Targetkan Kota Probolinggo Raih UHC untuk Kepesertaan BPJS Kesehatan

Targetkan Kota Probolinggo Raih UHC untuk Kepesertaan BPJS Kesehatan

BUGULKIDUL, Radar Bromo – BPJS Pasuruan menargetkan satu lagi daerah di wilayah kerjanya bisa meraih Universal Health Coverage (UHC). Sebab, selama ini baru Kota Pasuruan yang meraih UHC. Ditargetkan, UHC bisa diraih akhir tahun. Indrina Damaryanti, kepala cabang BPJS Kesehatan Pasuruan menjelaskan, di wilayahnya memang baru Kota Pasuruan yang meraih UHC. Di kota, lebih dari 95 persen warganya ter-cover BPJS Kesehatan. Tercatat dari 209.733 penduduk, ada 97,56 persen yang memiliki BPJS Kesehatan. “Syarat UHC adalah…

Selengkapnya...

Waduh, 99 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Pasuruan-Probolinggo Dinonaktifkan

Waduh, 99 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Pasuruan-Probolinggo Dinonaktifkan

BUGULKIDUL, Radar Bromo – Sebanyak 99.692 peserta BPJS Kesehatan yang disubsidi APBN, dinonaktifkan keanggotaannya. Mereka adalah penerima bantuan iuran (PBI) di Pasuruan dan Probolinggo. Indrina Damaryanti, kepala Cabang BPJS Kesehatan Pasuruan menjelaskan, kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk Pasuruan dan Probolinggo. Namun, berlaku secara nasional. Per 1 Agustus, pemerintah menonaktifkan total 5,2 juta peserta PBI BPJS Kesehatan. Termasuk, penonaktifan 99.692 peserta di Pasuruan dan Probolinggo. “Jadi, per awal Agustus di Pasuruan dan Probolinggo ada 99.692…

Selengkapnya...

Baru Kota Pasuruan Capai UHC, Kover Keanggotaan BPJS 97 Persen

Baru Kota Pasuruan Capai UHC, Kover Keanggotaan BPJS 97 Persen

BUGULKIDUL, Radar Bromo – Sampai pertengahan tahun 2019, jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan di Pasuruan–Probolinggo masih di angka 2.466.119 jiwa. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 266.777 jiwa yang belum terkover Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal tersebut diungkapkan Achmad Zammanar Azam, Humas BPJS Kesehatan Pasuruan yang mengkover wilayah Pasuruan dan Probolinggo. Menurutnya, sampai 4 Juni, peserta BPJS Kesehatan mencapai 2.466.119 jiwa. Paling tinggi Kota Pasuruan, yang sudah mengkover 97 persen jumlah penduduk. Jumlah 97 persen ini sudah…

Selengkapnya...

Tahun Ini Anggarkan Rp 3 M, Upaya Pemkot Agar Warga Kota Probolinggo Ter-Cover BPJS

Tahun Ini Anggarkan Rp 3 M, Upaya Pemkot Agar Warga Kota Probolinggo Ter-Cover BPJS

KANIGARAN, Radar Bromo – Pemkot Probolinggo terus berusaha memenuhi target 100 persen Universal Health Coverage (UHC). Bahkan, ditargetkan akhir tahun ini seluruh warganya telah ter-cover dalam program jaminan kesehatan. Untuk memenuhi target itu, dalam Perubahan APBD 2019, Pemkot mengalokasikan anggaran Rp 3 miliar. Anggaran ini akan digunakan untuk mengikutsertakan warganya dalam program jaminan kesehatan. “Kami targetkan akhir tahun ini semua warga Kota Probolinggo sudah ter-cover dalam program jaminan kesehatan. Dalam hal ini BPJS Kesehatan,” ujar…

Selengkapnya...

Korban Ledakan Tempat Rongsokan Tak Bisa Gunakan BPJS, Bos Kecewa  

Korban Ledakan Tempat Rongsokan Tak Bisa Gunakan BPJS, Bos Kecewa   

KEDOPOK- Mat Nusi alias Saiful, 40, korban ledakan sebuah gudang rongsokan di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, akhirnya bisa pulang. Warga Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, itu bisa pulang setelah 8 hari menjalani perawatan di RSUD dr. Mohamah Saleh Kota Probolinggo Pemilik gudang rongsokan tempat Saiful bekerja, Nurhasan, 30, mengatakan, dia bekerja di tempatnya membantu memilah barang bekas. Di gudang yang berdiri sejak dua tahun lalu itu, korban tercatat sudah bekerja selama…

Selengkapnya...

Wauw, Tambah 3.000 Warga Tak Mampu Tercover BPJS Kesehatan

Wauw, Tambah 3.000 Warga Tak Mampu Tercover BPJS Kesehatan

BANGIL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan menambah jumlah warga kurang mampu yang masuk dalam pembiayaan APBD. Pada pertengahan tahun ini, ada 3.000 peserta baru yang masuk dalam Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID). Kepala Dinkes Kabupaten Pasuruan Agung Basuki mengatakan, awal tahun lalu tercatat sudah ada 39 ribu warga Kabupaten Pasuruan yang masuk PBID. PBID merupakan kepesertaan BPJS Kesehatan yang dikhususkan kepada warga kurang mampu dan dibiayai APBD Kabupaten Pasuruan. “Awal tahun lalu tercatat sudah…

Selengkapnya...

RSUD Grati Terakreditasi, Pasien BPJS Kesehatan Bisa Tetap Terlayani

RSUD Grati Terakreditasi, Pasien BPJS Kesehatan Bisa Tetap Terlayani

BANGIL – Polemik wacana pemutusan kerja sama BPJS dengan RSUD Grati akhirnya tersudahi. Wacana itu berakhir, setelah rumah sakit pelat merah ini berhasil meraih akreditasi. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Agung Basuki menyampaikan, RSUD Grati telah resmi terakreditasi. Akreditasi didapatkan rumah sakit tipe D itu pada pertengahan Juni 2019. Dampak akreditasi itu, potensi pemutusan kerja sama dengan BPJS Kesehatan berakhir. “Sudah terakreditasi madya. Pertengahan Juni ini, sertifikat akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit turun,” kata…

Selengkapnya...
1 2 3 6