Duh, 282 Desa-Kelurahan di Kabupaten Pasuruan Belum Miliki Bank Sampah

Duh, 282 Desa-Kelurahan di Kabupaten Pasuruan Belum Miliki Bank Sampah

BANGIL – Rencana Pemkab Pasuruan menambah jumlah bank sampah di wilayahnya, masih sulit terealisasi. Saat ini dari 365 desa/ kelurahan di wilayah setempat, belum separo di antaranya yang memiliki bank sampah. Berbagai hal menjadi penyebab. Salah satunya, banyak masyarakat yang belum memahami tata kelola sampah. “Sehingga, mereka masih terkesan ogah-ogahan untuk mengelola ataupun menangani sampah,” kata Plt Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Indra Hernandi. Menurut Indra, jumlah bank sampah di Kabupaten Pasuruan saat ini sebanyak 140…

Selengkapnya...

Upaya Pemdes Glagahsari Kelola Sampah Rumah Tangga jadi Kompos

Upaya Pemdes Glagahsari Kelola Sampah Rumah Tangga jadi Kompos

Dahulu Desa Glagahsari selalu berpolemik dengan sampah rumah tangga di lingkungannya. Lambat laun permasalahan sampah teratasi. Kini sampah bahkan punya nilai ekonomis. SAMPAH rumah tangga dulu pernah menjadi sebuah momok di Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo. Penyebabnya, dahulu sampah menumpuk dan mengganggu lingkungan sekitar. Acapkali sampah yang menummpuk itu menimbulkan kondisi yang kurang sehat bagi warga. Tapi itu dulu. Sekarang persoalan tersebut mulai berangsur teratasi. Karena sampah rumah tangga yang ada dan dihasilkan, dikelola lagi ditempat…

Selengkapnya...

Dari 365 Desa dan Kelurahan di Kab Pasuruan, Baru 78 yang Punya Bank Sampah

Dari 365 Desa dan Kelurahan di Kab Pasuruan, Baru 78 yang Punya Bank Sampah

BANGIL – Jumlah bank sampah di Kabupaten Pasuruan masih jauh dibanding jumlah desa dan kelurahan yang mencapai 365. Dari ratusan desa dan kelurahan itu, sejauh ini baru 78 yang memiliki bank sampah. Masih ada 287 desa dan kelurahan yang belum memiliki. Targetnya, setiap desa dan kelurahan memiliki bank sampah. Plt Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Indra Hernandi mengaku, terus berupaya menumbuhkan jumlah bank sampah. Pihaknya juga mengerahkan tim fasilitator untuk mendorong berdirinya bank sampah baru. “Target…

Selengkapnya...

Polisi Belum Dapat Laporan Penyebab Kebakaran Bank Sampah

Polisi Belum Dapat Laporan Penyebab Kebakaran Bank Sampah

PURWOREJO – Kebakaran yang melanda gedung Bank Sampah Induk di Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, diduga karena korsleting listrik. Percikan api yang ditimbulkan itu kemudian menyambar tumpukan sampah kering. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengatakan, pihaknya menemukan beberapa kabel listrik dalam kondisi hangus. “Kesimpulan kami memang ada korsleting listrik. Sementara saat kejadian bangunan dalam kondisi tertutup,” ujarnya. Meski dalam kondisi tertutup dan minim diterpa angin, bukan berarti aman…

Selengkapnya...

Target Bank Sampah Per Desa di Pasuruan Belum Terwujud

Target Bank Sampah Per Desa di Pasuruan Belum Terwujud

BANGIL – Pemkab Pasuruan menargetkan adanya bank sampah di setiap desa. Namun, sejauh ini keinginan itu belum terwujud. Masih banyak desa di Kabupaten Pasuruan yang belum memiliki bank sampah. Plt Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya mengatakan, dari 365 desa dan kelurahan di Kabupaten Pasuruan, belum seluruhnya memiliki bank sampah. Padahal, keberadaan bank sampah penting untuk menanggulangi persoalan sampah. “Kami berharap keberadaan bank sampah terus bermunculan,” ujarnya. Dari catatan DLH, di Kabupaten…

Selengkapnya...

Rp 500 Juta untuk 3 Bank Sampah, Lokasinya Dibangun Disini

Rp 500 Juta untuk 3 Bank Sampah, Lokasinya Dibangun Disini

BANGIL – Rencana Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan untuk menambah 3 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berbasis 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) harus ditunda. Ini, lantaran DLH mendahulukan pembangunan bank sampah. Sebelumnya, Pemkab Pasuruan mendapat Dana Alokasi Khusus yang besarannya masing-masing sebesar Rp 180 juta atau mencapai hingga Rp 500 juta. Dana inilah yang rencananya akan digunakan untuk membangun bank sampah. Muchaimin, kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan mengatakan, tahun ini rencana menambah…

Selengkapnya...

Inilah Komunitas Pempes dan Upayanya untuk Kelola Sampah

Inilah Komunitas Pempes dan Upayanya untuk Kelola Sampah

Berawal dari persoalan sampah di Desa Randupitu, komunitas Pempes (Pemuda Pemudi Sampah) dibentuk. Upayanya menyadarkan warga sekitar untuk ikut mengelola sampah, patut diacungi jempol. ——————– Komunitas ini sudah dibentuk sejak Oktober 2017 silam. Berawal dari persoalan sampah di kawasan Randupitu, dan acapkali mengganggu kebersihan. Betapa tidak, desa ini termasuk pemukiman padat dan dihuni banyak warga. Belum lagi, semakin sempitnya lahan untuk membuang sampah. Hingga kemudian, banyak pemuda yang inisiatif untuk membangun tempat pembuangan sampah (TPS)…

Selengkapnya...