian bangunan itu, mengajak sejumlah orang yang dinilai menjadi ahli waris pemilik makam yang ada di bawah bangunan itu. Kemarin, sejumlah ahli waris ikut bersuara. Jamal, warga yang memang dari awal menolak…

Selengkapnya...

Warga Siap Buktikan Rumah Persemayaman Asembakor Berada di Lahan Kuburan

Warga Siap Buktikan Rumah Persemayaman Asembakor Berada di Lahan Kuburan

KRAKSAAN- Polemik pembangunan rumah persemayaman di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, berlanjut. Kini, warga menyiapkan bukti jika lahan rumah persemayaman itu merupakan kuburan. Bukti ini dikumpulkan untuk membantah Kepala Desa Asembakor Muh. Zainullah yang menyebut lahan itu bukan kuburan. Bukti-bukti itu akan dibawa 10 warga yang diundang Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo. Sepuluh warga ini merupakan yang bertanda tangan untuk penerbitan Izin Mendirikan Bangungan (IMB) pembangunan rumah persemayaman. Sejatinya, 10 warga itu diundang…

Selengkapnya...

MUI Fokus ke Perizinan dan Lahan saat Panggil Kades-Camat soal Tempat Persemayanan

MUI Fokus ke Perizinan dan Lahan saat Panggil Kades-Camat soal Tempat Persemayanan

KRAKSAAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo akhirnya memanggil Kades Asembakor dan Kecamatan Kraksaan. Pemanggilan itu untuk klarifikasi soal polemik pendirian tempat persemayanan di Desa Asembakor, Kraksaan, yang sempat mendapat diprotes sebagian warga. Senin (24/6) Kades Asembakor beserta Camat Kraksaan datang ke kantor MUI di Gedung Islamic Center (MUI) sekitar pukul 09.30. Mereka dimintai keterangan perihal simpang siurnya bangunan, lahan dan juga proses perizinan. Hal yang sempat menjadi penolakan sebagian warga. Setelah rapat selesai,…

Selengkapnya...

Hindari Polemik Bangunan Persemayanan Jenazah, MUI Undang Kades dan Camat

Hindari Polemik Bangunan Persemayanan Jenazah, MUI Undang Kades dan Camat

KRAKSAAN – Perizinan atas pembangunan tempat persemayanan jenazah di Desa Asedmbakor, Kecamatan Kraksaan, dipastikan sudah lengkap. Satpol PP setempat juga sudah mengecek bahwa warga di sekitar lokasi, tak menolak pembangunan tersebut. Meski begitu adanya protes yang sempat dilakukan sebagian warga, tetap diantisipasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo. MUI sudah memintai keterangan dari warga. Dalam waktu dekat, MUI juga akan mengundang Kades dan juga Camat setempat. Hal itu, disampaikan H Yasin, Sekretaris MUI kabupaten setempat….

Selengkapnya...

Pemilik Tempat Persemayanan Jenazah Tepis Berdiri Diatas Lahan Makam

Pemilik Tempat Persemayanan Jenazah Tepis Berdiri Diatas Lahan Makam

KRAKSAAN – Polemik lahan di Asembakor yang diprotes warga lantaran diduga untuk tempat kremasi, perlahan mulai terkuat. Lokasi yang kini sedang dalam proses pembangunan itu, sempat dituding berdiri diatas lahan kuburan. Namun tudingan itu dibantah pengelola. Hal itu ditegaskan Samuel, selaku ketua Yayasan Budi Luhur, pemilik bangunan itu angkat bicara mengenai tuduhan tuduhan yang dialamatkan kepadanya dan kepala desa. Menurutnya, bangunan itu dibangun atas dasar persetujuan warga. Selain itu, tanah yang diatasnya dibangun tempat persemayaman…

Selengkapnya...

Satpol PP Sebut Izin Bangunan Tempat Persemayanan Jenazah di Asembakor Sudah Lengkap

Satpol PP Sebut Izin Bangunan Tempat Persemayanan Jenazah di Asembakor Sudah Lengkap

KRAKSAAN- Adanya polemik soal bangunan di dekat kantor Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, direspon Satpol PP Kabupaten Probolinggo. Rabu (19/6), tim reaksi cepat (TRC) Satpol PPmendatangi lokasi pembangunan tempat yang disebut warga kremasi. Kedatangan mereka, untuk mengecek izin pendirian bangunan tersebut. Pasalnya, beberapa hari terakhir bangunan itu berpolemik karena mendapat penolakan warga. Hasilnya, bangunan yang sejatinya untuk tempat penampungan jenazah warga nonmuslim tersebut, sudah lengkap. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, petugas mendatangi lokasi sekitar pukul…

Selengkapnya...

Meski Ada Protes soal Tempat Kremasi, Pemdes Upayakan Musyawarah

Meski Ada Protes soal Tempat Kremasi, Pemdes Upayakan Musyawarah

KRAKSAAN-Rencana pembangunan tempat kremasi jenazah yang berada di sisi barat kantor Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, mendapat penolakan dari sebagian warga setempat. Warga yang menolak hanya khawatir, tempat kremasi tersebut akan terjadi gejolak di kemudian hari. Protes warga ini, juga lantaran adanya proses izin, yang dianggap tidak sesuai dengan pengajuan awal. Dari yang semula untuk toko modern, namun warga merasa perizinan berubah menjadi tempat kremasi. Menurut Hosmania salah seorang warga, apapun alasan pembangunan kremasi tersebut tidak…

Selengkapnya...
1 2