Bromo Masuk Riparnas, Pemkab Ajukan Raperda Kawasan Strategis Wisata

Bromo Masuk Riparnas, Pemkab Ajukan Raperda Kawasan Strategis Wisata

PAJARAKAN, Radar Bromo – Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Pengajuan itu bahkan mulai dibahas bersama dalam rapat paripurna di Gedung DPRD setempat di Jalan raya Pajarakan. Dalam empat raperda yang diajukan tersebut salah satunya adalah raperda tentang rencana induk kepariwisataan. Raperda itu, bertujuan untuk percepatan pembangunan wisata di Kabupaten Probolinggo. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) setempat Sugeng Winarto. Menurutnya, raperda yang disebut Riparda (Rencana Induk…

Selengkapnya...

Proyek Kereta Gantung di Bromo Sudah Diajukan ke Pusat

Proyek Kereta Gantung di Bromo Sudah Diajukan ke Pusat

KRAKSAAN, Radar Bromo – Meski sempat ditolak para penyedia jasa wisata, pembangunan kereta gantung di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ternyata sudah diajukan ke Pemerintah Pusat. Pemprov Jawa Timur yang mengajukan usulan itu dan saat ini tinggal menunggu persetujuan pusat. Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menjelaskan, usulan itu dilakukan tahun ini. Namun, penganggarannya mulai 2020 hingga 2023. “Usulan programnya sepengetahuan kami telah diajukan. Tetapi, apakah disetujui atau tidak, yang tahu provinsi….

Selengkapnya...

Waspadai Badai Pasir Bromo, Imbau Wisatawan Pakai Kacamata

Waspadai Badai Pasir Bromo, Imbau Wisatawan Pakai Kacamata

SUKAPURA, Radar Bromo – Minggu (20/10) kawasan wisata internasional Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, mulai dilanda badai pasir. Akibatnya, banyak wisatawan yang tidak dapat leluasa menikmati keindahan Bromo. Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (20/10) pagi, kawasan Bromo dilanda angin kencang. Pasir pun beterbangan dan membuat pandangan mata terganggu. Hakim, salah seorang wisatawan mengatakan, badai pasir yang terjadi membuat pandangan menjadi terbatas. Karenanya, dia tidak bisa menikmati keindahan Bromo dari lautan…

Selengkapnya...

Kibarkan 4.800 Bendera Merah Putih di Tengah Badai Pasir Bromo

Kibarkan 4.800 Bendera Merah Putih di Tengah Badai Pasir Bromo

SUKAPURA, Radar Bromo – Parade bendera merah putih digelar di lautan Pasir Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Parade digelar di tengah badai pasir, kemarin (20/10). Parade sendiri digelar Polda Jatim bertepatan dengan pelantikan Presiden dan Wapres RI periode 2019-2024. Parade ini dilakukan di empat titik di Jawa Timur. Selain di Bromo, juga di Jembatan Suramadu, Tugu Pahlawan Surabaya, dan Kawah Ijen Banyuwangi. Parade dilakukan dengan membentangkan bendera raksasa merah putih berukuran 10…

Selengkapnya...

Bupati Tantri Dikukuhan Jadi Pembina Tagana

Bupati Tantri Dikukuhan Jadi Pembina Tagana

SUKAPURA, Radar Bromo – Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari dikukuhkan sebagai Pembina Tagana saat Apel Tagana Nasional di kawasan pasir berbisik, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Sabtu (28/9). Acara yang digelar Kementerian Sosial – Pemprov Jawa Timur ini, merupakan rangkaian acara Jambore dan Bakti Sosial Taruna Siaga Bencana (Tagana) Nasional yang dimulai sejak (25/9). Apel Tagana Nasional ini dihadiri 33 provinsi. Hadir sekitar seribu pejabat dan Tagana peserta berasal dari 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur….

Selengkapnya...

Sisa Tiga Bulan, PAD dari Gunung Bromo Kurang Rp 800 Juta

Sisa Tiga Bulan, PAD dari Gunung Bromo Kurang Rp 800 Juta

DRINGU, Radar Bromo – Menjadi salah satu wisata andalan, Gunung Bromo ditarget mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1,8 miliar tahun ini. Sampai September, PAD Bromo sudah tembus Rp 1 miliar lebih. Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, per September, PAD Bromo saat ini mencapai Rp 1,026 miliar. Itu artinya, masih tersisa waktu tiga bulan untuk mengejar target sebesar Rp 1,8 miliar. Dan, selama tiga bulan itu PAD yang masuk harus…

Selengkapnya...

Okupansi Hotel di Probolinggo Turun meski Masih High Season

Okupansi Hotel di Probolinggo Turun meski Masih High Season

SUKAPURA, Radar Bromo – Sejatinya pertengahan September masih ada wisatawan mancanegara (wisman) yang ke Bromo. Namun begitu, sejumlah hotel di kawasan Bromo menilai, okupansi menurun sejak awal September. Penurunan itu tidak sesuai prediksi. Sebab sejatinya September masih masuk high season. Dari catatan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), penurunan itu bahkan mencapai 40 persen. Itupun tidak semua hotel. Malahan, lebih banyak yang kurang dari 40 persen tingkat huniaanya. Rata-rata perhotel di kawasan Bromo dibawah 40…

Selengkapnya...
1 2 3 13