Patroli, Polisi Masih Temukan Nelayan di Probolinggo Gunakan Alat Tangkap Terlarang

Patroli, Polisi Masih Temukan Nelayan di Probolinggo Gunakan Alat Tangkap Terlarang

MAYANGAN, Radar Bromo – Terjaganya ekosistem laut yang seimbang terus diupayakan oleh berbagai pihak. Termasuk oleh Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Probolinggo. Baru-baru ini, Polairud menemukan nelayan yang menggunakan alat tangkap terlarang menangkap ikan di laut Probolinggo. Kasatpolairud Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengatakan, petugas mendapatkan laporan dari nelayan sekitar Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan. Yakni, soal adanya nelayan menggunakan alat tangkap terlarang. Karenanya, pihaknya melakukan patrol di sepanjang jalur laut Probolinggo. “Saat patroli…

Selengkapnya...

Masih Temukan Pelanggaran Jalur Kapal di Pulau Gili

Masih Temukan Pelanggaran Jalur Kapal di Pulau Gili

DRINGU, Radar Bromo – Pelanggaran jalur kapal yang dilakukan oleh nelayan pukat cincin (purse seine) di kawasan Pulau Gili dan sepanjang pesisir pantura masih kerap terjadi. Ini berakibat pada hasil tangkapan dan merusak alat tangkap nelayan. Adanya pelanggaran jalur kapal itu diungkapkan Kabid Perikanan Tangkap Hari Pur Sulistiyanto. Laporan nelayan tradisional tentang pelanggaran jalur kapal yang dilakukan oleh nelayan pukat cincin masih ditemukan. “Sebulan yang lalu kami mendapatkan pengaduan dari nelayan di Paiton bahwa masih…

Selengkapnya...

Gili Probolinggo Paling Rawan Alat Tangkap Terlarang

Gili Probolinggo Paling Rawan Alat Tangkap Terlarang

DRINGU, Radar Bromo – Penggunaan pukat hela dan pukat tarik dalam menangkap ikan di laut dinyatakan terlarang. Namun, nelayan Kabupaten Probolinggo masih berpotensi menggunakannya. Karenanya, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo terus berupaya melakukan pembinaan. Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiyanto mengatakan, ada beberapa daerah di Kabupaten Probolinggo yang masuk sangat rawan dan berpotensi menggunakan alat tangkap terlarang. “Alat tangkap yang dilarang ini diatur dalam Peraturan Menteri Perikanan Nomor…

Selengkapnya...

Masih Ratusan Nelayan di Kabupaten Pasuruan Pakai Alat Tangkap Terlarang

Masih Ratusan Nelayan di Kabupaten Pasuruan Pakai Alat Tangkap Terlarang

BANGIL – Kendati sebagian besar nelayan di Kabupaten Pasuruan sudah banyak yang menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mencatat masih ada ratusan nelayan yang masih enggan berubah. Kendalanya selain faktor biaya juga sudah merasa nyaman dengan alat tangkap yang lama. Alamsyah Supriadi, Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa saat ini masih ada sekitar 800 nelayan yang masih menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan. Walau bukan termasuk alat tangkap yang…

Selengkapnya...