alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Porkab Digelar, Atlet: Kami Senang Bisa Ukur Kemampuan Latihan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dimulainya Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Probolinggo tentu saja disyukuri para kontingen dari sejumlah Kecamatan. Sebab, menurut mereka, Porkab salah satu ajang mengukur capaian hasil latihan para atlet.

Salah satu kontingen dari Kecamatan Gading Ghufran Subiantoro mengatakan, dia merasa sangat bersyukur dengan diselenggarakannya Porkab. Meski menurutnya, dari keputusan boleh digelar dan pelaksanaannya terlampau cepat.

“Dari kabar boleh dilaksanakan itu hanya sepekan. Singkat. Tapi, Alhamdulillah dapat dilaksanakan. Sehingga ada tolak ukur capian latihan atlet seperti kami,” katanya.

Menurut Gufran, dengan waktu yang singkat ini tidak berpengaruh terhadap persiapan atlet. Sebab, persiapan atlet sejatinya sudah dilakukan sejak Maret lalu.

“Persiapannya sudah lama. Namun kan diundur, kemudian dilaksanakan. Jadi persiapannya bisa dibilang sudah sangat matang. Ada 10 cabor yang kami bawa untuk ikut Porkab,” kata pria yang juga menjadi pelatih atletik tersebut.

Hal senada diungkapkan Yunianto Sumarsono, kontingen Kecamatan Krejengan. Sebelum ada kejelasan pelaksanaan, para atlet di 11 cabor yang dibawa Krejengan sempat menguragi intensitas latihan. “Karena ada penundaan sampai dua kali kalau tidak salah, kami turunkan ritme latihan. Dari yang awal 4 kali dalam seminggu menjadi 1 kali,” bebernya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dimulainya Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Probolinggo tentu saja disyukuri para kontingen dari sejumlah Kecamatan. Sebab, menurut mereka, Porkab salah satu ajang mengukur capaian hasil latihan para atlet.

Salah satu kontingen dari Kecamatan Gading Ghufran Subiantoro mengatakan, dia merasa sangat bersyukur dengan diselenggarakannya Porkab. Meski menurutnya, dari keputusan boleh digelar dan pelaksanaannya terlampau cepat.

“Dari kabar boleh dilaksanakan itu hanya sepekan. Singkat. Tapi, Alhamdulillah dapat dilaksanakan. Sehingga ada tolak ukur capian latihan atlet seperti kami,” katanya.

Menurut Gufran, dengan waktu yang singkat ini tidak berpengaruh terhadap persiapan atlet. Sebab, persiapan atlet sejatinya sudah dilakukan sejak Maret lalu.

“Persiapannya sudah lama. Namun kan diundur, kemudian dilaksanakan. Jadi persiapannya bisa dibilang sudah sangat matang. Ada 10 cabor yang kami bawa untuk ikut Porkab,” kata pria yang juga menjadi pelatih atletik tersebut.

Hal senada diungkapkan Yunianto Sumarsono, kontingen Kecamatan Krejengan. Sebelum ada kejelasan pelaksanaan, para atlet di 11 cabor yang dibawa Krejengan sempat menguragi intensitas latihan. “Karena ada penundaan sampai dua kali kalau tidak salah, kami turunkan ritme latihan. Dari yang awal 4 kali dalam seminggu menjadi 1 kali,” bebernya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/