BANGIL, Radar Bromo — Persekabpas Pasuruan kian mantap melangkah di Liga Nusantara 2025/2026. Bermain di Lapangan Pasiran, Surabaya, Sabtu (20/12) sore, tim berjuluk The Laskar Sakera sukses meredam perlawanan Gresik United FC dengan skor bersih 2-0.
Ini adalah kemenangan kedua Persekabpas atas Gresik United karena di putaran pertama, Laskar Sakera juga menang 2-1.
Baca Juga: Persekabpas Hadapi Gresik United di Putaran Kedua, Lassak Berambisi Jaga Start Sempurna
Tambahan tiga poin itu membuat Persekabpas terus melaju tanpa tersentuh kekalahan sekaligus nyaman bertengger di puncak klasemen.
Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Gresik United tampil berani meladeni permainan cepat Persekabpas.
Jual beli serangan sempat membuat laga berjalan alot hingga seperempat jam pertama tanpa peluang berarti.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23. Serangan dari sektor sayap berbuah manis setelah Malo menyelesaikan peluang dengan sepakan akurat yang tak mampu dijangkau kiper Gresik United. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Gresik United mencoba menaikkan tempo. Tekanan demi tekanan dilancarkan untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, disiplin lini belakang Persekabpas membuat setiap upaya lawan mudah dipatahkan. Alih-alih menyamakan kedudukan, permainan Gresik United justru kerap buntu di lini tengah.
Momentum sepenuhnya berpihak kepada Persekabpas pada menit ke-81. Deco, yang baru masuk dari bangku cadangan, langsung memberi dampak.
Sepakan terukurnya memperdaya penjaga gawang Gresik United dan mengunci keunggulan menjadi 2-0. Hingga wasit meniup peluit akhir pada menit ke-97, skor tersebut tak berubah.
Head Coach Persekabpas Masdra Nurriza mengakui anak asuhnya sempat berada di bawah tekanan pada awal laga. Namun, ia menilai kesabaran pemain menjadi kunci kemenangan.
“Di awal pertandingan ritme kami belum sepenuhnya jalan karena Gresik United menekan cukup tinggi. Tapi anak-anak tetap tenang dan disiplin,” ujar Masdra.
Ia juga memuji kontribusi pemain pelapis. Masuknya Deco dan Ricardo disebut memberi energi tambahan yang membuat intensitas serangan Persekabpas meningkat hingga akhir laga.
“Di babak kedua kami ubah pendekatan, permainan jadi lebih hidup dan hasilnya maksimal,” ungkap Masdra.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan Persekabpas sebagai kandidat kuat juara grup. Sebab dari enam pertandingan, The Lassak mengoleksi 16 poin hasil lima kemenangan dan satu kali imbang.
Selisih gol plus enam membuat mereka unggul atas Perseden Denpasar yang membuntuti di posisi kedua dengan 12 poin.
Namun demikian, Masdra menegaskan timnya agar tidak larut dalam euforia, fokus Persekabpas kini langsung tertuju ke laga berikutnya.
Dalam dua hari ke depan, tim pelatih akan memaksimalkan pemulihan fisik sekaligus mematangkan strategi menghadapi Perseden Denpasar, demi menjaga laju positif di Liga Nusantara musim ini. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto