alexametrics
25 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Libur Lebaran ala Atlet-Atlet Proyeksi Porprov di Pasuruan-Probolinggo

Disinggung megenai larangan makanan, Conie menerangkan, pihaknya tidak memberi pantangan khusus. Hanya saja, sebagai atlet, tentu tak boleh makan makanan yang terlalu banyak mengandung minyak. Seperti gorengan. “Kalau untuk larangan makanan, paling jangan terlalu banyak gorengan saja. Selebihnya silakan,” imbuhnya.

 

BAKAL LIBUR: Atlet-atlet Shorinji Kempo Kota Pasuruan saat berlatih. Rencana menggelar uji coba, sementara ini masih terkendala anggaran. (M Busthomi/ Radar Bromo)

 

Uji Coba Kempo Terkendala Anggaran

 

HARI Raya Idul Fitri menjadi momentum paling membahagiakan bagi umat Islam. Hari kemenangan selalu lekat dengan tradisi unjung-unjung untuk bersilaturahmi. Baik ke saudara, tetangga, hingga teman. Dan di saat itu pula, kita pasti akan dihadapkan beragam suguhan makanan maupun minuman.

Untuk urusan satu ini, atlet-atlet Kota Pasuruan yang diproyeksikan mengikuti ajang Porprov Jawa Timur tidak boleh hanyut dalam suasana. Mereka harus tetap bisa mengontrol diri. Tidak semua suguhan Lebaran sehat bagi kondisi tubuh atlet yang sebentar lagi dihadapkan kompetisi.

Sebab, setiap makanan yang dikonsumsi akan berimbas pada tubuh mereka. Mulai dari kebugaran, bentuk fisik dan kekuatan tubuh. Ketua Perkemi (induk cabor kempo) Shorinji Kempo Kota Pasuruan Joko Listyono mewanti-wanti benar agar sepuluh atletnya tak makan sembarangan saat dihadapkan suguhan Lebaran. “Karena jika lalai sedikit saja, akan sia-sia program latihan yang selama ini kita jalani,” kata Joko.

Apalagi, makanan yang tinggi lemak. Seperti santan dan gorengan. Seolah sudah menjadi makanan haram bagi atletnya. Begitu juga dengan kue-kue Lebaran yang instan. Kalau pun ada makanan yang pantang dikonsumsi, kata Joko, pihaknya juga masih bisa menerima bila masih dalam batas wajar.

Disinggung megenai larangan makanan, Conie menerangkan, pihaknya tidak memberi pantangan khusus. Hanya saja, sebagai atlet, tentu tak boleh makan makanan yang terlalu banyak mengandung minyak. Seperti gorengan. “Kalau untuk larangan makanan, paling jangan terlalu banyak gorengan saja. Selebihnya silakan,” imbuhnya.

 

BAKAL LIBUR: Atlet-atlet Shorinji Kempo Kota Pasuruan saat berlatih. Rencana menggelar uji coba, sementara ini masih terkendala anggaran. (M Busthomi/ Radar Bromo)

 

Uji Coba Kempo Terkendala Anggaran

 

HARI Raya Idul Fitri menjadi momentum paling membahagiakan bagi umat Islam. Hari kemenangan selalu lekat dengan tradisi unjung-unjung untuk bersilaturahmi. Baik ke saudara, tetangga, hingga teman. Dan di saat itu pula, kita pasti akan dihadapkan beragam suguhan makanan maupun minuman.

Untuk urusan satu ini, atlet-atlet Kota Pasuruan yang diproyeksikan mengikuti ajang Porprov Jawa Timur tidak boleh hanyut dalam suasana. Mereka harus tetap bisa mengontrol diri. Tidak semua suguhan Lebaran sehat bagi kondisi tubuh atlet yang sebentar lagi dihadapkan kompetisi.

Sebab, setiap makanan yang dikonsumsi akan berimbas pada tubuh mereka. Mulai dari kebugaran, bentuk fisik dan kekuatan tubuh. Ketua Perkemi (induk cabor kempo) Shorinji Kempo Kota Pasuruan Joko Listyono mewanti-wanti benar agar sepuluh atletnya tak makan sembarangan saat dihadapkan suguhan Lebaran. “Karena jika lalai sedikit saja, akan sia-sia program latihan yang selama ini kita jalani,” kata Joko.

Apalagi, makanan yang tinggi lemak. Seperti santan dan gorengan. Seolah sudah menjadi makanan haram bagi atletnya. Begitu juga dengan kue-kue Lebaran yang instan. Kalau pun ada makanan yang pantang dikonsumsi, kata Joko, pihaknya juga masih bisa menerima bila masih dalam batas wajar.

MOST READ

BERITA TERBARU

/