Jaring 5 Anjal di Simpang Empat Taman Dayu, Semua dari Jabar

Jaring 5 Anjal di Simpang Empat Taman Dayu, Semua dari Jabar

PANDAAN, Radar Bromo – Sejumlah ruas jalan raya di Kabupaten Pasuruan belum bebas dari anak jalanan (anjal). Senin (2/3) Satpol PP setempat mengamankan lima anjal dari kawasan simpang empat traffic light Taman Dayu, Pandaan. Kelima anjal yang diamankan itu semuanya berasal dari luar daerah. Mereka pun langsung dibawa ke Rumah Singgah Bina Hati Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan. Bakti Jati Permana, kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan mengatakan, razia anjal itu dilakukan saat petugas Satpol PP…

Selengkapnya...

Jumlah Gepeng yang Terjaring Razia di Kab Pasuruan Meningkat

Jumlah Gepeng yang Terjaring Razia di Kab Pasuruan Meningkat

PASURUAN, Radar Bromo – Sepanjang 2019, jumlah gelandangan dan pengemis (gepeng) yang terjaring razia dan dibawa ke Rumah Singgah Bina Hati Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan mencapai 81 orang. Jumlah ini jauh lebih banyak dari tahun 2018 lalu yang hanya 49 orang. Tri Hadi Sulandjari, kabid Rehabilitasi Sosial (Resos) Dinsos Kabupaten Pasuruan mengatakan, jumlah gepeng yang terkena razia memang tidak bisa diprediksi. Kondisi itu sangat bergantung pada situasi di lapangan. “Biasanya, ditemukan baik dirazia dari…

Selengkapnya...

Empat Anak Jalanan Terciduk Satpol PP saat Ngamen

Empat Anak Jalanan Terciduk Satpol PP saat Ngamen

PASURUAN, Radar Bromo – Sejumlah simpang jalan di Kota Pasuruan tampaknya masih menarik bagi anak jalanan (anjal) dan pengamen. Meski Satpol PP berulang kali menggelar operasi, anjal dan pengamen masih saja sering dijumpai. Plt Kepala Satpol PP Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengaku hampir setiap malam berpatroli. Namun, masih ada anjal yang terjaring operasi. Tak terkecuali saat korps penegak peraturan daerah (perda) itu berpatroli, Jumat (17/1) malam. “Kemarin kami tertibkan empat anak jalanan di perempatan Kebonagung…

Selengkapnya...

Ngamen Sambil Mabuk, Dua Anjal Diciduk Satpol PP

Ngamen Sambil Mabuk, Dua Anjal Diciduk Satpol PP

PASURUAN, Radar Bromo – Ulah anak jalanan (anjal) di Kota Pasuruan kian meresahkan. Mereka tak hanya sekadar mangkal di sejumlah persimpangan jalan. Namun, juga mabuk-mabukan. Senin (13/1) malam, anggota Satpol PP Kota Pasuruan membubarkan aksi puluhan anjal di sekitar Simpang Kebonagung. Dalam operasi yang digelar pukul 21.00 itu terlihat sejumlah anjal sedang mengamen. Bahkan, mereka juga membawa botol berisi minuman keras (miras). Puluhan anjal itu ngamen sambil mabuk-mabukan. Kedatangan petugas langsung membuat mereka kocar-kacir. Sebagian…

Selengkapnya...

Personel Satpol PP Terbatas, Penertiban Anjal-Gelandangan Tak Maksimal

Personel Satpol PP Terbatas, Penertiban Anjal-Gelandangan Tak Maksimal

PASURUAN, Radar Bromo – DPRD Kota Pasuruan menilai kinerja Satpol PP setempat kurang maksimal. Hal itu ditandai dengan beberapa pelanggaran perda yang masih banyak dijumpai. Anggota Komisi 1 Machfudz Syafi’i membeberkan sejumlah permasalahan sosial kerap ditemui di Kota Pasuruan. Di antaranya keberadaan anak jalanan maupun gelandangan dan pengemis. “Baik anjal atau pengemis ini masih sering kita lihat di perempatan-perempatan. Dan itu tiap hari mereka di sana,” ungkap Machfudz. Menurutnya, Satpol PP yang memiliki tugas menjaga ketertiban…

Selengkapnya...

Dua Pasutri Diamankan Satpol PP di Indekos karena Tak Bisa Tunjukkan Identitas

Dua Pasutri Diamankan Satpol PP di Indekos karena Tak Bisa Tunjukkan Identitas

PURWOREJO – Tinggal di satu kamar tanpa bisa menunjukkan identitas, dua pasangan suami istri (pasutri) diamankan petugas Satpol PP Kota Pasuruan. Mereka diamankan bersama dua anjal ke Mako Satpol PP di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Purworejo. Satpol PP mengamankan mereka, saat menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) Jumat (28/6) malam. Operasi digelar dua jam, pukul 20.00 sampai 22.00. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Pasuruan, Yanuar Afriansyah mengungkapkan, operasi ini menyasar sejumlah titik….

Selengkapnya...

Banyak Anjal Berkeliaran, Ini yang Akan Dilakukan Pemkot Probolinggo

Banyak Anjal Berkeliaran, Ini yang Akan Dilakukan Pemkot Probolinggo

KANIGARAN – Anak jalanan (anjal), pengemis, dan gelandangan masih jadi masalah sosial di Kota Probolinggo. Keberadaan mereka mudah ditemukan. Terutama di traffic light persimpangan jalan, maupun di pusat keramaian. Khusus anjal dan pengemis, tak sedikit dari mereka yang usianya justru masih usia sekolah. Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi mengatakan, razia rutin yang dilakukan pihaknya tak cukup mampu mengatasi keberadaan anjal. Pasalnya, setelah dirazia dan diamankan, mereka justru kembali ke jalanan. “Keberadaan anak jalanan,…

Selengkapnya...

4 Anjal Lintas Daerah Diciduk di Kraksaan, Satu Diantaranya Cewek

4 Anjal Lintas Daerah Diciduk di Kraksaan, Satu Diantaranya Cewek

KRAKSAAN-Empat anak jalanan (anjal) yang kerap mangkal di di traffic light Kecamatan kraksaan,  Kabupaten Probolinggo, Rabu (23/1) diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Mereka diciduk lantaran dinilai meresahkan pengguna jalan yang melintas di wilayah sekitar. Anjal yang masih di bawah umur itu lantas langsung digelandang ke Mako Satpol PP setempat. Saat didata petugas, ke semua anjal itu diketahui berasal dari luar Probolinggo. Dua diantaranya dari Situbondo, 1 dari Bondowoso dan 1 lainnya dari…

Selengkapnya...

80 Persen Anjal Dalam Daerah, Setahun Pulangkan 182 Anak Jalanan

80 Persen Anjal Dalam Daerah, Setahun Pulangkan 182 Anak Jalanan

PASURUAN – Anak jalanan (anjal) menjadi salah satu permasalahan sosial yang ditangani Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan. Sepanjang 2018, Dinsos telah menangani 182 anjal. Dari ratusan anjal itu, 80 persen berasal dari Kabupaten Pasuruan. Plt Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono mengatakan, razia anjal di Kabupaten Pasuruan sering dilakukan Satpol PP. Juga biasanya dari laporan petugas Dinsos di lapangan. “Jika ada yang dianggap meresahkan, Dinsos juga terjun melakukan evakuasi untuk dibawa ke Rumah Singgah Bina…

Selengkapnya...

Curhat Sebagian Anjal, Tetap Pulang ke Rumah, Ngamen Hanya Iseng

Curhat Sebagian Anjal, Tetap Pulang ke Rumah, Ngamen Hanya Iseng

Ada banyak alasan yang membuat anak-anak terjun menjadi anak jalanan (anjal). Selain solidaritas antar teman, faktor uang juga menjadi penyebabnya. Apalagi, jika mereka tak lagi sekolah. RIDHOWATI SAPUTRI, Probolinggo Sebuah bus melaju pelan ketika mendekati simpang tiga traffic light Mayangan. Beberapa saat kemudian, muncul 3 remaja keluar dari bus sambil membawa sejumlah alat musik. Seperti ukulele, ketipung yang terbuat dari paralon, serta sebuah alat musik sejenis tamborin, yang dibuat dari tutup botol minuman soda. Mereka…

Selengkapnya...
1 2