Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

The Lassak Bakal Habis-habisan di Putaran Terakhir Liga Nusantara

Muhamad Busthomi • Selasa, 6 Januari 2026 | 09:25 WIB
Photo
Photo

BANGIL, Radar Bromo - Langkah Persekabpas Pasuruan di Liga Nusantara 2025/2026 masih berada di jalur aman.

Hasil imbang 1-1 melawan Persiba Bantul pada laga terakhir memang tak sepenuhnya memuaskan.

Tapi, cukup menjaga posisi The Lassak-julukan Persekabpas-di papan atas klasemen sementara menjelang putaran ketiga yang kian menentukan.

Bermain dengan tensi tinggi, Persekabpas sebenarnya punya kans mengamankan tiga poin.

Sejak menit awal, permainan menekan diperagakan anak asuh pelatih kepala Persekabpas.

Sirkulasi bola cepat dan duel-duel di lini tengah menjadi ciri permainan. Namun, efektivitas penyelesaian akhir kembali menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.

Gol Persekabpas lahir dari skema serangan terbuka yang rapi. Sayang, keunggulan itu tak bertahan lama.

Persiba Bantul mampu menyamakan skor lewat situasi transisi cepat, memanfaatkan celah di sektor pertahanan. Skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Tambahan satu poin membuat Persekabpas kini mengoleksi 17 poin dari 10 pertandingan, bertengger di posisi kedua klasemen sementara, tepat di bawah Perseden Denpasar.

Posisi ini terbilang strategis, terutama dalam perburuan tiket lolos ke babak 8 besar Liga Nusantara.

Pelatih Persekabpas Masdra Nurriza menilai hasil imbang tersebut sebagai refleksi bahwa persaingan di Liga Nusantara semakin ketat.

“Setiap pertandingan sekarang seperti final. Tidak ada lawan mudah. Satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” ujarnya.

Memasuki putaran ketiga, fokus tim tak lagi semata soal permainan menyerang. Konsistensi dan mental bertanding menjadi kata kunci.

Dalam beberapa laga terakhir, Persekabpas relatif stabil, hanya terpeleset pada detail-detail kecil.

Evaluasi pun diarahkan pada keseimbangan lini belakang dan efektivitas peluang di depan gawang.

“Putaran ketiga ini semua tim akan habis-habisan. Tidak ada lagi ruang untuk coba-coba,” jelasnya.

Secara matematis, peluang Persekabpas untuk lolos masih sangat terbuka. Dengan selisih poin yang tipis antar tim papan atas, kemenangan di satu-dua laga krusial bisa langsung mengamankan posisi.

Apalagi, beberapa pesaing utama masih harus saling bertemu, membuka celah bagi Persekabpas untuk mengambil keuntungan.

“Kami sudah masuk fase di mana tekanan makin terasa dan itu menuntut kami untuk kerja keras di setiap laga,” ujarnya. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#persekabpas #liga nusantara #the lassak