Soal Relokasi Rumah Warga, Perhutani Minta Pemkab Ajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup

Soal Relokasi Rumah Warga, Perhutani Minta Pemkab Ajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup

TIRIS – Surat pengajuan Pemkab Probolinggo untuk pemakaian lahan, belum masuk ke pihak kantor Perhutani, baik Probolinggo ataupun Surabaya. Padahal, izin lahan Perhutani di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, harus atas persetujuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).Perhutani meminta pada Pemkab untuk segera kirim surat permohonan. Guna, ditindaklanjuti ke Kementerian LHK. Hal itu disampaikan Tumin selaku Komunikasi Perusahan (komper) kantor Perhutani Probolinggo. “Setelah kami cek, surat pengajuan itu belum masuk. Baik itu di kantor sini (Probolinggo)…

Selengkapnya...

Relokasi Rumah yang Terkena Bencana Banjir di Tiris Terhambat Izin Lahan Perhutani

Relokasi Rumah yang Terkena Bencana Banjir di Tiris Terhambat Izin Lahan Perhutani

TIRIS – Rencana Pemkab Probolinggo merelokasi lima rumah korban terdampak bencana banjir bandang belum terealisasi. Sejauh ini, pengajuan izin lahan kepada Perhutani di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, belum turun. Karenanya, pemkab tidak dapat berbuat banyak. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Probolinggo Prijono mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan rumah korban bencana di Desa Andungbiru. Setiap rumah dialokasikan sekitar Rp 30 juta atau dua kali dari alokasi rehab rumah tidak layak huni (RTLH)….

Selengkapnya...

Tandai Titik Rawan Longsor di Tiris dengan Garis

Tandai Titik Rawan Longsor di Tiris dengan Garis

TIRIS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo memasang yellow line atau garis kuning di lokasi longsor, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris. Pemasangan itu sebagai penanda agar warga dan pengguna jalan di sekitar longsoran berhati hati. Pasalnya, longsoran di tepi jalan itu membahayakan. Pemasangan garis kuning itu dilakukan Selasa (19/3). Pemasangan dilakukan bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat dan dibantu warga setempat yang kebetulan berada di lokasi. “Titik yang dipasang adalah…

Selengkapnya...

Pekan Ini Normalisasi Sungai Pekalen di Tiris Ditarget Rampung

Pekan Ini Normalisasi Sungai Pekalen di Tiris Ditarget Rampung

TIRIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendorong Pemprov Jatim untuk melakukan normalisasi sungai Pekalen, Kecamatan Tiris. Sejak bulan kemarin, Pemprov Jatim melalui Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jatim melakukan normalisasi sungai Pekalen di tiga titik. Bahkan, ditargetkan pekan ini normalisasi sudah rampung dikerjakan. ”Perbaikan darurat juga dilakukan pada saluran irigasi yang putus atau rusak agar tetap berfungsi untuk pertanian masyarakat,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi pada Jawa…

Selengkapnya...

Hendak Direnovasi usai Terkena Bencana, 76 Siswa SMPN 3 Tiris Direlokasi

Hendak Direnovasi usai Terkena Bencana, 76 Siswa SMPN 3 Tiris Direlokasi

TIRIS – Sejumlah 76 siswa SMPN 3 Tiris, Kabupaten Probolinggo, besok akan direlokasi sementara ke SDN Andungsari 1 Tiris. Sebab, gedung SMPN 3 Tiris yang menjadi satu atap dengan SDN Andungbiru 1 Tiris, akan direnovasi. Perbaikan gedung pendidikan ini dialokasikan sekitar Rp 180 juta. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan, rencana relokasi puluhan siswa SMPN 3 Tiris hanya bersifat sementara. Selama proses renovasi gedung SMPN 3 Tiris. “Beberapa ruang kelas SDN Andungbiru…

Selengkapnya...

Pasang 50 Rambu Bencana di Andungbiru, Fungsinya untuk Ini

Pasang 50 Rambu Bencana di Andungbiru, Fungsinya untuk Ini

TIRIS – Sebagai pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, BPBD memasang puluhan titik rambu jalur evakuasi di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris. Rambu tersebut diperlukan lantaran Desa Andungbiru pernah dilanda bencana banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu. Bahkan, diperkirakan di desa Andungbiru Tiris masih berpotensi besar terjadi bencana. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, ada 50 rambu bencana yang dipasang di desa Andungbiru yang terdiri dari 4 item. Yaitu rambu jalur evakuasi, tempat pengungsian,…

Selengkapnya...

Kembali Gelontorkan Rp 1,5 Miliar untuk Pascabencana Tiris

Kembali Gelontorkan Rp 1,5 Miliar untuk Pascabencana Tiris

TIRIS – Tahun ini, Pemkab Probolinggo mengalokasikan anggaran dana tidak terduga sekitar Rp 7,5 miliar. Namun, dari dana itu kini “diminta” Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rp 1,5 miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk penanganan pascabencana di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono mengatakan, sesuai rapat koordinasi (rakor) tim anggaran daerah, perlu adanya penanganan pascabencana di Desa Andungbiru. Selain menggeser anggaran, juga menggunakan dana tidak terduga….

Selengkapnya...
1 2 3 6