alexametrics
27.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022
- Advertisement -spot_img

TAG

demam berdarah dengue

Jangan Remehkan DBD karena Hujan Masih Sering Turun

Saat hujan masih turun, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap perlu diwaspadai. Penyakit ini bahkan bisa mengalami peningkatan.

Tetap Pantau Potensi Penyebaran DBD, Utamanya Jika Ada Pasien Meninggal

Hingga kini Dinas Kesehatan terus memantau 3 wilayah temuan kasus pasien yang sampai meninggal dunia.

Temukan 68 Kasus Demam Berdarah di Kab Pasuruan, Tiga Meninggal

”Yang pasti selalu jaga lingkungan agar tetap bersih. Genangan air sisa hujan merupakan tempat kesukaan nyamuk untuk berkembang biak.”

Ada Balita Meninggal Akibat DBD, Dewan Tuding Dinkes dan RS Tak Sinkron

Meninggalnya balita Gadingrejo akibat demam berdarah (DBD) mendapat perhatian serius dari DPRD.

Waspada DBD, Pasien Balita di Gadingrejo Meninggal

Demam berdarah dengue (DBD) mulai mengancam lagi. Kasus-kasus akibat serangan nyamuk aedes aegypti pembawa virus dengue itu terus meningkat.

Kasus DBD di Kota Probolinggo Naik Lipat Dua

Sampai Oktober 2021, tercatat telah mencapai 135 pasien.

Mulai Hujan, Waspadai Demam Berdarah

Sejak Januari-Mei 2021, sudah ada 97 pasien DBD di Kabupaten Probolinggo. Pada Maret lalu, dari jumlah 53 pasien, salah seorang di antaranya meninggal dunia.

Demam Berdarah Mengancam, Tiga Anak Dilaporkan Meninggal

Di tengah perhatian penuh berbagai pihak pada perkembangan Covid-19, menyeruak kasus demam berdarah dengue (DBD).

Fokus Covid-19, Pendataan DBD di Kab Probolinggo Kurang Efektif

Minimnya kasus penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti ini karena kurang efektifnya pendataan.

Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah

Memasuki musim hujan, kewaspadaan terhadap ancaman kesehatan perlu ditingkatkan.

Latest news

- Advertisement -spot_img
/