alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Libur Lebaran ala Atlet-Atlet Proyeksi Porprov di Pasuruan-Probolinggo

“Misalnya kuah santan, nggak perlu dikonsumsi sama santannya. Cukup makan ikannya saja nggak apa-apa, masih wajar,” ujarnya.

Sebab, selama pemusatan latihan berjalan, program latihan fisik sudah mencapai 50 persen. Sepuluh atlet Shorinji Kempo tersebut hanya mendapat jatah libur selama empat hari saat Lebaran nanti. Menurut Joko, pihaknya memang harus mengejar waktu untuk menyiapkan atletnya.

“Kami harus kejar target. Jadi, tidak banyak waktu libur karena kempo rencananya lebih awal pertandingannya, tanggal 23 sampai 26 Juni. Jadi, waktunya memang sangat singkat,” katanya.

Meski libur saat Lebaran, ia juga meminta atletnya untuk tetap menjaga kebugaran secara mandiri. Menurutnya, diliburkannya pemusatan latihan bukan alasan untuk tidak latihan secara mandiri. Setiap atlet, setidaknya wajib menjaga kebugarannya sendiri.

Apalagi, mereka juga rencananya akan menghadapi pertandingan uji coba. “Sudah kami komunikasikan dengan Bali dan Jawa Tengah. Tapi, sementara ini masih terkendala anggaran,” kata Joko.

Sebab, hingga dua bulan jelang ajang Porprov, anggaran dari KONI belum juga diberikan. Padahal, uji coba juga penting untuk menakar sejauh mana perkembangan atlet. “Tapi, tryout kan juga perlu anggaran, sedangkan sampai detik ini belum ada pencairan anggaran dari KONI. Semua masih mandiri,” bebernya.

Sementara itu, sebanyak 14 atlet petanque hanya mendapat jatah libur tiga hari. Di penghujung Ramadan, mereka masih berlatih hingga Sabtu (29/4) ini. Pelatih Petanque Kota Pasuruan Budi Utomo menyebut jeda libur diberikan agar para atlet punya waktu untuk  bersilaturahmi selama Lebaran. Baru setelah itu latihan kembali digelar.

“Misalnya kuah santan, nggak perlu dikonsumsi sama santannya. Cukup makan ikannya saja nggak apa-apa, masih wajar,” ujarnya.

Sebab, selama pemusatan latihan berjalan, program latihan fisik sudah mencapai 50 persen. Sepuluh atlet Shorinji Kempo tersebut hanya mendapat jatah libur selama empat hari saat Lebaran nanti. Menurut Joko, pihaknya memang harus mengejar waktu untuk menyiapkan atletnya.

“Kami harus kejar target. Jadi, tidak banyak waktu libur karena kempo rencananya lebih awal pertandingannya, tanggal 23 sampai 26 Juni. Jadi, waktunya memang sangat singkat,” katanya.

Meski libur saat Lebaran, ia juga meminta atletnya untuk tetap menjaga kebugaran secara mandiri. Menurutnya, diliburkannya pemusatan latihan bukan alasan untuk tidak latihan secara mandiri. Setiap atlet, setidaknya wajib menjaga kebugarannya sendiri.

Apalagi, mereka juga rencananya akan menghadapi pertandingan uji coba. “Sudah kami komunikasikan dengan Bali dan Jawa Tengah. Tapi, sementara ini masih terkendala anggaran,” kata Joko.

Sebab, hingga dua bulan jelang ajang Porprov, anggaran dari KONI belum juga diberikan. Padahal, uji coba juga penting untuk menakar sejauh mana perkembangan atlet. “Tapi, tryout kan juga perlu anggaran, sedangkan sampai detik ini belum ada pencairan anggaran dari KONI. Semua masih mandiri,” bebernya.

Sementara itu, sebanyak 14 atlet petanque hanya mendapat jatah libur tiga hari. Di penghujung Ramadan, mereka masih berlatih hingga Sabtu (29/4) ini. Pelatih Petanque Kota Pasuruan Budi Utomo menyebut jeda libur diberikan agar para atlet punya waktu untuk  bersilaturahmi selama Lebaran. Baru setelah itu latihan kembali digelar.

MOST READ

BERITA TERBARU

/